Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Non-Muslim Students' Perceptions of the Al-Islam and Muhammadiyah Course at the FKIP UM Buton La Ode Sahrin Djalia; Sulasri; Kaharun; Wulandari
AIQU: Journal Multidiscipliner of Science Vol. 3 No. 2 (2025): JUNE, AIQU: Journal Multidiscipliner of Science
Publisher : Institute Journal and Publication Muhammadiyah University of Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to explore the perceptions of non-Muslim students regarding the Al-Islam and Muhammadiyah Studies (AIK) course within the multicultural learning environment of the Faculty of Teacher Training and Education (FKIP) at Universitas Muhammadiyah Buton. Using a qualitative research method, data were collected through in-depth interviews and direct classroom observations involving both AIK lecturers and non-Muslim students from the Primary School Teacher Education Program. The findings reveal that non-Muslim students generally perceive AIK as an informative introduction to Islamic values and Muhammadiyah thought. However, some students find certain materials normative and less relevant to their beliefs, indicating the need for more inclusive and contextual teaching approaches. Furthermore, classroom dynamics and social interactions with Muslim peers are influenced by the level of tolerance fostered by lecturers and fellow students. This research aligns with previous studies emphasizing the importance of religious education that promotes interfaith understanding in multicultural settings. It concludes that AIK, when delivered with empathy, openness, and respect for diversity, can serve as a valuable medium for character building and interreligious tolerance.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MELALUI PENERAPAN METODE RESITASI PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 12 BUTON TENGAH Sulasri; Rusli
SYATTAR Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Syattar: Jurnal Ilmu-Ilmu Hukum dan Pendidikan
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil belajar Pendidikan Agama Islam, sangat ditentukan oleh metode pembelajaran yang digunakan guru. Salah satu metode pembelajaran yang dapat diterapkan dalam pembelajaran Pendidikan Agama islam adalah metode resitasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar Pendidikan Agama Islam dengan penerapan metode resitasi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dimana guru Pendidikan Agama Islam dan siswa kelas VIII SMP Negeri 12 Buton Tengah sebagai populasi penelitiannya. Sebagai penelitian kualitatif, maka instrument yang digunakan meliputi Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Sedangkan teknik analisa data, menggunakan teknik reduksi data, display data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan penerapan metode resitasi siswa mampu menyelesaikan dan mempertanggungjawabkan tugas yang diberikan, penerapan metode resitasi dapat meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama islam pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 12 Buton Tengah
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW DI PONDOK TAHFIDZ AHLUL JANNAH BERTUJUAN UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR SANTRI syahrikal syahrikal; Sulasri
SYATTAR Vol. 5 No. 1 (2024): Jurna Syattar: Studi Ilmu-Ilmu Hukum dan Pendidikan
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pondok pesantren, termasuk Hidayatullah, merupakan lembaga pendidikan keagamaan yang memiliki tanggung jawab untuk mengembangkan berbagai aspek yang mendukung peningkatan pendidikan dan pembelajaran, khususnya dalam kajian kitab kuning atau kitab klasik yang menjadi kegiatan wajib di pondok pesantren. Tiang I'dadiyah Pondok Pesantren Ahlul Jannah Padding Hidayatullah Takalar menggunakan pendekatan penelitian kualitatif untuk menjawab dua permasalahan utama, yaitu: bagaimana penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw terhadap aktivitas belajar santri di Pondok Pesantren Tahfidz Ahlul Jannah Padding Hidayatullah Takalar, serta apa saja faktor pendukung dalam penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw pada aktivitas belajar santri. Penelitian ini menghasilkan beberapa kesimpulan. Pertama, model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw mampu mengarahkan santri untuk mendengarkan dan membaca informasi yang berkaitan dengan materi pembelajaran, membagi santri ke dalam beberapa kelompok, dan meminta masing-masing kelompok memilih satu wakil untuk mendiskusikan poin-poin penting. Setelah itu, wakil kelompok kembali ke kelompok asal untuk menjelaskan hasil diskusi, dan setiap kelompok menyusun kesimpulan berupa pemetaan hasil diskusi mereka. Kedua, faktor pendukung utama keberhasilan penerapan model ini adalah penguasaan guru terhadap model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw, serta kemampuan guru dalam memahami kemampuan dan karakteristik santri di kelas
