Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

LITERATURE STUDY ON THE EFFECTIVENESS OF THE BLENDED LEARNING MODEL IN DEVELOPING COUNTRIES Rizki Fauzi; Suci Pole Mappaita; Zulvia Trinova
International Journal of Teaching and Learning Vol. 3 No. 3 (2025): MARCH
Publisher : Adisam Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the effectiveness of the blended learning model in developing countries through a literature review. Blended learning, which combines face-to-face and online learning, is believed to have the potential to improve the quality of education. Studies show that this model can increase learning motivation, provide a variety of learning resources, and enable more active interaction between students and teachers. However, the implementation of blended learning in developing countries faces significant obstacles, including problems with technological infrastructure, limited internet access, and technological readiness among both students and teachers. This study emphasises the need for multidisciplinary collaboration in terms of improving technological infrastructure, training in technological skills, and providing adequate educational resources so that the implementation of blended learning can be more effective. The results of this study are expected to provide insights for policy makers and educators in implementing and optimising the blended learning model in developing countries.
INTEGRASI ARTIFICIAL INTELLIGENCE DALAM PENGEMBANGAN STORYBOOK DIGITAL: PELATIHAN BAGI GURU BAHASA INGGRIS DAN BAHASA INDONESIA DI UPT SPF SMPN 5 MAKASSAR Muhammad Rifqi Syamsuddin; Suci Pole Mappaita; Nur Mutmainna Halim; Rizki Fauzi; Ismi; Winda Karunia Nurmutia Ningsih; Nuralisyah; Andi Aeyni Yuniar Pekasi; Savina Anindya Melanie; Erlangga Candra Arosokhi Gulo
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): AXIOLOGY: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Jurusan Bahasa Inggris

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan dengan tema “Integrasi Artificial Intelligence dalam Pengembangan Storybook Digital: Pelatihan bagi Guru Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia di UPT SPF SMP Negeri 5 Makassar” diadakan sebagai upaya untuk mengatasi keterbatasan penggunaan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam pembuatan media pembelajaran bahasa. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kreatif, pemahaman tentang teknologi digital, serta keahlian para guru dalam menciptakan buku cerita digital yang berbasis AI, sebagai alat pembelajaran yang kreatif dan bisa beradaptasi dengan perkembangan teknologi pendidikan. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif yang dilaksanakan melalui workshop partisipatif yang diintegrasikan dengan praktik langsung. Peserta kegiatan tersebut berjumlah 11 orang, terdiri dari 5 orang guru Bahasa Inggris dan 6 orang guru Bahasa Indonesia. Pelatihan ini menggunakan beberapa platform AI, seperti ChatGPT untuk membuat alur cerita, Gemini AI untuk membuat ilustrasi visual, dan Canva untuk desain buku cerita digital. Data kegiatan tersebut diperoleh melalui pengamatan dan pencatatan yang dilakukan sepanjang proses pelatihan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta berhasil memahami konsep dasar penggunaan AI dalam pembelajaran bahasa dan mampu menerapkannya dalam membuat storybook digital yang kreatif, sesuai dengan konteks, dan menarik. Dari 11 peserta, sebanyak 9 di antaranya berhasil menyelesaikan storybook digital secara mandiri, sementara peserta lainnya masih memerlukan bantuan dalam membuat prompt visual dan mengatur desain pada tahap penyusunan. Pelatihan ini tidak hanya meningkatkan kemampuan teknologi guru, tetapi juga membangun rasa percaya diri mereka dalam menggunakan AI sebagai alat pembelajaran yang inovatif. Dengan demikian, pelatihan ini memberi dampak positif dalam mendorong pembelajaran bahasa yang lebih kreatif, interaktif, serta sesuai dengan perkembangan teknologi pendidikan di masa digital saat ini.
Storytelling sebagai strategi untuk membangun kepercayaan diri peserta didik dalam program english camp di SMP Negeri 48 Makassar Abd Halim; Nur Mutmainnna Halim; Muhammad Rifqi Syamsuddin; Suci Pole Mappaita; Rizki Fauzi; Lika Syafana Pasya; Najwa Aulia Rahman; Kevin Marcello Ladjiji; Firqa Aqila Noir Darias; Fitra Amelia Nursyam
Jurnal Anugerah Vol 8 No 1 (2026): Jurnal Anugerah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bidang Keguruan dan Ilmu Pen
Publisher : Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/8kyqwc18

Abstract

Kepercayaan diri dalam berbicara Bahasa Inggris merupakan salah satu tantangan yang dihadapi peserta didik SMP, khususnya ketika harus tampil dan berkomunikasi di depan audiensi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan strategi storytelling dalam program English Camp Vol. 2 sebagai upaya membangun kepercayaan diri peserta didik dalam menggunakan Bahasa Inggris. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 11–12 April 2026 di UPT SPF SMP Negeri 48 Makassar dan diikuti oleh 37 peserta didik dari kelas 7, 8, dan 9 yang dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil. Program dirancang melalui tiga kegiatan utama, yaitu penyampaian materi storytelling secara terstruktur yang mencakup struktur narasi, teknik vokal dan intonasi, serta penggunaan ekspresi dan bahasa tubuh; sesi latihan kelompok; dan kompetisi storytelling. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan Communicative Language Teaching (CLT) dan Experiential Learning. Data diperoleh melalui observasi selama kegiatan berlangsung dan wawancara informal dengan peserta setelah kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu menerapkan teknik storytelling yang telah dipelajari dalam penampilan kompetisi, menunjukkan keterlibatan aktif dalam sesi latihan, serta berpartisipasi secara antusias dalam berbagai aktivitas berbahasa Inggris. Sistem kelompok yang diterapkan juga mendorong terjadinya peer-learning dan menciptakan lingkungan belajar yang suportif. Temuan ini menunjukkan bahwa storytelling dalam program English Camp dapat menjadi strategi yang potensial untuk mendukung pengembangan kepercayaan diri peserta didik dalam menggunakan Bahasa Inggris secara aktif.