Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Analisis Pesan Moral Pada Film “Mungkin Esok Lusa Atau Nanti” Yogi Pratama; Fifi Hasmawati; Anang Walian
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pesan moral yang terkandung dalam film Mungkin Esok Lusa atau Nanti. Film ini mengangkat tema cinta, konflik keluarga, dan pergulatan batin tokoh yang merepresentasikan realitas kehidupan sosial masyarakat. Pesan moral dalam film menjadi penting untuk dikaji karena film tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai sarana penyampaian nilai-nilai kehidupan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi (content analysis) serta pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce yang meliputi unsur representamen, objek, dan interpretan. Data diperoleh melalui dokumentasi terhadap adegan, dialog, dan alur cerita dalam film yang mengandung pesan moral, kemudian dianalisis secara deskriptif berdasarkan teori tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film Mungkin Esok Lusa atau Nanti mengandung berbagai pesan moral, antara lain nilai kesabaran, kejujuran, tanggung jawab, kesetiaan, empati, serta keteguhan dalam menghadapi ujian hidup. Pesan-pesan moral tersebut disampaikan melalui konflik dan interaksi antartokoh yang mencerminkan hubungan manusia dengan diri sendiri, sesama manusia, dan Tuhan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai peran film sebagai media penyampai pesan moral dalam kehidupan sosial.
THE REPRESENTATION OF DA‘WAH VALUES IN THE DIALOGUE AND VISUALS OF THE FILM “CINTA DALAM IKHLAS” Afriliani; Abdur Razzaq; Anang Walian; Muhamad Afdoli Ramadoni
Indonesian Journal of Islamic Communication Vol. 8 No. 2 (2025): Indonesian Journal Of Islamic Communication
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Pascasarjana UIN KHAS Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study, entitled “The Representation of Da‘wah Values in the Dialogue and Visuals of the Film Cinta dalam Ikhlas,” aims to analyze the da‘wah values conveyed through character dialogues and their visual representations using Roland Barthes’ semiotic analysis. The research employs a qualitative descriptive method with a semiotic approach that examines signs through three levels of meaning: denotation, connotation, and myth. Primary data were collected through screenshots of selected film scenes, while secondary data were obtained from library research, including relevant books, academic journals, and scholarly articles. Data collection techniques involved repeated observation of the film and visual documentation. The findings indicate that the film Cinta dalam Ikhlas represents several core da‘wah values: (1) seeking guidance from Allah, (2) hijrah toward becoming a better individual, (3) love for the sake of Allah, (4) mutual assistance in goodness as an expression of ukhuwah islamiyah, (5) devotion to parents, (6) human effort (ikhtiar), and (7) sincere acceptance of Allah’s decree. This study contributes to the development of aesthetically grounded and meaningful visual media-based da‘wah strategies.
KONTRIBUSI PEMIKIRAN ISLAM DALAM PERADABAN MODERN Anang Walian; Ris'an Rusli; Anisatul Mardiah
Al-Idaroh: Media Pemikiran Manajemen Dakwah Vol 2 No 1 (2022): Maret, Al-Idaroh: Media Pemikiran Manajemen Dakwah
Publisher : Program Studi Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam Institut Agama Islam (IAI) Al-Azhaar Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53888/alidaroh.v2i1.497

