Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

The Dynamics of Differences in Schools of Thought in Households: A Review of Islamic Family Law and Case Studies Sandika Saputra; Sholihin Shobroni
POLICY, LAW, NOTARY AND REGULATORY ISSUES Vol. 5 No. 2 (2026): APRIL
Publisher : Transpublika Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55047/polri.v5i2.2052

Abstract

The differences in religious schools of thought are highly likely to lead to marital conflict due to differing views and opinions regarding religious practices. The aim of this study is to investigate the impact of marriages between adherents of different schools of thought and their legal and social implications. The method of this research is qualitative research, with literature review analysis. The impact of differences in schools of thought in households consists of 3 impacts, namely Social, Doctrinal, and Psychological. On the social impact, differences in schools of thought apparently nearly destroyed the marriage of the couple. On the doctrinal impact, differences in schools of thought within marriage can create significant discomfort, particularly when one partner resists adopting the practices of the other. On the psychological impact, differences in schools of thought can become a strength in building a strong and blessed family. Furthermore, this research contributes to the discourse on Islamic family law and inter-maddhab marriage. The practical implication of this research is that it can inspire family consultants regarding inter-madhhab marriage. Further research can be discussed from the legal aspect of marriages between different madhhabs.
Implementasi Qanun dalam Sistem Hukum Nasional Indonesia: Perspektif Epistemologi, Ontologi, dan Aksiologi Sholihin Shobroni; Dito Aditia
Jurnal Penelitian IPTEKS Vol. 11 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/penelitianipteks.v11i2.5169

Abstract

Implementasi Qanun dalam hukum Islam menjadi salah satu isu yang menimbulkan perdebatan luas di kalangan masyarakat. Penelitian ini membahas implementasi Qanun dalam sistem hukum nasional Indonesia dengan melihatnya dari tiga sudut pandang yaitu epistemologi, ontologi, dan aksiologi. Penelitian dilakukan secara kualitatif dengan pendekatan studi pustaka dan analisis konten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara epistemologis, Qanun memperlihatkan bagaimana ajaran syariah dari Al-Qur’an dan As-Sunnah dapat diubah menjadi hukum positif yang berlaku di Indonesia. Secara ontologis, Qanun menjadi bagian penting dari sistem hukum nasional karena mampu menghubungkan norma agama, hukum adat, dan hukum negara, sehingga sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia. Secara aksiologis, Qanun bukan hanya formalitas hukum Islam, tetapi juga bukti nyata integrasi nilai syariah ke dalam hukum positif yang diakui secara konstitusional dan yuridis. Berbagai produk hukum Islam telah memberi kontribusi nyata dalam membangun sistem hukum nasional yang adil, relevan, dan sesuai dengan dinamika masyarakat. Dengan demikian, Qanun menegaskan peran hukum Islam sebagai bagian penting dari sistem hukum nasional Indonesia. Penelitian ini dapat menjadi salah satu rujukan untuk pembuat kebijakan, akademisi, dan praktisi hukum dalam implementasi Qanun dan hukum positif.