Zela Septikasari
Universitas PGRI Yogyakarta

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Pengaruh Edugame Wordwall dalam Meningkatkan Motivasi dan Pemahaman Siswa Kelas 3 Terhadap Pembelajaran Matematika SD N Gedongkuning Lailatul Khusna; Zela Septikasari
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 2 No. 2 (2025): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v2i2.3316

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengalaman siswa kelas 3 di SD N Gedongkuning dalam pembelajaran matematika menggunakan permainan interaktif Wordwall, serta pandangan guru terkait metode ini. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi interaksi siswa dengan Wordwall dan wawancara dengan guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Wordwall menciptakan atmosfer pembelajaran yang dinamis dan menghibur, meningkatkan semangat serta keterlibatan siswa, serta membantu pemahaman materi. Guru menilai Wordwall sebagai perangkat yang efisien untuk memperbaiki semangat dan pemahaman peserta didik. Namun, terdapat kendala teknis, seperti masalah koneksi internet. Secara keseluruhan, Wordwall terbukti efektif sebagai media pembelajaran matematika di kelas 3 SD, meskipun perlu perhatian terhadap kendala teknis.
LAPORAN OBSERVASI DAN WAWANCARA PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL DALAM PEMBELAJARAN DI SD NEGERI SRIHARJO Andika Bayu Prasetyawan; Zela Septikasari
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 2 (2026): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i2.6690

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan media audio visual dalam pembelajaran di SD Negeri Sriharjo serta mengkaji dampaknya terhadap keterlibatan dan pemahaman siswa sekolah dasar. Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini adalah perlunya media pembelajaran yang mampu mengonkretkan materi dan meningkatkan keaktifan belajar siswa. Penelitian ini merupakan studi kasus dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi proses pembelajaran, wawancara dengan kepala sekolah, guru wali kelas IV, V, dan VI, serta siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media audio visual berupa video pembelajaran, animasi edukatif, dan tayangan tematik mampu meningkatkan minat, motivasi, fokus, dan partisipasi siswa dalam pembelajaran. Media audio visual membantu siswa memahami materi yang bersifat abstrak menjadi lebih konkret serta mendorong diskusi dan interaksi kelas yang lebih aktif. Dukungan sarana prasarana sekolah dan peran guru dalam pemilihan media menjadi faktor pendukung keberhasilan, meskipun masih terdapat kendala teknis dan keterbatasan waktu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media audio visual efektif sebagai solusi pembelajaran kontekstual yang relevan untuk mendukung implementasi Kurikulum Merdeka dan penguatan Profil Pelajar Pancasila di sekolah dasar.
Teaching Eco-Literacy: What is The Challenge in Indonesian Elementary School Ningrum Perwitasari; Zela Septikasari; Yogi Prihandoko
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i1.3142

Abstract

Environmental awareness is an important part of environmental sustainability, but environmental awareness in society, including students, is still low. This can be seen from various studies conducted previously. Eco-literacy is one of the skills that can increase environmental awareness, but it is still rarely studied. This study aims to evaluate how eco-literacy has been implemented, the challenges in implementing eco-literacy, and the ideal implementation of eco-literacy for teachers in elementary school. Data collection was conducted using qualitative methods and quistionnaire techniques. Sixty teachers from Yogyakarta, Central Java, and Jakarta were interviewed. The results of the research show that eco-literacy has been implemented in elementary schools through subjects, the challenges teachers face in implementing eco-literacy are learning methods, media, and learning resources and teachers hope that eco-literacy can be implemented based on constructivist learning theory with appropriate syntax.  Based on the findings in this study, it can be concluded that eco-literacy has been implemented in elementary schools, but there are still many challenges faced so that eco-literacy can be successfully implemented.
Analysis of Learning Media Use in SD Negeri Bangunjiwo Zela Septikasari; Devinda Devinda; Ningrum Perwitasari
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i1.3148

Abstract

The success of the learning process is largely determined by the teacher's ability to deliver material and use learning media. Good learning media depends on the availability of facilities and infrastructure in schools, teacher creativity, teacher capacity building, and funding support in making learning media. This study aims to analyze (1) The use of learning media at SD Negeri Bangunjiwo, (2) The obstacles faced by teachers and students during learning using learning media. This research is a descriptive qualitative research using interview and observation data collection techniques. Respondents in this study were the Principal, Low Grade Teacher and Low Grade Students. The results showed that (1) teachers prepare learning media tailored to students' learning styles, (2) obstacles faced when using media are funds, facilities and infrastructure that are less supportive, and different students' knowledge related to learning media. The conclusion of the research is that the use of learning media is proven to improve student learning outcomes. Support from external school parties is needed in providing learning media that can maximize learning activities at school.
Efektivitas Media Pembelajaran Visual untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Kelas Rendah SD Negeri Semarangan 2 Aisykha Intania; Zela Septikasari
Jurnal Pendidikan dan Media Pembelajaran Vol. 5 No. 2 (2026): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59584/jundikma.v5i2.128

