Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Analisis Efektivitas Marketing Communication Program PMB pada Kampus yang Berubah Bentuk di wilayah Kab. Bandung Barat Raniadita, Maria Alfa; Katarina, Yovita Tri; Cecilia, Cindiana
Jurnal Manajemen Bisnis dan Kesehatan Vol. 1 No. 4 (2025): Volume. 1 No. 4 2025
Publisher : Edu Berjaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70817/jmbk.v1i4.41

Abstract

Pada era globalisasi, instansi pendidikan tinggi dituntut untuk mampu beradaptasi dengan dinamika perubahan serta meningkatkan daya saing melalui strategi komunikasi pemasaran yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas komunikasi pemasaran dalam mendukung program penerimaan mahasiswa baru di sebuah universitas yang mengalami perubahan bentuk di Kabupaten Bandung Barat. Metodologi penelitian meliputi pendataan aktivitas pemasaran, klasifikasi strategi bauran komunikasi pemasaran, penyusunan dan penyebaran kuesioner, serta analisis hasil responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi pemasaran yang paling efektif dalam menarik minat calon mahasiswa adalah promosi dan potongan biaya pendidikan, testimoni alumni, serta penggunaan media sosial (Instagram, Facebook, dan YouTube). Sebaliknya, strategi yang kurang efektif meliputi campus tour, event sekolah, dan contact person marketing. Namun, dalam aspek kejelasan informasi, media sosial, website universitas, dan contact person marketing dianggap paling informatif. Penelitian ini merekomendasikan agar pihak universitas memprioritaskan strategi yang terbukti efektif, termasuk pengalokasian anggaran yang lebih besar pada promosi dan program potongan harga untuk meningkatkan jumlah penerimaan mahasiswa baru.
Analysis of the Nutritional Content of Catfish Extract as a Reliable Food Ingredient to Improve the Nutrition of Stunted Toddlers Sihombing, Ferdinan; Rumaseuw, Ellen Stephanie; Raniadita, Maria Alfa
Jurnal Biologi Tropis Vol. 24 No. 3 (2024): July - September
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v24i3.7335

Abstract

Stunting is one of the focuses of the Sustainable Development Goals (SDGs), which includes the secondary goal of ending hunger and all forms of malnutrition. Stunting is a serious chronic nutritional problem throughout the world, especially in developing countries. Stunting occurs when a child does not get enough nutrition during his growth period and can result in impaired physical growth and cognitive development. An effective solution to overcome stunting is to increase your intake of protein and important nutrients through additional food. Catfish has been proven to be a potential nutritional raw material for overcoming stunting because it is rich in protein and nutrients. The aim of this research is to analyze in detail the nutritional content of catfish extract which is considered a superior food ingredient for overcoming stunting. This research used a purposive sampling method by measuring proximate tests, total polyphenols and antioxidant activity (DPPH). It is hoped that the results of this research will provide further insight into the nutritional value of catfish extract and its potential in improving the nutritional status of stunted children. The results showed that catfish extract had a water content of 4.97%, ash content of 8.91%, fat content of 29.87%, protein content of 48.85%, carbohydrate content of 7.40%, total polyphenol content of 0.12% and antioxidant activity with an IC50 value of 4.9724%. This research concludes that catfish extract has the potential to improve nutrition for stunted toddlers.
The Effect of Black Garlic in Lowering Blood Pressure in Hypertension Patients at Jayamekar Health Center, West Bandung Regency Rumaseuw, Ellen Stephanie; Saptiningsih, Monica; Raniadita, Maria Alfa
Jurnal Biologi Tropis Vol. 24 No. 4 (2024): Oktober - Desember
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v24i4.8110

