Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Persepsi Nasabah Terhadap Transparansi Akad Murabahah di Bank Syariah Jureid; Riski Ramadani; Lily Muthia Arini; Salsa Billah; Risky Alfandi Nasution
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 1 (2026): January
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emak.v7i1.3625

Abstract

Akad murabahah adalah salah satu instrumen penting dalam pembiayaan syariah yang digunakan oleh bank syariah, di mana transparansi berperan penting untuk mempertahankan kepercayaan nasabah dan mematuhi prinsip-prinsip syariah. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pandangan nasabah mengenai tingkat transparansi akad murabahah di bank syariah, termasuk dalam hal pengungkapan biaya, margin keuntungan, dan proses kontrak. Metodologi kuantitatif diterapkan dengan melakukan survei terhadap nasabah bank syariah di daerah Jawa Tengah, Indonesia, yang dipilih melalui purposive sampling. Untuk menganalisis data, digunakan analisis deskriptif dan regresi linier berganda guna menguji faktor-faktor yang mempengaruhi pandangan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pandangan nasabah mengenai transparansi akad murabahah secara keseluruhan berada pada tingkat menengah. Faktor utama yang berkontribusi pada pandangan positif adalah kualitas informasi yang diungkapkan oleh petugas bank dan pemahaman nasabah tentang prinsip-prinsip syariah, sementara kurangnya pendidikan digital menjadi hambatan yang signifikan. Nasabah cenderung merasa kurang puas dengan transparansi dalam penentuan margin keuntungan yang kadang tidak dijelaskan secara rinci.
PELESTARIAN BUDAYA LOKAL MELALUI TRADISI MEBAT, MENGAYUN DAN MANGALAP BORU DI DESA PARANNAPA JAE, KECAMATAN BARUMUN BARAT, KABUPATEN PADANG LAWAS Reski Nabila Batubara; Adelia Amanda; Irhamni Ulfa; Riska Amelia; Rina Angriani Lubis; Riski Ramadani; Ani Rukmana; Aswandi Nasution; Tiara Fitri Damayanti; Nasrul Jalil; Vito Dasrianto
Journal of Community Dedication and Development Vol. 6 No. 1 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelestarian budaya lokal merupakan salah satu upaya penting untuk menjaga keberadaan tradisi yang diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya lokal tidak hanya menjadi identitas suatu masyarakat, tetapi juga mengandung nilai sosial, kekeluargaan, kebersamaan, dan penghormatan terhadap adat yang telah berkembang dalam kehidupan masyarakat. Desa Parannapa Jae, Kecamatan Barumun Barat, Kabupaten Padang Lawas merupakan salah satu wilayah yang masih mengenal dan melaksanakan berbagai tradisi masyarakat Mandailing. Dalam kegiatan KKN, mahasiswa turut mengamati dan terlibat dalam kegiatan budaya berupa mangayun yang dilaksanakan pada 4 Juli 2026, mangalap boru pada 14 Juli 2026, dan mebat pada 15 Juli 2026. Artikel ini bertujuan untuk menggambarkan pelaksanaan kegiatan budaya tersebut serta melihat nilai pelestarian budaya yang terdapat di dalamnya melalui keterlibatan masyarakat dan mahasiswa KKN. Penulisan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan keterlibatan langsung dalam kegiatan masyarakat.
Penguatan Literasi Multidimensional Anak Sekolah Dasar melalui Program KKN: Studi Deskriptif di Desa Sigading, Kabupaten Padang Lawas Riska Aisyah Putri; Elsa Wahyuni; Mardia Pulungan; Midun Pasaribu; Rizal Afandi; Lisni Khairani; Minda Riskiyah; Ahmad Husein; Riadotul Jannah; Riski Ramadani; Mirna Sari Lubis
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 5 (2026): SEPTEMBER-OKTOBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/ngagx435

Abstract

Kemampuan literasi dan numerasi dasar anak usia sekolah dasar di wilayah pedesaan masih menjadi persoalan yang memerlukan intervensi lintas pihak, termasuk perguruan tinggi melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN). Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan program penguatan literasi multidimensional—mencakup literasi keagamaan (pengenalan huruf hijaiyah) dan literasi umum (Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, IPAS, dan Matematika)—yang dilaksanakan mahasiswa KKN STAIN Mandailing Natal di Desa Sigading, Kecamatan Huristak, Kabupaten Padang Lawas, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi selama program yang dilaksanakan setiap Senin, Selasa, dan Rabu pukul 14.00 WIB, dengan subjek anak usia sekolah dasar (kelas I–VI) dan informan pendukung berupa orang tua, perangkat desa, dan tokoh masyarakat setempat. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara, teramati proses perubahan keterlibatan anak: dari keraguan pada sesi-sesi awal menuju inisiatif dan kepercayaan diri yang lebih tinggi dalam pengenalan huruf hijaiyah, aktivitas baca-tulis, dan berhitung dasar, yang didukung oleh partisipasi aktif orang tua dan perangkat desa; keterbatasan media pembelajaran dan variasi kemampuan awal peserta menjadi kendala utama. Kegiatan literasi IPAS turut dilaksanakan sebagai bagian dari program, tetapi dokumentasi lapangan untuk domain ini tidak sedetail ketiga domain lainnya sehingga tidak dilaporkan sebagai temuan tersendiri. Penelitian ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat desa dalam mendampingi literasi multidimensional anak usia dasar, sekaligus menunjukkan perlunya skema keberlanjutan pasca-KKN.