Abstract

Modern civilization is indicated by the sophistication and advancement of technology in many sectors: such as information, communication, transportation, and science. Islam as one of the largest religion followed by human who contributed to thinking in this modern civilization. However, it is not well known how the contribution of Islamic thinking in modern civilization is and become a problem and urgency of this research. This research aims to explore the contribution of Islamic thinking in modern civilization. This research using library research. To collecting the data by conducting content analysis on relevant data related to the research object. The results of the research show that Islam has contributed to modern civilization in many aspects, including aspects of the development of science and technology by providing scientific foundation and scientific cue as modern science sources such as breastfeeding, lack of oxygen at height, differences in fingerprints humans, the existence of a human superego, and Big Bang theory. Peradaban modern diindikasikan dengan kecanggihan dan kemajuan teknologi di pelbagai sektor: seperti informasi, komunikasi, transportasi, serta ilmu pengetahuan. Islam sebagai salah satu agama terbesar yang dianut umat manusia turut memberikan kontribusi pemikiran dalam peradaban modern ini. Akan tetapi belum diketahui dengan baik, bagaimana kontribusi pemikiran Islam dalam peradaban modern ini. Dan ini menjadi permasalahan dan urgensi riset ini. Riset ini bertujuan untuk mengeksplorasi kontribusi pemikiran Islam dalam peradaban modern. Jenis riset ini ialah library research (penelitian pustaka). Pengumpulan data dengan cara melakukan konten analisis (content analysis) terhadap data relevan terkait objek riset. Hasil riset menunjukkan bahwa Islam turut berkontribusi dalam peradaban modern dalam berbagai aspek, termasuk pada aspek pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan memberikan dasar dan isyarat ilmiah sumber sains modern seperti tentang pemberian air susu ibu (ASI) yang ideal, kurangnya oksigen di ketinggian, perbedaan sidik jari manusia, adanya superego yang dimiliki manusia, dan teori Big Bang.
REPRESENTASI PESAN DAKWAH DALAM FILM MUHAMMAD: THE MESSENGER OF Alfina Damayanti; Abdurrazzaq Abdurrazzaq; Anang Walian
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.11963

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi pesan dakwah dalam film Muhammad: The Messenger of God. Film sebagai media komunikasi massa tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi juga dapat digunakan untuk menyampaikan nilai-nilai dakwah Islam kepada masyarakat melalui adegan, dialog, dan simbol visual. Oleh karena itu, penelitian ini mengkaji bentuk representasi pesan dakwah yang terdapat dalam film Muhammad: The Messenger of God serta pemaknaan pesan dakwah tersebut melalui analisis semiotika Roland Barthes. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan studi pustaka. Analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi simbol, dialog, dan adegan yang mengandung pesan dakwah, kemudian dianalisis menggunakan konsep denotasi, konotasi, dan mitos dalam semiotika Roland Barthes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film Muhammad: The Messenger of God merepresentasikan pesan dakwah dalam tiga kategori utama, yaitu aqidah, syariah, dan akhlak. Pesan aqidah ditunjukkan melalui keyakinan kepada Allah SWT, ketawakalan, dan keimanan terhadap takdir-Nya. Pesan syariah direpresentasikan melalui penerapan nilai-nilai Islam, adab, dan ketaatan terhadap ajaran agama. Sementara itu, pesan akhlak diwujudkan melalui sikap kasih sayang, kepedulian sosial, tolong-menolong, kesabaran, dan penghormatan terhadap sesama. Berdasarkan analisis denotasi, konotasi, dan mitos, dapat disimpulkan bahwa film ini tidak hanya menyampaikan pesan dakwah secara visual dan verbal, tetapi juga mengandung makna mendalam mengenai nilai-nilai Islam yang dapat dimanfaatkan sebagai media edukasi, komunikasi, dan dakwah yang efektif bagi masyarakat.
REPRESENTASI NILAI TOLERANSI UMAT BERAGAMA DALAM FILM KINGDOM OF HEAVEN Rifky Ananda; Abdurrazzaq Abdurrazzaq; Anang Walian
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.11964

