Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGARUH UPAH MINIMUM DAN PENGELUARAN PEMERINTAH DI INDONESIA TAHUN 2015-2025 Olivia Damayanti Marpaung; Joko Suharianto
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 4 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi April
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/948nzm88

Abstract

Kemiskinan merupakan salah satu permasalahan utama dalam pembangunan ekonomi di Indonesia. Meskipun berbagai kebijakan telah dilakukan oleh pemerintah, tingkat kemiskinan masih menjadi tantangan yang harus diatasi secara berkelanjutan. Kemiskinan tidak hanya berkaitan dengan rendahnya pendapatan masyarakat, tetapi juga menyangkut keterbatasan akses terhadap pendidikan, kesehatan, dan kesempatan kerja. Salah satu kebijakan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan pekerja adalah penetapan upah minimum dan pengeluaran pemerintah. Namun dalam beberapa periode upah minimum, pengeluaran negara dan tingkat kemiskinan tidak menunjukkan hasil konsisten. Data penelitian berupa data sekunder time series 2015-2025 yang diperoleh dari BPS Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh upah minimum terhadap kemiskinan; pengaruh pengeluaran pemerintah terhadap kemiskinan; secara simultan pengaruh upah minimum dan pengeluaran pemerintah terhadap kemiskinan. Teknik analisis dalam penelitian ini adalah regresi linear sederhana, dengan uji asumsi klasik berupa uji normalitas, uji multikoelinearitas, uji heteroskedastisitas dan uji autokorelasi Seluruh pengolahan data dalam penelitian ini menggunakan alat bantu Eviews 13.
Analisis Pengaruh Investasi Luar Negeri dan Impor Terhadap Kurs Rupiah 2009-2024 Olivia Damayanti Marpaung; Claudia Tabitha Panjaitan; Kesia Septina Putri Tarigan; Jenaya Febina
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 3: Maret 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i3.12383

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah sejauh mana investasi asing dan aktivitas impor memengaruhi nilai tukar rupiah di Indonesia selama periode 2009–2024. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan menerapkan analisis regresi linier berganda berbasis metode Ordinary Least Squares (OLS), menggunakan data sekunder yang bersumber dari Bank Indonesia serta Badan Pusat Statistik. Hasil analisis menunjukkan bahwa investasi luar negeri memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap nilai tukar rupiah. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan aliran investasi dapat memperkuat mata uang domestik melalui peningkatan cadangan devisa. Sementara itu, variabel impor berpengaruh negatif namun tidak signifikan, menandakan bahwa peningkatan impor belum memberikan dampak langsung terhadap pelemahan rupiah. Secara bersamaan, kedua variabel terbukti berpengaruh signifikan terhadap nilai tukar dengan koefisien determinasi sebesar 74,38%. Hasil penelitian ini menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan kebijakan antara investasi dan impor guna mempertahankan stabilitas nilai tukar di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Dampak Rent Seeking terhadap Efektivitas Kebijakan Pembangunan Daerah: Studi Kasus OTT Gubernur Riau Flyover: Penelitian Zackya Hayati Lubis; Olivia Damayanti Marpaung; Claudia Tabitha Panjaitan; Helena Seprina Sitohang; Renaldi Enriko Sigalingging
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5170

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh praktik rent-seeking terhadap efektivitas kebijakan pembangunan daerah melalui studi kasus OTT Gubernur Riau terkait proyek flyover di bawah Dinas PUPR. Menggunakan metode kualitatif berbasis studi dokumen, penelitian ini menelaah putusan hukum, laporan resmi, arsip media, dan literatur akademik untuk mengidentifikasi pola distorsi kebijakan dalam proses perencanaan, penganggaran, dan pengadaan proyek infrastruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rent-seeking muncul secara sistemik melalui desain proyek yang tidak berbasis kebutuhan publik, proses tender non-kompetitif yang melibatkan kolusi birokrat–kontraktor, serta pelaksanaan proyek yang menghasilkan kualitas rendah dan pembengkakan biaya. Praktik ini menyebabkan misalokasi sumber daya, inefisiensi anggaran, dan penurunan manfaat sosial dari proyek infrastruktur. Selain itu, kelemahan tata kelola seperti minim transparansi, lemahnya pengawasan, dan rendahnya akuntabilitas menjadi faktor yang memperkuat terjadinya rent-seeking. Penelitian menegaskan bahwa rent-seeking tidak hanya merugikan secara ekonomi, tetapi juga menurunkan kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah. Diperlukan penguatan tata kelola, transparansi, dan mekanisme pengawasan untuk mencegah distorsi kepentingan dalam proyek pembangunan daerah.
Pengaruh Pengangguran dan Upah Minimum Provinsi terhadap Kemiskinan di Provinsi Sumatera Utara Monika Caramoy Sitorus; Olivia Damayanti Marpaung; Renaldi Enriko Sigalingging; Pany Iglesia M Simamora; Nela Permatasi Sari Lubis; Muhammad Alhasymi Matondang
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9894

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengangguran dan Upah Minimum Provinsi (UMP) terhadap tingkat kemiskinan di Provinsi Sumatera Utara selama periode 2010–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berbentuk deret waktu (time series) yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Utara dan Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Sumatera Utara. Variabel yang digunakan meliputi jumlah penduduk miskin sebagai variabel dependen, serta pengangguran dan Upah Minimum Provinsi sebagai variabel independen. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak EViews. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial pengangguran berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap kemiskinan dengan nilai probabilitas sebesar 0,6336 (> 0,05). Sementara itu, Upah Minimum Provinsi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan dengan nilai probabilitas sebesar 0,0002 (< 0,05).Secara simultan, pengangguran dan Upah Minimum Provinsi berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan yang ditunjukkan oleh nilai F-statistic sebesar 15,64310 dengan probabilitas sebesar 0,000454 (< 0,05). Nilai Adjusted R-Squared sebesar 0,7277 menunjukkan bahwa 72,77% variasi kemiskinan dapat dijelaskan oleh variabel pengangguran dan Upah Minimum Provinsi, sedangkan sisanya sebesar 27,23% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa kebijakan peningkatan upah minimum memiliki peran penting dalam menurunkan kemiskinan, sedangkan upaya pengurangan pengangguran perlu diiringi dengan peningkatan kualitas pekerjaan dan pendapatan masyarakat agar mampu memberikan dampak yang lebih efektif terhadap penurunan tingkat kemiskinan di Provinsi Sumatera Utara.