Abstract

The Prolanis program may be a wellbeing benefit framework with a proactive community-based approach that specifically includes hypertension and diabetes patients through community strengthening to decrease NCDs in an coordinates way. Based on the comes about of the 2018 Basic Health Survey, the illnesses most commonly endured by the elderly are hypertention (63.5%), dental issues (53.6%), joint problems (18%), and mouth problems (17%), diabetes (5.7%), heart attack (4.5%) and stroke (4.4%), kidney (0.8%), and cancer (0.4%). The definition of hypertension according to the American Health Association (AHA) is a condition of increased blood pressure, characterized by blood pressure values greater than 130/90 mmHg when measured manually or digitally. Garlic (Allium sativum L.), a plant that is used extensively in the culinary and medical industries, is one of the natural remedies for high blood pressure. Fermentation is one way to turn garlic into black garlic. This study employed a paired sample t-test dependent test for data analysis and a pre-experimental design with a single group pretest and posttest design without a comparison group. After giving two bulbs of single black garlic per day for a week, the study's average posttest systolic blood pressure was 138.31, with a P-value of 0.008. Single black garlic has an effect on reducing blood pressure in hypertensive participants at Jayamekar Health Center, West Bandung Regency.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA CIPANGERAN MELALUI PENGOLAHAN BUNGA TELANG SEBAGAI MINUMAN HERBAL ANTIOKSIDAN Ellen Stephanie Rumaseuw; Carissa Wityadarda; Maria Alfa Raniadita
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 5 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i5.34494

Abstract

Abstrak: Masyarakat Desa Cipangeran, memiliki potensi tanaman bunga telang (Clitoria ternatea, L.) yang selama ini hanya dipandang sebagai tanaman hias, padahal kaya antioksidan alami. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengenalkan manfaat ilmiah bunga telang sekaligus melatih masyarakat dalam pengolahannya sebagai minuman herbal bernilai kesehatan dan ekonomi. Program dilaksanakan melalui penyuluhan, diseminasi ilmiah, dan workshop pengolahan teh rempah telang yang diikuti 20 peserta dari kader posyandu, perangkat desa, dan ibu rumah tangga. Evaluasi dilakukan dengan Pretest–Posttest, observasi praktik, dan wawancara. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan sebesar 43% serta seluruh peserta mampu mengolah produk secara mandiri. Bahkan, muncul inisiatif untuk membentuk usaha kecil berbasis telang dengan dukungan perangkat desa. Kegiatan ini tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga menumbuhkan keterampilan praktis dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat berbasis potensi lokal.Abstract: Thec community inc Cipangeranc Village, has long viewed butterfly pea (Clitoria ternatea L.) mainly as an ornamental plant, despite its potential as a rich source of natural antioxidants. This program aimed to introduce its health benefits while equipping the community with practical skills to process it into herbal tea with both health and economic value. The activities involved educational sessions, scientific dissemination, and a hands-on workshop with 20 participants, including health cadres, village officials, and housewives. Evaluation was carried out through pretest–posttest, direct observation, and interviews. Results showed a 43% increase in knowledge, and all participants were able to independently process butterfly pea products. Moreover, the community initiated small-scale businesses supported by local authorities. Beyond improving knowledge and skills, this program encouraged economic empowerment and showcased butterfly pea as a promising local resource. 
Edukasi dan Pelatihan Produksi Abon Lele Kaya Gizi: Strategi Komunitas untuk Pencegahan Stunting di Desa Cipeundeuy Ferdinan Sihombing; Maria Alfa Raniadita; Carrisa Wityadarda; Ellen Stephanie Rumaseuw
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025): November
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/qhc4m532

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah gizi kronis yang berdampak serius terhadap kualitas sumber daya manusia di Indonesia. Pencegahan stunting dapat dilakukan melalui peningkatan konsumsi protein hewani yang berkualitas tinggi, salah satunya berasal dari ikan lele. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada Selasa, 2 September 2025, di Posyandu “Bina Harapan X” RW 10 Desa Cipeundeuy, Kabupaten Bandung Barat, dengan peserta sekitar 60 orang yang terdiri dari kader posyandu dan ibu balita. Metode kegiatan meliputi penyuluhan berbasis multimedia, penjelasan pembuatan ekstrak ikan lele dan demonstrasi pembuatan abon lele dengan dukungan infografis, serta diskusi interaktif. Respon peserta selama kegiatan memperlihatkan minat yang besar terhadap materi dan keterampilan yang diperagakan, khususnya pada proses pembuatan ekstrak ikan lele dan menggunakannya sebagai bahan abon ikan. Produk abon dari ekstrak ikan lele dinilai praktis, bernilai gizi tinggi, dan berpotensi dikembangkan menjadi usaha keluarga. Kegiatan ini menjadi strategi efektif berbasis komunitas dalam mendukung upaya pencegahan stunting di tingkat desa.
Pengembangan Model Hospice Berbasis Perguruan Tinggi Untuk Pasien Paliatif Yuanita Ani Susilowati; Ferdinan Sihombing; Maria Alfa Raniadita; Sih Ami Lestari; Alexander Risdianto
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.53627