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi toleransi umat beragama dalam film Kingdom of Heaven. Film sebagai media komunikasi massa tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi juga dapat digunakan untuk menyampaikan nilai-nilai sosial dan keagamaan kepada masyarakat melalui adegan, dialog, dan simbol visual. Oleh karena itu, penelitian ini mengkaji bentuk representasi toleransi umat beragama yang terdapat dalam film Kingdom of Heaven serta pemaknaan toleransi tersebut melalui analisis semiotika Roland Barthes. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan studi pustaka. Analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi tanda, simbol, dialog, dan adegan yang mengandung nilai toleransi, kemudian dianalisis menggunakan konsep denotasi, konotasi, dan mitos dalam semiotika Roland Barthes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film Kingdom of Heaven merepresentasikan toleransi umat beragama melalui sikap menjaga perdamaian, menghormati perbedaan keyakinan, menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, serta melindungi masyarakat tanpa memandang latar belakang agama. Berdasarkan analisis denotasi, konotasi, dan mitos, dapat disimpulkan bahwa film ini tidak hanya menampilkan hubungan harmonis antarumat beragama secara visual dan verbal, tetapi juga mengandung makna mendalam mengenai pentingnya toleransi, perdamaian, dan nilai kemanusiaan sebagai nilai universal yang dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.
Implementasi Retorika dalam Mengembangkan Dakwah Bil-Lisan Mahasiswa Elsa Damayanti; Achmad Syarifudin; Anang Walian
Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Sosial Politik Vol. 3 No. 4 (2026): April - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi retorika dalam mengembangkan dakwah bil-lisan pada mahasiswa. Retorika sebagai seni berbicara memiliki peran penting dalam menyampaikan pesan dakwah secara efektif, persuasif, dan komunikatif. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah mahasiswa yang aktif dalam kegiatan dakwah, baik di lingkungan kampus maupun masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi retorika dalam dakwah bil-lisan meliputi penggunaan bahasa yang jelas dan mudah dipahami, penguasaan materi, teknik penyampaian yang menarik, serta kemampuan menyesuaikan pesan dengan kondisi audiens. Selain itu, faktor pendukung seperti kepercayaan diri, pengalaman berbicara, dan pemahaman nilai-nilai keislaman turut memengaruhi keberhasilan dakwah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kemampuan retorika yang baik dapat meningkatkan efektivitas dakwah mahasiswa sehingga pesan yang disampaikan lebih mudah diterima dan berdampak positif bagi audiens
Representasi Pemain Naturalisasi Dalam Liputan Gagalnya Timnas Indonesia Di Piala Dunia 2026 Pada iNews TV M. Ichsan Paramadina; Muzaiyanah; Anang Walian
Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Sosial Politik Vol. 3 No. 4 (2026): April - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana iNews TV merepresentasikan pemain naturalisasi dalam liputan kegagalan Timnas Indonesia menuju Piala Dunia 2026. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada meningkatnya penggunaan pemain naturalisasi dalam tubuh Tim Nasional Indonesia serta munculnya berbagai wacana di media terkait efektivitas dan implikasi kebijakan tersebut. Media memiliki peran penting dalam membentuk persepsi publik melalui konstruksi realitas yang disajikan dalam pemberitaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis framing dan teori representasi dari Stuart Hall sebagai landasan analisis. Data penelitian diperoleh dari tayangan program iNews TV yang membahas kegagalan Timnas Indonesia dalam kualifikasi Piala Dunia 2026. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan analisis isi terhadap narasi, visual, serta pemilihan narasumber dalam tayangan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iNews TV merepresentasikan pemain naturalisasi secara ambivalen. Di satu sisi, pemain naturalisasi diposisikan sebagai solusi instan untuk meningkatkan kualitas tim nasional, sementara di sisi lain mereka juga dikaitkan dengan lemahnya sistem pembinaan pemain lokal di Indonesia. Representasi tersebut dibangun melalui penggunaan diksi tertentu, oposisi biner antara pemain lokal dan naturalisasi, serta penekanan pada faktor struktural seperti tata kelola federasi dan kualitas kompetisi domestik. Selain itu, pemain naturalisasi juga direpresentasikan sebagai simbol identitas nasional yang sarat dengan beban ekspektasi publik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa representasi pemain naturalisasi dalam pemberitaan iNews TV tidak bersifat netral, melainkan merupakan hasil konstruksi media yang dipengaruhi oleh konteks sosial, politik, dan struktural sepak bola nasional. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam kajian komunikasi media, khususnya terkait representasi, framing, dan peran media dalam membentuk opini publik
Penerapan Bimbingan Individu Dalam Membaca Al-Qur’an Dengan Metode Ummi Di TPQ/TKQ Al-Huda Kec. Sukarame Palembang Jeki Ariwibowo; Anang Walian; Kusnadi
Jurnal Pendidikan Sosial Dan Konseling Vol. 1 No. 3 (2023): Oktober - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jpdsk.v1i3.177

