Apri Wahyudi
Universitas Lampung, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

MANAJEMEN KESISWAAN DALAM UPAYA PENCEGAHAN PERUNDUNGAN DI SEKOLAH DASAR Nur Az Zahra; Fadila Hanum; Apri Wahyudi
Al-Irsyad: Journal of Education Science Vol 5 No 1 (2026): Al-Irsyad: Journal of Education Science
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/aijes.v5i1.561

Abstract

Perilaku perundungan (bullying) di sekolah dasar merupakan masalah krusial yang menuntut intervensi sistematis dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang, mengimplementasikan, dan mengevaluasi program anti-perundungan yang komprehensif melalui manajemen kesiswaan di SDN 1 Negararatu. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) yang dirancang dalam beberapa siklus. Program ini mengintegrasikan langkah-langkah yang telah diambil sekolah, seperti pembentukan Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) dan program "Dongeng Anti-Perundungan", dengan intervensi baru yang akan dilaksanakan. Intervensi utama yang diusulkan adalah pembentukan Duta Anti-Bullying sebagai edukator sebaya (peer educator) dan pelopor perubahan, serta peluncuran Gerakan Anak Baik dan Tangguh (GABATA). Program GABATA berfokus pada penguatan karakter, promosi perilaku positif, dan pembangunan ketangguhan (resiliensi) siswa. Penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan model intervensi holistik yang efektif dalam menekan angka perundungan dan membangun budaya sekolah yang aman, positif, dan inklusif di SDN 1 Negararatu. Teknik pengumpulan data meliputi kuesioner pre-test/post-test, observasi sistematik, analisis jurnal perilaku, dan wawancara semi-terstruktur. Hasil utama menunjukkan penurunan insiden ejekan dari 15 menjadi 6 kasus, pertengkaran dari 10 menjadi 3 kasus, dan pengucilan dari 8 menjadi 2 kasus setelah dua siklus pelaksanaan. Peran Duta Anti-Bullying dan kegiatan GABATA meningkatkan kesadaran, empati, dan inisiatif pelaporan oleh siswa. Implikasi praktis penelitian ini adalah model intervensi berbasis partisipasi siswa (Duta + GABATA) dapat menjadi komponen penting dalam manajemen kesiswaan untuk menekan perundungan di tingkat dasar, serta direkomendasikan untuk diadaptasi dan diuji di konteks sekolah lain.
IMPLEMENTASI PROGRAM MAKAN BERGIZI GRATIS (MBG) DAN DAMPAKNYA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA UPT SDN 4 GADINGREJO Dwi Hardiyani; Apri Wahyudi; Muhammad Mona Adha
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2026): Regular Issue (In Progress)
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jmp.v11i3.2315

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the Free Nutritious Meal Program (MBG) and its impact on students’ learning motivation at UPT SD N 4 Gadingrejo. This research employs a qualitative approach with a descriptive research design, focusing on an in-depth understanding of the program implementation process and its influence on learning activities. The research subjects include the principal, classroom teachers, students, and parties directly involved in the implementation of the MBG program, selected using purposive sampling techniques based on specific considerations. Data were collected through observation, interviews, and documentation to obtain comprehensive information. Data validity was ensured through source triangulation and technique triangulation, while data analysis was conducted through stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of the study indicate that the implementation of the MBG program has a positive impact on students’ learning motivation, such as increased learning concentration, student activeness in class, enthusiasm for attending school, and participation in the learning process. In addition, the program also strengthens positive social interactions among students. The success of the program is supported by good coordination between the school and implementing parties, although several technical constraints are still encountered in its implementation.
MANAJEMEN PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALITAS GURUDI SEKOLAH DASAR Mutiara Lesmanawati Pergiwa; I Made Sudite Jaya; Hikmatul Aini; Apri Wahyudi
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2026): Regular Issue (In Progress)
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jmp.v11i3.2456

Abstract

Objective: This study aims to analyze the management of educators and education personnel (PTK) in improving teacher professionalism in elementary schools through the functions of planning, organizing, implementing, and supervising. This study uses a qualitative approach with a case study design. Research participants consisted of principals, teachers, and education personnel selected using a purposive sampling technique. The results of the study indicate that PTK management has been implemented systematically through the application of POAC (planning, organizing, actuating, controlling) functions. Program planning is carried out based on teacher needs through supervision and discussion, organization is carried out routinely through workshops, training, Teacher Working Groups (KKG), and academic supervision, while supervision is carried out through class supervision, evaluation, and follow-up coaching. The main supporting factors include teacher enthusiasm and a structured program, while inhibiting factors are limited time and facilities. The novelty of this study lies in an in-depth study of the implementation of PTK management in improving teacher professionalism in elementary schools using a qualitative study approach that emphasizes the integration of management functions with continuous academic supervision.