Lidwina Triastuti Listianingsih
Universitas Santo Borromeus

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Gambaran Kepuasan Perawat Tentang Pendokumentasian Asuhan Keperawatan Di Rumah Sakit Swasta Bandung Maria Emilia Putri Parera; Mirary Syellawati; Lidwina Triastuti Listianingsih
Jurnal Kesehatan Elisabeth Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Kesehatan Elisabeth: Desember 2024
Publisher : Stikes Elisabeth Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70378/jke.v1i2.21

Abstract

Kepuasan perawat dalam pendokumentasi asuhan keperawatan dapat memberi bukti yang berharga tentang kondisi pasien dan pengobatannya. Salah satu faktor yang memengaruhi perawat dalam melakukan pelayanan kesehatan kepada klien adalah kepuasan kerja. Seseorang yang merasa puas terhadap pekerjaannya akan memiliki perasaan positif tentang pekerjaannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif kuantitatif. Indikator MSQ yang dipakai dalam penelitian ini antara lain: Ability utilization (kecakapan), Activity (bentuk aktifitas), Advancement (kemajuan dan pengembangan), Compensation (kompensasi), Co-workers (rekan kerja), Responsibility (tanggung jawab), Social service (perasaan sosial), dan Supervision- technical (bimbingan serta bantuan). Hasil penelitian didapat 54,7% responden menyatakan sangat setuju bahwa dokumentasi mampu melindungi perawat dari hukum, 78,1% responden menyatakan setuju dokumentasi mampu meningkatkan percaya diri perawat, 52,7% responden menyatakan tidak setuju dengan imbalan yang diperoleh tidak sesuai dengan apa yang dituliskan dalam pendokumentasian keperawatan, 44,8% responden tidak setuju jika proses dokumentasi memerlukan sedikit waktu. Pada variabel total kepuasan perawat sejumlah 141 (70,1%) responden puas dan 60 responden (29,9%) tidak puas. Peneliti menyarankan untuk mempertahankan standar dokumentasi keperawatan yang sudah ada dan mengevaluasi setiap setahun sekali untuk peningkatan standar dokumentasi asuhan keperawatan.
Smart Love, Safe Choices : Edukasi Seksual untuk Meningkatkan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja Yuanita Ani Susilowati; Linda Sari Barus; Didik Agus Santoso; Maria Alfa Raniadita; Lidwina Triastuti Listianingsih; Stepanus Prihasto Septiawan; Ferdinan Sihombing
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/xqzcf379

Abstract

Permasalahan kesehatan reproduksi pada remaja masih menjadi tantangan serius, terutama akibat rendahnya pengetahuan dan keterbatasan akses informasi yang benar di lingkungan sekolah. Mitra dalam kegiatan ini adalah siswa kelas XI dan XII di salah satu SMA swasta di Bandung yang menunjukkan pemahaman yang masih rendah terkait kesehatan reproduksi serta pengambilan keputusan yang aman. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kesehatan reproduksi melalui pendidikan seks berbasis nilai “Smart Love, Safe Choices”. Kegiatan diikuti oleh 44 orang siswa laki-laki. Metode yang digunakan adalah pendekatan pendidikan berbasis komunitas melalui workshop interaktif yang meliputi ceramah, diskusi, dan tanya jawab, dengan evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada rata-rata skor pengetahuan dari 42,52 menjadi 60,77, serta perubahan distribusi kategori pengetahuan dari dominan rendah menjadi dominan sedang dan tinggi. Kegiatan ini juga menunjukkan peningkatan partisipasi dan kesadaran peserta terhadap pentingnya menjaga kesehatan reproduksi. Disimpulkan bahwa pendidikan seks berbasis nilai efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja, serta berpotensi dikembangkan sebagai program promotif-preventif di lingkungan sekolah.
Effectiveness of Combined Resistance Exercise and Tai Chi on Lower Limb Muscle Strength in Older Adults with Diabetes Mellitus Elisabeth Matrona Sintia Pareira; Lidwina Triastuti Listianingsih; Whisnu Trie Seno Ajie
International Journal of Health and Social Behavior Vol. 2 No. 4 (2025): November: International Journal of Health and Social Behavior
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/ijhsb.v2i4.566

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) is disease metabolic chronic which causes various complications including decline strength muscle extremities below , which impacts mobility and risk falls in the elderly . Research This aim analyze effectiveness of Resistance Exercise with combination of Tai Chi gymnastics against improvement strength leg muscles in the elderly with DM. Research design use quasi experimental one group pretest –posttest with amount sample of 32 elderly in the Community Seroja Cahya Kawaluyan Hospital . Intervention done for 3 months with frequency 3 times/ week , intensity moderate (50–70%), and duration 45 minutes . Strength muscle legs measured use leg dynamometer . Data not normally distributed (Shapiro-Wilk p < 0.05), so that analysis using the Wilcoxon test. The results showed 26 elderly experience improvement strength muscles , 3 experienced decrease , and 3 remains , with mark Asymp . Sig. 0.000 (< 0.05), so proven there is improvement strength significant leg muscles after intervention . Exercise program This can recommended as intervention safe and effective for elderly with DM for increase strength muscles and function mobility .