Abstract

This research is entitled "Implementation of Individual Guidance in Reading the Al-Qur'an using the Ummi Method at TPQ/TKQ Al-Huda District. Sukarame Palembang.” This type of research uses a qualitative approach by conducting a survey of the object being studied. This type of qualitative data aims to explain how individual guidance is applied in reading the Al-Qur'an using the Ummi method at TPQ Al-Huda, and how effective the application of individual guidance is in reading the Al-Qur'an using the Ummi method at TPQ Al-Huda. This research was motivated by the author's observations and interviews with students who had difficulty learning to read the Koran. And this is made worse by the ustadz who teach not using good methods in teaching reading the Koran to students. So there are some students who cannot complete learning to read the Koran and are left behind by other students. As a result, these students feel inferior to their friends and show poor learning behavior. Of course, this is not in accordance with TPQ Al-Huda's vision, namely preparing the Qur'anic generation, in order to face a glorious future. Therefore, the author is interested in conducting research at one of the TPQ/TKQ located in Sukarami District, Palembang City, specifically at TPQ/TKQ Al-Huda which is located at Jalan Cempaka II No. 3122 Rt. 021 Rw. 004 Sukodadi Village, Sukarami District, Palembang. The results of this research are that the application of individual guidance in reading the Al-Qur'an using the Ummi method at TPQ/TKQ Al-Huda on average has quite satisfactory and good results. The percentage of students' learning behavior is 64% good, 36% sufficient, and 0% poor. Then for the written test on the science of recitation, the average minimum score for students reaches 80 and the same goes for the oral test score on reading the Al-Qur'an with an average score of at least 80 with a percentage of 100% complete. Meanwhile, the effectiveness of implementing individual guidance in reading the Al-Qur'an using the Ummi method has had a positive impact and influence and succeeded in achieving the desired goal, namely in the form of completeness in students' learning which has reached 100%.
IMPLEMENTASI MANAJEMEN DAKWAH DALAM PEMBINAAN AKHLAK MAHASANTRI PUTRI PONDOK PESANTREN AL-LATHIFIYYAH PALEMBANG Margareta Comala Sari; Hidayat HT; Anang Walian
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.14764

Abstract

This study aims to analyze the implementation of da'wah management in the moral development of female mahasantri at Al-Lathifiyyah Islamic Boarding School, Palembang, and to identify the supporting and inhibiting factors in the implementation of moral development, particularly regarding the supervision of the consistency of Qur’anic moral practices when the mahasantri are outside the boarding school environment. This research employed a qualitative approach using a field research design. Data were collected through interviews, observations, and documentation involving caregivers, female religious instructors (ustadzah), administrators, and female mahasantri of Al-Lathifiyyah Islamic Boarding School, Palembang. The findings reveal that the implementation of da'wah management in the moral development of female mahasantri has been carried out through management functions consisting of planning, organizing, implementing, and supervising. The planning stage was conducted through the formulation of moral development programs based on Qur’anic values and religious activities. Organizing was implemented through a clear distribution of responsibilities among caregivers, ustadzah, and boarding school administrators. The implementation of moral development was realized through the habituation of worship practices, religious studies, discipline enforcement, and exemplary role modeling in daily life. Supervision was carried out through monitoring daily activities, conducting periodic evaluations, and providing continuous guidance to the mahasantri. The supporting factors in moral development include the exemplary conduct of mentors, a conducive boarding school environment, regular religious activities, and a well-structured management system. Meanwhile, the inhibiting factors include differences in the students’ backgrounds, external environmental influences, uncontrolled use of technology and social media, and limited supervision when the mahasantri are outside the boarding school environment. Nevertheless, these challenges are addressed through persuasive, communicative, and sustainable coaching approaches.