Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGOLAHAN COOKIES KAMBAMBANG SEBAGAI CEMILAN KEKINIAN UNTUK ANAK-ANAK DENGAN PEMANFAATAN TEPUNG HATI AYAM DI KELURAHAN WANGGA, KECAMATAN KAMBERA Agnes Rambu Riti; Sonia N. E. Paralomi; Iven Patu Sirappa; Anggreni Madik Linda; Kevin Andrea Tamaela; Sipora Petronela Telnoni
ABDI WINA JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2025): Abdi Wina Edisi Desember 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan pembuatan cookies kambambang bertujuan untuk memperkenalkan dan mempromosikan cemilan sehat dan bergizi berbahan dasar ubi lokal khas Sumba sebagai upaya peningkatan nilai gizi pada anak-anak. Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya para orang tua, tentang pentingnya pemberian makanan bergizi dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak. Dan kegiatan pelatihan ini dilaksanakan di Kelurahan wangga, Kecamatan kambera, Kabupaten Sumba Timur. Yang terlibat dalam kegiatan ini adalah masyarakat kelurahan wangga. Kegiatan pelatihan ini merupakan pelaksanaan kegiatan dalam bentuk sosialisasi, pelatihan dan dengan cara menyebarkan kuisioner dan meminta tanggapan dan peserta terhadap kepuasan kegiatan dan produk yang dihasilkan. Dari hasil kuesioner yang yang di berikan terdapat 90% peserta memahami materi dan cara pembuatan kambambang. Hasilnya diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap manfaat penggunaan bahan pangan lokal yang terjangkau dan bernutrisi tinggi. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk mendukung kesehatan anak- anak tetapi juga mendorong keberlanjutan pangan lokal masyarakat sumba.
Menyiapkan Pemimpin Muda Berkarakter dan Bertanggung Jawab di SMP Negeri 62 Maluku Tengah Rivaldo Paul Telussa; Santji Afi Rangkoly; Jasmari Jasmari; Tut Hidayatillah; Suardiman Dayadi; Antonius Awan Asta Adhiprana Whisnubrata; Kevin Andrea Tamaela; Cristiana Normalita De Lima; Deby Siska Bogar; Jean Marzel Ngantung
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Mei - Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i2.8989

Abstract

Rendahnya pemahaman siswa tentang kepemimpinan berkarakter, tanggung jawab, komunikasi interpersonal, dan pengambilan keputusan menjadi permasalahan utama yang dihadapi SMP Negeri 62 Maluku Tengah. Hasil observasi dan wawancara awal dengan pihak sekolah menunjukkan bahwa sebagian siswa masih kurang percaya diri dalam menyampaikan pendapat, belum aktif dalam kegiatan kelompok, serta belum memiliki kesadaran yang optimal untuk menjadi teladan bagi teman sebaya. Kondisi tersebut menunjukkan adanya kesenjangan antara profil siswa yang diharapkan sekolah dengan kondisi aktual di lapangan. Untuk menjawab permasalahan tersebut, dilaksanakan program penguatan kepemimpinan berkarakter melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan siswa secara aktif dalam setiap tahapan kegiatan. Program dilaksanakan melalui tiga tahap, yaitu persiapan dan identifikasi kebutuhan, pelaksanaan edukasi dan pelatihan, serta evaluasi dan refleksi. Materi yang diberikan meliputi konsep dasar kepemimpinan, kepemimpinan berkarakter, tanggung jawab dan pengambilan keputusan, komunikasi dan kerja sama tim, serta peran siswa sebagai teladan di sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada aspek pengetahuan dan keterampilan kepemimpinan siswa. Nilai rata-rata peserta meningkat dari 61,8 pada pre-test menjadi 84,7 pada post-test atau mengalami peningkatan sebesar 37,1%. Selain itu, sebanyak 88% peserta terlibat aktif dalam diskusi dan simulasi, sedangkan 85% peserta mampu menyusun rencana aksi pribadi sebagai bentuk komitmen penerapan nilai-nilai kepemimpinan dalam kehidupan sekolah. Program ini terbukti efektif dalam memperkuat karakter, meningkatkan kepercayaan diri, serta mengembangkan kemampuan komunikasi dan tanggung jawab siswa sebagai calon pemimpin muda di lingkungan sekolah.