M. Saidun Anwar
Universitas Ma’arif Lampung, Indonesia

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Eksplorasi Nilai Matematis Dan Filosofis Logo Pondok Walisongo Afra Husna Hanifah; M. Saidun Anwar; Wawan Wawan
Delta-Phi: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 2 No. 1 (2024): Delta-Phi: Jurnal Pendidikan Matematika (April)
Publisher : CV. Bimbimbingan Belajar Assyfa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61650/dpjpm.v2i1.536

Abstract

Wali Songo adalah salah satu Pondok Pesantren yang memiliki logo berbentuk perisai segi enam. Didalam nya terdapat lambang- lambang yang mencerminkan kegiatan dan visi-misi pondok pesantren. Seperti kitab, pena, tinta, pita yang terletak di atas dan di bawah yang bertuliskan pondok pesantren wali songo dan juga padi dan kapas. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan nilai matematis yang ada pada logo pondok pesantren wali songo dan keterkaitannya dengan nilai filosofis pondok pesantren. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis field research. Hasil dari penelitian ini diperoleh bahwa didalam logo pondok pesantren wali songo menyimpan nilai matematis yang ada hubungannya dengan nilai filosofis pondok pesantren.
Eksplorasi Etnomatematika Pada Permainan Tradisional Engklek Di Pondok Pesantren Walisongo Putri Anggita Aprilia Sari; M. Saidun Anwar; Wawan Wawan
Delta-Phi: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 2 No. 1 (2024): Delta-Phi: Jurnal Pendidikan Matematika (April)
Publisher : CV. Bimbimbingan Belajar Assyfa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61650/dpjpm.v2i1.543

Abstract

Permainan Engklek merupakan permainan tradisional anak-anak. Ada perbedaan dalam game clicker ini mengandung etnomatematika yang artinya mengandung unsur budaya dan matematika. Konsep matematika dalam permainan clicker ini meliputi geometri, logika matematika, dan keacakan. Geometri meliputi bangun datar, kongruensi, jaringan, dan refleksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari konsep matematika agar anak atau siswa memahami dengan jelas pola permainan ini. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan beberapa jenis studi lapangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa permainan engklek mengandung nilai-nilai matematika dan mempunyai hubungan dengan nilai-nilai tradisional.
Team Games Tournament (TGT) Model with Kelmat Media on Ratio Material for Grade VII in Mathematical Problem Solving Shilvia Maslukhah; Choirudin Choirudin; Eka Fitria Ningsih; M. Saidun Anwar; Wawan Wawan; Agus Setiawan
Assyfa Journal of Islamic Studies Vol. 3 No. 1 (2025): Assyfa Journal of Islamic Studies (June)
Publisher : CV. Bimbingan Belajar Assyfa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61650/ajis.v3i1.158

Abstract

Mathematics requires a strong conceptual understanding, especially in ratios, which often challenge seventh-grade students. This study examines the impact of the Team Games Tournament (TGT) learning model combined with KELMAT (Marble Mathematics) media on students' problem-solving skills. A quantitative approach with a pre-experimental design is employed. This study involves all seventh-grade students at SMP Ma'arif 1 Metro in the even semester of the 2024/2025 academic year. The sample is selected using cluster random sampling to ensure accurate representation. Research instruments include a problem-solving ability test and a student activity observation sheet. Data was collected through student activity observations and concept understanding tests. The analysis results indicate that H0 is rejected and H1 is accepted, as sig = 0.000 < α = 0.05. This indicates that the TGT model with KELMAT media significantly improves seventh-grade students' understanding of ratio concepts at SMP Ma'arif 1 Metro.
Pedagogical Strategies for Character Building in Islamic Education: Addressing Moral Degradation in Secondary Schools Marzuki Yusuf; Jaenullah Jaenullah; M. Saidun Anwar; Rizky Hidayatullah; Subandi Subandi; Apri Wahyudi
Assyfa Journal of Islamic Studies Vol. 4 No. 1 (2026): Assyfa Journal of Islamic Studies (April)
Publisher : CV. Bimbingan Belajar Assyfa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61650/ajis.v4i1.975

Abstract

This study aims to analyze the pedagogical strategies employed by Islamic Religious Education (PAI) teachers in building noble character (akhlakul karimah) among students at SMA Riyadlul Ulum Sukoharjo, North Lampung, as a response to the growing phenomenon of moral degradation among adolescents. Utilizing a qualitative descriptive approach with a phenomenological design, data were collected through participatory observation, in-depth interviews with the principal and PAI teachers, and documentation study. The findings reveal an integrated implementation of five core instructional strategies: (1) direct instruction through interactive lectures and role modeling; (2) indirect instruction via religious culture habituation; (3) interactive instruction through reflective group discussions; (4) independent study using daily moral journals; and (5) experiential learning through social activities and student organizations. These strategies effectively fostered discipline, honesty, and responsibility, supported by a strong school culture, although social media remained a primary inhibiting factor. The study concludes that the synergy of these five pedagogical approaches provides a holistic framework for internalizing moral values, transforming them from abstract concepts into daily behavioral habits. These results imply that character building in secondary schools requires a collaborative ecosystem between structured teaching, personal reflection, and real-world practice to effectively address modern moral challenges.