Ramadhan, Randi Putra
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perlindungan Hukum Terhadap Korban Tindak Pidana Pembunuhan Berencana Dalam Perspektif Viktimologi Al Fariq, Damar; Gustian, Evan; Ramadhan, Randi Putra; Cholif, Rusma Renal; Sitepu, Sudirman; Lestarika, Dwi Putri
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i3.16048

Abstract

Tindak pidana pembunuhan berencana merupakan bentuk pelanggaran hak hidup yang paling serius dalam sistem hukum pidana. Kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat pada tahun 2022 menjadi perhatian nasional karena melibatkan aparat penegak hukum serta memunculkan persoalan perlindungan terhadap korban dan keluarganya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan perlindungan hukum terhadap korban tindak pidana pembunuhan berencana dalam hukum positif Indonesia serta mengkaji kasus tersebut dalam perspektif viktimologi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara normatif perlindungan korban telah diatur dalam KUHP, KUHAP, dan Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2014 tentang Perlindungan Saksi dan Korban. Namun dalam praktiknya masih terdapat potensi viktimisasi sekunder akibat proses awal penanganan perkara yang tidak transparan. Perspektif viktimologi menekankan pentingnya jaminan hak atas kebenaran, keadilan, dan pemulihan sebagai bagian integral dari sistem peradilan pidana yang berkeadilan.
Perbandingan Kebijakan Hukuman Mati Di Indonesia Dan Belanda: Perspektif Pemidanaan Dan Hak Asasi Manusia Ramadhan, Randi Putra
Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 2 No. 3 (2026): April - Juni
Publisher : GLOBAL SCIENTS PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Capital punishment remains one of the most controversial issues in criminal law systems across nations. Indonesia, which retains the death penalty, and the Netherlands, which abolished it in 1870, represent a highly relevant comparative study, especially since Indonesian law was largely inherited from the Dutch colonial legal system. This study comparatively analyzes capital punishment policies in both countries from the perspectives of penology and human rights protection using normative legal research and a comparative law approach. The findings reveal fundamental differences in the penological philosophies of both nations: Indonesia adheres to a retributive theory that justifies capital punishment, while the Netherlands has fully transitioned to rehabilitation and resocialization theories. Regarding human rights, the Netherlands is bound by the European Convention on Human Rights (ECHR), which strictly prohibits capital punishment, whereas Indonesia upholds national legal sovereignty. The study recommends that Indonesia consider a moratorium on the death penalty as an initial step toward a more humane criminal justice reform.