Muna Waroh
Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

RELEVANSI PRINSIP PENGEMBANGAN KURIKULUM PAI DALAM MENJAWAB TANTANGAN PENDIDIKAN KONTEMPORER: STUDI LITERATUR Adrian Maulana Maulana; Muna Waroh; Dian Oktaviani; Eko Nursalim
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the relevance of Islamic Education (PAI) curriculum development principles in addressing contemporary educational challenges. The rapid advancement of digital technology, changes in student characteristics, moral issues, and the demands of 21st-century skills require the PAI curriculum to be more adaptive and contextual. This research employs a qualitative approach using a library research method, with data sources derived from scholarly articles, books, and relevant academic documents. Data analysis is conducted through content analysis, including data reduction, data presentation, and critical conclusion drawing. The findings indicate that curriculum development principles such as relevance, flexibility, effectiveness, continuity, integration, and democratic values play a strategic role in responding to contemporary educational challenges. These principles enable the PAI curriculum to become more contextual, adaptive to technological developments, and capable of integrating Islamic values with modern life demands. However, implementation in practice still faces several challenges, including limited teacher competence, lack of innovative teaching strategies, and the dominance of cognitive-oriented approaches. Strengthening curriculum implementation is necessary through improving teacher competence, developing innovative learning strategies, and integrating values and technology in a balanced manner
PEMBELAJARAN AGAMA ISLAM BERBASIS MODERASI BERAGAMA: ANALISIS KEBIJAKAN, IMPLEMENTASI DAN HAMBATAN Muna Waroh; Sabran; Sri Susmiyati
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya tantangan dalam kehidupan beragama, seperti intoleransi, radikalisme, dan sikap eksklusif yang berpotensi memengaruhi cara pandang peserta didik. Dalam konteks pendidikan, khususnya pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), diperlukan pendekatan yang mampu menanamkan nilai-nilai moderasi beragama secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan moderasi beragama dalam pendidikan, mengkaji implementasinya dalam pembelajaran PAI, serta mengidentifikasi hambatan yang dihadapi dalam penerapannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur, yang bersumber dari jurnal ilmiah, buku, serta dokumen kebijakan terkait moderasi beragama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan moderasi beragama telah diintegrasikan dalam sistem pendidikan melalui kurikulum dan program pemerintah, serta diimplementasikan dalam pembelajaran PAI melalui integrasi nilai toleransi, metode pembelajaran dialogis, dan peran guru sebagai teladan. Namun, implementasi tersebut masih menghadapi berbagai hambatan, seperti keterbatasan pemahaman guru, pola pikir siswa yang masih tekstual, kurangnya integrasi kurikulum, serta pengaruh lingkungan sosial. Oleh karena itu, diperlukan upaya strategis berupa peningkatan kompetensi guru, penguatan kurikulum, dan pengembangan pembelajaran yang kontekstual untuk mendukung keberhasilan moderasi beragama dalam Pendidikan.
Upaya Guru dalam Membangun Lingkungan Kelas yang Ramah untuk Anak Berkebutuhan Khusus Muna Waroh; Fathul Jannah; Nur Kholik Afandi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i2.4290

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingya implementasi pendidikan inklusi sebagai upaya mewujudkan kesetaraan akses pendidikan bagi seluruh peserta didik, termasuk Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Meskipun kebijakan pendidikan inklusi telah diterapkan di Indonesia, praktik di lapangan masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam menciptakan lingkungan kelas yang ramah dan suportif bagi ABK. Kondisi ini menunjukkan urgensi penelitian untuk mengkaji secara mendalam strategi guru dalam membenangun lingkungan belajar yang inklusif. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi guru dalam membangun lingkungan kelas yang ramah bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di SD Islamic Center, Samarinda. Pendidikan inklusi menekankan terciptanya kelas yang aman, suportif, dan menghargai perbedaan agar ABK dapat berpartisipasi optimal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek guru kelas dan Guru Pendamping Khusus (GPK). Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan metode Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan strategi preventif melalui edukasi teman sebaya, penerapan aturan partisipatif, pendampingan personal ABK, adaptasi media pembelajaran, serta koordinasi dengan orang tua. Strategi tersebut menciptakan interaksi harmonis, meningkatkan penerimaan sosial, dan mendukung keberhasilan belajar ABK. Kendala utama meliputi keterbatasan kompetensi guru dan kurangnya pelatihan khusus. Penelitian ini menekankan pentingnya peran guru, pendampingan intensif, dan dukungan sekolah untuk menciptakan kelas inklusif, serta merekomendasikan pengembangan profesional guru sebagai upaya optimalisasi pendidikan inklusi. Berdasarkan temuan berikut, penelitian ini merekomendasika agar peneltiaian selanjutnya memperluas cakupan lokasi, melibatkan lebih banyak informan seperti kepala sekolah dan orang tua, serta mengkaji secara lebih mendalam efektivitas strategi pembelajaran inklusif terhadap hasil belajar dan perkembangan prikososial ABK.