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan media pembelajaran visual oleh guru kelas 1, 2, dan 3 di SD Negeri Semarangan 2. Penelitian ini juga mengungkap tantangan yang dihadapi dan reaksi siswa terhadap implementasinya. Dukungan kepala sekolah melalui infrastruktur dan pelatihan mendapat perhatian khusus. Efektivitas media visual dalam memotivasi dan membantu siswa memahami materi dibahas secara rinci. Pendekatan kualitatif deskriptif diterapkan melalui observasi non-partisipatif di kelas bawah. Wawancara mendalam dilakukan dengan kepala sekolah, guru, dan siswa. Dokumentasi meliputi foto kegiatan, rencana pelajaran, dan inventaris fasilitas. Guru mengintegrasikan proyektor, objek nyata, dan aplikasi digital secara terstruktur untuk meningkatkan konsentrasi dan partisipasi siswa. Reaksi siswa sangat antusias. Guru mengatasi hambatan teknologi dengan alternatif yang efisien. Kepala sekolah memfasilitasi pelatihan rutin. Media visual memperjelas konsep kompleks dan memicu diskusi kelas. Evaluasi pembelajaran juga menjadi lebih interaktif. Kesimpulan yang jelas adalah bahwa media visual menghasilkan hasil pembelajaran yang lebih baik.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KRAKTER PADA PEMBELAJARAN : STUDI PERBANDINGAN DI SD NEGERI KARANGWUNI DAN SD NEGERI CEPIT fadillah fadillah; Zela Septikasari
Jurnal Pendidikan dan Media Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59584/jundikma.v4i1.94

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan implementasi pendidikan karakter melalui proses pembelajaran di SDN Karangwuni, Kulonprogo dan SDN Cepit, Bantul. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi dan wawancara dengan kepala sekolah, guru, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SDN Karangwuni lebih menekankan pada nilai kedisiplinan melalui pembiasaan apel pagi, sementara SDN Cepit lebih menekankan nilai religius melalui pembiasaan membaca Asmaul Husna setiap pagi. Keduanya menerapkan pendidikan karakter melalui kegiatan rutin seperti upacara bendera, doa pagi, serta pembiasaan baik lainnya. Selain itu, kepala sekolah memiliki peran penting dalam membangun komunikasi dan motivasi kepada guru dan siswa. Siswa di kedua sekolah juga menunjukkan keaktifan dalam pembelajaran dan berpikir kritis, sedangkan lingkungan sekolah yang mendukung memberikan kontribusi positif terhadap proses belajar. Penelitian ini menunjukkan pentingnya pendidikan karakter dalam membentuk kepribadian siswa melalui pembelajaran yang konsisten dan lingkungan sekolah yang mendukung.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KRAKTER PADA PEMBELAJARAN : STUDI PERBANDINGAN DI SD NEGERI KARANGWUNI DAN SD NEGERI CEPIT fadillah fadillah; Zela Septikasari
Jurnal Pendidikan dan Media Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59584/jundikma.v4i2.95

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan implementasi pendidikan karakter melalui proses pembelajaran di SDN Karangwuni, Kulonprogo dan SDN Cepit, Bantul. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi dan wawancara dengan kepala sekolah, guru, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SDN Karangwuni lebih menekankan pada nilai kedisiplinan melalui pembiasaan apel pagi, sementara SDN Cepit lebih menekankan nilai religius melalui pembiasaan membaca Asmaul Husna setiap pagi. Keduanya menerapkan pendidikan karakter melalui kegiatan rutin seperti upacara bendera, doa pagi, serta pembiasaan baik lainnya. Selain itu, kepala sekolah memiliki peran penting dalam membangun komunikasi dan motivasi kepada guru dan siswa. Siswa di kedua sekolah juga menunjukkan keaktifan dalam pembelajaran dan berpikir kritis, sedangkan lingkungan sekolah yang mendukung memberikan kontribusi positif terhadap proses belajar. Penelitian ini menunjukkan pentingnya pendidikan karakter dalam membentuk kepribadian siswa melalui pembelajaran yang konsisten dan lingkungan sekolah yang mendukung.
STUDI KOMPARATIF PEMBELAJARAN DI SD NEGERI KARANGWUNI DAN SD NEGERI CEPIT Nadia Salfa Taftazana; Zela Septikasari
Jurnal Pendidikan dan Media Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59584/jundikma.v4i2.96

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan praktik pendidikan antara SD Negeri Karangwuni dan SD Negeri Cepit melalui observasi dan wawancara langsung. Fokus utama kajian meliputi penerapan inovasi pedagogis, perbandingan kurikulum, serta gaya belajar siswa sekolah dasar. Hasil observasi menunjukkan bahwa SD Cepit cenderung lebih unggul dalam pemanfaatan media pembelajaran dan fasilitas teknologi, sedangkan SD Karangwuni memiliki keunggulan dalam interaksi sosial dan sarana olahraga. Kedua sekolah telah menerapkan Kurikulum Merdeka dengan adaptasi yang bervariasi tergantung pada kesiapan guru dan ketersediaan fasilitas. Studi ini menegaskan pentingnya integrasi strategi pembelajaran yang kontekstual, pelatihan guru berkelanjutan, dan sinergi antara sekolah dan keluarga. Hal ini menekankan pada pentingnya pendidikan berbasis konteks lokal dan pendekatan yang berpusat pada siswa.