Abstract

Kota Bandung dan sekitarnya menghadapi tantangan serius dalam penyediaan layanan perawatan paliatif bagi pasien dengan penyakit kronis stadium akhir . Secara nasional, laporan Globocan 2020 mencatat 396.914 kasus baru kanker di Indonesia, dengan kanker payudara sebagai jenis terbanyak, mencapai 68.858 kasus (16,6%). Lebih mengkhawatirkan, sekitar 70% pasien kanker di Indonesia terdiagnosis pada stadium lanjut, yang memerlukan perawatan paliatif intensif. Di Jawa Barat, khususnya di Kota Bandung, prevalensi kanker menunjukkan peningkatan signifikan dengan sekitar 15.000 kasus terdiagnosis setiap tahunnya, dan 30% di antaranya berada dalam tahap terminal. Tujuan Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan hospice bagi pasien dengan penyakit terminal. Metode Metode penelitian menggunakan model Reasearch and Development (R & D) dengan sepuluh tahapan, tahap pertama yaitu Research and information collecting. Hasil Responden sebanyak 201 diambil secara purposive sampling, hasil didapatkan terdapat kebutuhan masyarakat akan keberadaan hospice dengan mean 86,14. Kesimpulan Dilakukan analisis pasar didapatkan target utama yaitu keluarga pasien dengan penyakit terminal dan perawatan palliative, khususnya yang sudah tidak fokus pada kesembuhan medis tetapi pada peningkatan kualitas hidup (quality of life) dan keluarga kelas menengah ke atas yang membutuhkan dan menginginkan layanan holistik (perawatan medis, psikologis, spiritual, dan sosial) bagi pasien.
Catfish Extract-Based Shredded Meat as a Functional Food: Nutritional Composition, Safety, and Acceptance Among Mothers of Toddlers Sihombing, Ferdinan; Rumaseuw, Ellen Stephanie; Raniadita, Maria Alfa; Wityadarda, Carissa
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 12 No 1 (2026)
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v12i1.13978

Abstract

Stunting is a chronic nutritional problem that has serious implications for the quality of human resources in Indonesia. One potential solution is the development of affordable local food innovations based on animal protein sources, such as catfish (Clarias batrachus), which has high nutritional value and can be processed into functional food products, including extracts and shredded fish (abon). This study aimed to analyze the nutritional composition, antioxidant activity, microbiological and heavy metal safety, as well as the organoleptic acceptance of shredded catfish products based on catfish extract among mothers of under-five children. The study was conducted at the Central Laboratory of Universitas Padjadjaran and the “Bina Harapan X” Integrated Health Post (Posyandu) in Cipeundeuy Village, West Bandung. Proximate analysis was performed on both catfish extract and shredded catfish products. Antioxidant activity was assessed using the DPPH method, while safety evaluations included Escherichia coli (CFU/mL) analysis and determination of lead (Pb) and cadmium (Cd) levels using Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS). Organoleptic testing was carried out with 31 mother panelists who had under-five children, using a 5-point hedonic scale. The catfish extract contained 4.97% moisture, 8.91% ash, 29.87% fat, 48.85% protein, and 7.40% carbohydrates, with a total polyphenol content of 0.12% and an IC₅₀ value of 4.9724%. The shredded catfish product contained 3.32% moisture, 6.55% ash, 30.45% fat, 38.33% protein, and 21.36% carbohydrates. Safety analysis showed E. coli levels of 0 CFU/mL (safe for consumption), Pb levels of 0.3999 mg/kg, and Cd levels of 0.0312 mg/kg. Organoleptic scores for color (3.87), texture (3.97), and aroma (4.00) indicated an overall acceptance level of “liked”. Shredded catfish products based on catfish extract have high nutritional value, are safe for consumption, and are well accepted by mothers of under-five children. This product has strong potential as a local fish-based functional food to support stunting prevention efforts in the community