Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

UPAYA PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAD 2 SD KATOLIK MARIA BUNDA KARMEL DENGAN PEMANFAATAN METODE COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) Julita Boimau; Markus Sampe; Kurniayu T. R. A. Ratu
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.3647

Abstract

Hasil penelitian oleh Julita Boimau NIM 2101140071 dengan judul Upaya Peningkatan Keterampilan Membaca Permulaan Siswa Kelas 2 SD Katolik Maria Bunda Karmel Dengan Pemanfaatan Metode Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) Materi Berhati-hati di mana Saja dengan rumusan masalah Bagaimana Meningkatkan Keterampilan Membaca Permulaan Siswa Dengan Pemanfaatan Metode Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC)? Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membaca permulaan siswa dengan pemanfaatan metode Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC). Latar belakang dari penelitian ini adalah rendahnya Kemampuan keterampilan membaca permulaan siswa. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek penelitian sebanyak 20 siswa. Teknik pengumpulan data mencakup observasi terhadap aktivitas guru dan siswa, serta instrumen bacaan awal dan akhir untuk siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) mampu meningkatkan keterampilan membaca permulaan siswa secara signifikan, ditandai dengan meningkatnya keterampilan membaca permulaan siswa dari 55% pada siklus 1 menjadi 85% pada siklus II. Dari hasil tersebut disimpulkan bahwa penggunaan metode Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) efektif meningkatkan keterampilan membaca permulaan siswa. Peningkatan ini mencerminkan bahwa pendekatan yang interaktif dan kontekstual mampu merangsang rasa ingin tahu serta partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran.
PENGGUNAAN MEDIA MIND MAPPING MENGGUNAKAN PENDEKATAN TEACHING AT THE RIGHT LEVEL (TaRL) DENGAN MATERI PERPINDAHAN KALOR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPAS DI KELAS 5 D NEGERI KELAPA LIMA Anna Melinda E. Sartiga; Yetursance Y. Manafe; Kurniayu T. R. A. Ratu
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.3812

Abstract

Skripsi oleh Anna Melinda Ero Sartiga, NIM: 2101140133, dengan judul “Penggunaan Media Mind Mapping Menggunakan Pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL) Dengan Materi Perpindahan Kalor Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Di SD Negeri Kelapa Lima”. Dengan rumusan masalah : Bagaimana media Mind Mapping dengan menggunakan pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL) dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPA dengan materi perpindahan kalor di  kelas 5 SD Negeri Kelapa Lima Kupang?. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPA melalui media Mind Mapping menggunakan pendekatan Teaching at The Right Level (TaRL) dengan materi Perpindahan kalor pada siswa kelas 5 SD Negeri Kelapa Lima Kupang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi dengan mengambil lokasi penelitian di SD Negeri Kelapa Lima. Adapun subjek dalam penelitian ini yaitu peserta didik kelas 5 yang berjumlah 28 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi dan tes. Data yang diolah dan dianalisis lebih lanjut dengan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar peserta didik dalam mata pelajaran IPAS dengan materi perpindahan kalor menggunakan media mind mapping dan pendekatan Teaching at The Right Level (TaRL), pada siklus 1 dari 28 peserta didik yang tuntas 9 orang (32%), sedangkan yang belum mencapai Kriteria Ketuntasan Tujuan Pembelajaran (KKTP) sebanyak 19 orang (68%), dikarenakan guru kurang membimbing peserta didik dalam mencari dan mengumpulkan informasi dari berbagai sumber dan peserta didik yang belum terbiasa dengan model, media, dan pendekatan yang diterapkan. Sedangkan pada siklus 2 peserta didik mengalami peningkatan hasil belajar yang dimana 28 peserta didik 100% tuntas dan mencapai Kriteria Ketuntasan Tujuan Pembelajaran (KKTP), dikarenakan peserta didik dan guru terlibat aktif dalam kegiatan pembelajaran. Berdasarkan rumusan masalah skripsi ini, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media mind mapping menggunakan pendekatan Teaching at The Right Level (TaRL) dalam meningkatkan hasil belajar IPAS dengan materi perpindahan kalor di kelas 5 SD Negeri Kelapa Lima terbukti berhasil. Hal ini terbukti dengan hasil belajar peserta didik meningkat dari siklus 1 ke siklus 2 setelah guru menggunakan media mind mapping dan pendekatan Teaching at The Right Level (TaRL) dalam proses pembelajaran.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DALAM MATA PELAJARAN IPAS TENTANG SISTEM PENCERNAAN PADA MANUSIA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V SD GMIT KUANINO 1 Yulita Mbatu; Maxsel Koro; Kurniayu T. R. A. Ratu
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 4 (2026): Vol. 6 No. 4 September - November 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i4.5700

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran Discovery Learning pada materi sistem pencernaan pada manusia. Fokus penelitian ini adalah peningkatan hasil belajar siswa kelas V melalui penerapan model Discovery Learning. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas V SD GMIT Kuanino 1 yang berjumlah 17 siswa, terdiri atas 10 siswa laki-laki dan 7 siswa perempuan. Instrumen penelitian meliputi tes hasil belajar, lembar observasi aktivitas guru dan siswa, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Discovery Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi sistem pencernaan pada manusia. Pada siklus I, siswa yang mencapai ketuntasan belajar sebanyak 8 siswa (47,05%) dengan nilai rata-rata kelas 59,41. Pada siklus II, hasil belajar siswa mengalami peningkatan dengan ketuntasan klasikal mencapai 94,11% atau 16 siswa tuntas. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Discovery Learning efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPAS materi sistem pencernaan pada manusia siswa kelas V SD GMIT Kuanino 1.
Optimizing Limited School Land as a Food Security Educational Medium through Numeracy Literacy for Elementary School Teachers in Kupang City Rista Apriliya Devi; Kurniayu T. R. A. Ratu; Livia Eunike Paut; Jimylton Dethan; Arini Rahma Dhani; Della Aulia Nuraeni; Marlon Jupeta Mira Higa
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 6 No. 5 (2026): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v6i5.3151

Abstract

Limited school land in urban areas can be developed as a contextual learning resource while simultaneously introducing food security practices to elementary school communities. This community service program aims to optimize the use of limited school land as an educational medium for food security integrated with numeracy literacy for elementary school teachers in Kupang City. The program was designed for partner schools, SD Inpres Oebufu and SD Inpres Oepoi, through coordination, socialization, preparation of learning media, urban farming workshops, demonstrations, direct practice, and mentoring. At the progress-report stage, activities that had been completed included coordination with partner schools, program socialization, preparation of activity schedules, provision of planting media, supporting equipment and seedlings, and preparation of workshop materials. Meanwhile, the formation of an educational garden, implementation of numeracy-based learning, mentoring, learning modules, and scientific publication were still in the subsequent implementation stage. The program is expected to strengthen teachers' capacity to utilize limited school land as a contextual learning resource integrating food security, environmental awareness, and numeracy literacy. Kata Kunci: limited school land; food security; numeracy literacy; school urban farming; elementary school teachers