Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS ETIKA BERMEDIA SOSIAL MAHASISWA BERDASARKAN NILAI-NILAI PANCASILA DI FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIMED Evika Kartika Sari Lawolo; Destri Natalia Telaumbanua; Ebyghael Joito Nababan; Yandira Arizki Fatiha; Julia Ivanna
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 02, Juni 2026 Produce
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.12558

Abstract

This study aims to analyze the ethics of social media use among students based on Pancasila values at the Faculty of Education, Universitas Negeri Medan (UNIMED). The rapid development of digital technology has made social media an integral part of students’ daily lives, yet it also raises various ethical issues such as the spread of hoaxes, hate speech, and cyberbullying. This research employs a qualitative method with a descriptive approach. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation involving 15 students selected through purposive sampling. The results indicate that students generally possess a basic understanding of social media ethics, including maintaining politeness, respecting others’ opinions, and avoiding misinformation. However, the implementation of Pancasila values in digital interactions is not yet consistent. Violations such as inappropriate language use, passive attitudes toward unethical behavior, and lack of information verification are still common. Low digital literacy is identified as a major contributing factor. Nevertheless, students recognize their role as agents of change in promoting ethical behavior online, although this role has not been optimally realized. Therefore, strengthening digital literacy and internalizing Pancasila values are essential to foster responsible, ethical, and character-based digital behavior among students.
KETERGANTUNGAN JUDI ONLINE PADA ANAK MUDA: DAMPAK SOSIAL-PSIKOLOGIS DAN INTERVENSI BIMBINGAN INDIVIDU DALAM PERSPEKTIF PEKERJAAN SOSIAL Destri Natalia Telaumbanua; Ebygahel Joito Nababan; Evika Kartika Sari Lawolo; Yandira Arizki Fatiha; Sani Susanti
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 4 No. 3 (2026): Juni: Jurnal Sains Student Research
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v4i3.10570

Abstract

Judi online merupakan salah satu masalah sosial yang berkembang pesat di era digital dan berdampak pada berbagai aspek kehidupan individu, keluarga, serta masyarakat. Kemudahan akses internet, penggunaan telepon pintar, dan promosi digital yang masif menjadikan kelompok dewasa muda sebagai salah satu kelompok paling rentan terhadap perilaku perjudian daring. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis dampak sosial dan psikologis ketergantungan judi online pada seorang dewasa muda serta mengkaji efektivitas bimbingan individu sebagai bentuk intervensi pekerjaan sosial. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh dari buku saku “Metode Bimbingan Individu dalam Penanganan Masalah Sosial” dan diperkuat dengan literatur ilmiah, buku pekerjaan sosial, serta laporan terkini mengenai perjudian daring. Hasil kajian menunjukkan bahwa tekanan ekonomi keluarga, kondisi kesehatan anggota keluarga, dan harapan memperoleh keuntungan instan menjadi faktor utama keterlibatan klien dalam judi online. Dampak yang muncul meliputi kerugian ekonomi, stres psikologis, penurunan produktivitas, konsumsi minuman keras, konflik keluarga, dan menurunnya fungsi sosial. Intervensi melalui tahapan engagement, assessment, planning, intervention, evaluation, dan termination membantu klien meningkatkan kesadaran diri, memperkuat motivasi perubahan, serta memperbaiki hubungan sosial dan keluarga. Temuan ini menunjukkan bahwa bimbingan individu merupakan pendekatan yang relevan dalam menangani ketergantungan judi online pada dewasa muda karena berorientasi pada pemberdayaan, pemulihan fungsi sosial, dan perubahan perilaku yang berkelanjutan.
OPTIMALISASI KEAMANAN PENGGUNAAN PERANGKAT DIGITAL BAGI ANAK DI SANGGAR SUNGAI DELI: TINJAUAN NILAI-NILAI FILSAFAT PANCASILA DALAM PENDIDIKAN MASYARAKAT Destri Natalia Telaumbanua; Ebyghael JoitoNababan; Yandira Arizki Fatiha; Elizon Nainggolan; Michael YudhaPratama
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Nusantara Januari 2026
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v3i1.7689

Abstract

Penelitian ini mengkaji bagaimana anak-anak di Sanggar Anak Sungai Deli (SASUDE) menggunakan perangkat digital secara aman dengan menjadikan nilai-nilai Filsafat Pancasila sebagai dasar etika dalam pendidikan masyarakat. Walaupun anak-anak tidak memiliki perangkat digital pribadi, mereka sesekali memanfaatkan telepon seluler orang tua untuk hiburan. Paparan yang terbatas ini tetap menimbulkan potensi risiko seperti akses terhadap konten yang tidak sesuai usia, kurangnya pengawasan, serta minimnya pemahaman tentang etika digital. Dengan pendekatan kualitatif melalui observasi, wawancara, dan studi literatur dari tujuh jurnal dan lima buku akademik, penelitian ini menunjukkan bahwa nilai-nilai Pancasila khususnya sila kedua dan kelima—relevan sebagai fondasi pembentukan perilaku digital yang aman, bertanggung jawab, dan beradab. Hasil penelitian merekomendasikan perlunya integrasi literasi digital berbasis Pancasila dalam kegiatan pendidikan masyarakat untuk memperkuat keamanan digital anak di SASUDE.