URGENSI PENGUASAAN MATERI AQIDAH AKHLAK DALAM MEMBENTUK KEPRIBADIAN SISWA KELAS VIII MTs LAPANDEWA KABUPATEN BUTON SELATAN Sulasri; Maudin; Rusli
SYATTAR Vol. 5 No. 1 (2024): Jurna Syattar: Studi Ilmu-Ilmu Hukum dan Pendidikan
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang urgensi penguasaan materi Aqidah Akhlak dalam membentuk kepribadian siswa kelas VIII MTs Lapandewa Kabupaten Buton Selatan. Tiga masalah dalam penelitian ini, yakni: 1) Bagaimana penguasaan materi Aqidah Akhlak pada siswa MTs Lapandewa Kabupaten Buton; 2) bagaimana kepribadian siswa MTs Lapandewa Kabupaten Buton Selatan; 3) bagaimana urgensi penguasaan materi Aqidah Akhlak dalam membentuk kepribadian siswa MTs Lapandewa Kabupaten Buton Selatan. Instrumen penelitian ini adalah peneliti itu sendiri dan dalam upaya mengumpulkan data, peneliti menggunakan instrumen observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan dalam analisa data menggunakan analisa data kualitatif, yakni: kondensasi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: 1) Penguasaan siswa terhadap materi pembelajaran Aqidah Akhlak adalah cukup baik, yang dibuktikan dengan nilai siswa yang melampaui KKM mata pelajaran Aqidah Akhlak; 2) Kepribadian siswa cukup baik, sebagai wujud dari penguasaan materi Aqidah Akhlak; 3) Penguasaan siswa pada materi qidah Akhlak memiliki urgensi terhadap pembentukan akhlak siswa Kelas VIII MTs Lapandewa Kaindea Kabupaten Buton Selatan
Peningkatan Kesadaran Masyarakat terhadap Pendidikan Anak melalui Program Parenting Edukatif di Desa Harapan Jaya Sulasri; Dulfi Saputri; Farhan; Sukrina; Santi
Permadani: Jurnal Pengabdian Riset Masyarakat Madani Vol. 3 No. 1 (2025): APRIL, Permadani: Jurnal Pengabdian Riset Masyarakat Madani
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/permadani.v3i1.8048

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendidikan anak melalui pelaksanaan program parenting edukatif di Desa Harapan Jaya, Kecamatan Lasalimu Selatan. Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat adalah rendahnya pemahaman orang tua mengenai peran strategis keluarga dalam mendukung pendidikan anak, yang berdampak pada minimnya pendampingan belajar dan lemahnya motivasi anak. Program pengabdian dirancang menggunakan pendekatan partisipatif-edukatif yang melibatkan orang tua sebagai subjek utama kegiatan. Metode pelaksanaan meliputi studi pendahuluan, penyuluhan interaktif, diskusi kelompok terarah, praktik pendampingan belajar anak, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada tingkat pengetahuan dan kesadaran orang tua terkait pendidikan anak. Selain itu, terjadi perubahan sikap dan perilaku orang tua yang ditandai dengan meningkatnya komunikasi edukatif dalam keluarga, pendampingan belajar di rumah, serta penerapan pola asuh yang lebih positif dan suportif. Program ini juga berkontribusi dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat mengenai tanggung jawab bersama dalam pendidikan anak. Kegiatan pengabdian ini memiliki dampak sosial dan akademik yang kuat serta berpotensi menjadi model penguatan peran keluarga dalam pendidikan anak di wilayah pedesaan.
Penguatan Literasi Generasi Muda melalui Gerakan Sosial Edukatif di Desa Lasori Kecamatan Mawasangka Timur Muhammad Yusnan; Irman Matje; Acoci; Rusli; Madi; Sulasri; Abdul Kahar Syarifuddin; Risman Iye
Permadani: Jurnal Pengabdian Riset Masyarakat Madani Vol. 3 No. 2 (2025): OKTOBER, Permadani: Jurnal Pengabdian Riset Masyarakat Madani
Publisher : Lambaga Jurnal dan Publikasi Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/permadani.v3i2.8061

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat literasi generasi muda melalui pendekatan gerakan sosial edukatif di Desa Lasori, Kecamatan Mawasangka Timur. Latar belakang kegiatan ini didasarkan pada rendahnya budaya literasi dan terbatasnya ruang belajar nonformal yang mendorong partisipasi aktif generasi muda dalam pengembangan kapasitas diri dan sosial. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dengan melibatkan masyarakat, khususnya pemuda dan tokoh lokal, melalui tahapan analisis kebutuhan, perancangan program, implementasi kegiatan literasi, serta monitoring dan evaluasi. Kegiatan literasi dikembangkan dalam bentuk diskusi tematik, pembacaan reflektif, dan aktivitas kolaboratif yang kontekstual dengan kehidupan sosial masyarakat. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan kesadaran literasi, partisipasi sosial, serta terbentuknya ruang belajar berbasis komunitas yang berkelanjutan. Program ini juga berkontribusi pada penguatan modal sosial, peningkatan interaksi sosial yang positif, dan tumbuhnya kesadaran kolektif akan pentingnya literasi sebagai fondasi pembangunan masyarakat. Secara keseluruhan, pengabdian ini membuktikan bahwa pendekatan gerakan sosial edukatif efektif dalam membangun literasi yang inklusif dan berkelanjutan, serta berpotensi direplikasi pada konteks masyarakat pedesaan dengan karakteristik serupa.