Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Sosialisasi Pengembangan Wisata Berkelanjutan Berbasis Kearifan Lokal di Kawasan Pantai Kaisarea Kota Sorong Murni; La Ibal; Endang Abubakar; Rahful A. Madaul; Ummi Hanifah M.; Hilmi Hilmansyah; Saoda Alting; Sartini
Abdimas: Papua Journal of Community Service Vol. 8 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Lembaga Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/pjcs.v8i1.5383

Abstract

Pengembangan wisata berkelanjutan berbasis kearifan lokal di kawasan Pantai Kaisarea Kota Sorong menjadi penting mengingat potensi besar yang dimilikinya sebagai destinasi wisata pesisir, namun terancam oleh dampak negatif pariwisata konvensional. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dan pengelola wisata mengenai prinsip-prinsip keberlanjutan dengan memanfaatkan budaya lokal dan pelestarian lingkungan. Metode pengabdian yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, dan pendekatan partisipatif. Sosialisasi dilakukan untuk memberikan pemahaman tentang pengelolaan sampah dan dampak pariwisata, sementara pelatihan difokuskan pada pemanfaatan bahan lokal untuk produk wisata yang ramah lingkungan. Pendekatan partisipatif melibatkan tokoh masyarakat dan pelaku wisata untuk menyusun deklarasi wisata berkelanjutan. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat tentang pentingnya wisata berkelanjutan, serta keberhasilan dalam pengelolaan sampah dan pengembangan produk lokal berbasis kearifan lokal. Kesimpulannya, kegiatan ini berhasil menciptakan sinergi antara pelestarian budaya, lingkungan, dan ekonomi masyarakat, serta dapat dijadikan model untuk pengembangan wisata berkelanjutan di daerah lain.
Pengembangan Model Wisata Berbasis Minat dan Keputusan Berkunjung Kembali di Wisata Pantai Pasir Putih Kampung Arar Kabupaten Sorong Murni Murni; Rahful Ahmad Madaul; Saoda Alting
Jurnal Perkotaan Vol. 18 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/perkotaan.v18i1.7779

Abstract

Pariwisata merupakan sektor unggulan yang mendorong pertumbuhan ekonomi, sosial, dan budaya. Wisata Pantai Pasir Putih Kampung Arar di Kabupaten Sorong memiliki potensi bahari besar berupa terumbu karang, mangrove, padang lamun, dan pantai berpasir eksotik. Namun, destinasi ini belum dikenal luas sehingga memerlukan strategi pengembangan berbasis minat dan keputusan berkunjung kembali. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh citra destinasi, daya tarik, aksesibilitas, fasilitas, promosi, dan electronic word of mouth (E-WOM) terhadap minat berkunjung dan keputusan wisatawan untuk kembali. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, kuesioner kepada 300 responden, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan regresi linier dan Partial Least Square (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan seluruh variabel berpengaruh signifikan terhadap minat berkunjung, dan minat berkunjung berpengaruh kuat terhadap keputusan kembali. Citra destinasi dan daya tarik menjadi faktor paling dominan dalam meningkatkan loyalitas, sedangkan aksesibilitas dan fasilitas lebih berperan dalam membentuk minat awal. Promosi digital dan E-WOM efektif memperluas informasi dan memperkuat pengalaman wisatawan, meskipun pengaruh langsungnya terhadap keputusan kembali relatif lebih kecil. Peningkatan kualitas daya tarik, fasilitas, dan promosi digital kreatif diperlukan untuk mendorong loyalitas wisatawan secara berkelanjutan.
Pelatihan Distribusi Dan Pemasaran Udang Kasia Berbasis Potensi Lokal Untuk Mendukung Pembangunan Wilayah Pesisir Saoda Alting; La Ibal; Murni; Mohammad Arief Nur Wahyudien; Azwar Rahmatullah; Rahful Ahmad Madaul; Ummi hanifah Marshush; Endang Abubakar
Abdimas: Papua Journal of Community Service Vol. 8 No. 2 (2026): Juli (On Progress)
Publisher : Lembaga Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/pjcs.v8i2.5988

Abstract

Kampung Arar di Kabupaten Sorong memiliki potensi perikanan laut yang melimpah, salah satunya udang kasia sebagai komoditas unggulan. Namun, distribusi dan pemasaran hasil tangkapan nelayan masih terkendala pada ketergantungan terhadap tengkulak, keterbatasan akses pasar, serta rendahnya pemanfaatan teknologi digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas nelayan melalui pelatihan sistem distribusi dan pemasaran berbasis kolektif dan digital. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, simulasi, pendampingan teknis, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman nelayan mengenai strategi distribusi modern, pemasaran digital, serta penguatan kelembagaan kelompok nelayan. Program ini memberikan dampak awal berupa peningkatan harga jual udang kasia, diversifikasi saluran distribusi, dan tumbuhnya kemandirian nelayan dalam mengelola pemasaran.
Analysis of Factors Influencing the Level of Tourist Visits in the Klawalu Mangrove Tourism Area, Sorong City Murni Murni; La Ibal; Saoda Alting
Efficient: Indonesian Journal of Development Economics Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/efficient.v8i2.20111

Abstract

The number of tourist visits to the Klawalu Mangrove Tourism Area is still low, even though this area has enormous potential for sustainable ecotourism development that can improve the welfare of local communities and preserve the environment. The research was conducted in Klawalu Village, Sorong City, Southwest Papua. The method used was a quantitative approach through multiple linear regression analysis, with data collected through questionnaires and interviews with 40 tourists who had visited the location. The results showed that ticket price and service quality were the main factors influencing tourists' decisions to revisit. Tourists considered the suitability of price to the facilities and experience provided as determining factors. Conversely, accessibility, infrastructure, and the attractiveness of the tourist attraction did not have a significant influence.