Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Sistem PLTS Off-Grid Untuk Mendukung Sistem Filtrasi Air Ramdan, M. Rafi; Ajiwiguna, Tri Ayodha; Fitriyanti, Nurwulan
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Air merupakan kebutuhan penting bagi manusia. Tetapi saat ini, banyak wilayah di Indonesia sulit mendapatkan air bersih. Hal ini disebabkan oleh perubahan iklim secara ekstrim akibat karbon emisi yang disebabkan oleh pembangkit listrik tenaga fosil. Dengan mengintegrasikan PLTS Off-Grid dengan sistem filter catridge dapat menyelesaikan permasalahan terkait ketersediaan air bersih. Kata kunci—filter catridge, PLTS Off-Grid, Pompa DC
WORKSHOP TEKNOLOGI IOT UNTUK MONITORING DAN KONTROL BAGI SISWA SMA NEGERI 13 BANDUNG fitriyanti, nurwulan
Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2024): Charity - Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PPM Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan teknologi saat ini sudah sampai pada mengurangi keterlibatan manusia dalam suatu aktivitas. Saat ini sudah masuk ke era revolusi industri 4.0 yang berarti peran manusia dikurangi diganti dengan teknologi otomatisasi. Beberapa teknologi yang termasuk pada revolusi industri 4.0 adalah Internet of Things (IoT), Big Data, Cyber Security, Artificial Intellegence, dan lain-lain. teknologi IoT peran konektivitas internet antara suatu benda atau alat dengan alat lain terjadi secara otomatis melalui pertukaran data yang sangat cepat. Seluruh sistem yang terdiri dari kumpulan alat terhubung satu sama lain memanfaatkan komputasi awan (cloud computing). Teknologi IoT ini dapat digunakan dalam monitoring dan kontrol dari suatu sistem pembangkit listrik, monitoring cuaca, dan sistem peringatan dini kebencanaan. Berkaitan dengan revolusi industri 4.0 ini perlu dikenali dengan baik oleh masyarakat, khususnya pelajar. Oleh karena itu telah dilakukan pengabdian masyarakat dengan melakukan pengenalan dan workshop bagi siswa SMA agar sejak dini memahami teknologi yang merupakan bagian dari revolusi industri 4.0. Mitra dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah SMA 13 Bandung yang berada di Jalan Cibeureum kota Bandung. Hasil dari survey yang dilakukan menunjukan bahwa 100% peserta menyatakan kesesuaian antara materi dengan kebutuhan, sehingga dapat dikatakan bahwa kegiatan Pengabdian masyarakat ini sudah sesuai dengan tujuan.
Teknologi Aquaponik Untuk Mendukung Kemandirian Pangan Bagi Santri Di Pesantren Ar-Ridho Cipongkor Bandung Barat fitriyanti, nurwulan
Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2024): Charity - Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PPM Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesantren sebagai lembaga pendidikan agama Islam secara umum masih mengandalkan donasi untuk memenuhi kebutuhan para santri, terutama pesantren di daerah pedesaan yang sebagian besar tidak membebankan biaya hidup di pesantren kepada santri. Demikian juga di Pesantren Ar-Ridho yang ada di Desa Cijenuk Kecamatan Cipongkor Bandung Barat. Kondisi saat ini di pesantren Ar-Ridho mempunyai lahan untuk beternak unggas dan kolam ikan lele kecil, namun masih konvensional dengan pakan hanya berasal dari makanan sisa para santri. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dimaksudkan untuk memberikan pengetahuan tentang pemanfaatan pertanian aquaponik kepada para santri dan pengurus pesantren. Pertanian aquaponik merupakan gabungan dari budidaya sayuran hidroponik dengan budidaya ikan tawar seperti ikan mujair ataupun ikan lele. Selain pengenalan pertanian aquaponik juga dilakukan sera terima sistem aquaponik dengan kontrol nutrisi baik pada tanaman sayuran maupun ikan sehingga produksi dari sistem aquaponik dapat optimal. Diharapkan setelah kegiatan ini para santri dan pengurus pesantren dapat mengembangkan sistem aquaponik ini secara mandiri sehingga keperluan pangan dapat terpenuhi dan dapat menjadi sumber penghasilan tambahan bagi pesantren.
DETEKSI KANTUK PADA PENGEMUDI BUS TRANS METRO BANDUNG DENGAN PENDEKATAN RUMUS EYE ASPECT RATIO Kadi, Aufaryafi Baskara; Munadi, Rendy; Fitriyanti, Nurwulan
Telkatika: Jurnal Telekomunikasi Elektro Komputasi & Informatika Vol. 2 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Perpustakaan Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecelakaan lalu lintas merupakan kejadian yang paling umum terjadi di dunia, terutama Indonesia. Kecelakaan lalu lintas banyak disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya yaitu rasa kantuk pengemudi. Rasa kantuk pengemudi sering timbul ketika pengemudi mulai kelelahan, maupun ketika perjalanan terasa membosankan seperti perjalanan jauh maupun ketika terlalu lama berada dalam kemacetan. Pada saat ini, belum banyak diaplikasikan sistem pendeteksi rasa kantuk pengemudi kendaraan. Pada perjalanan jauh, pengemudi bus harus selalu ditemani seorang ‘kernet’ atau pembantu pengemudi saat perjalanan, yang kurang efektif karena jika ‘kernet’ tersebut tertidur maka tidak ada yang memantau rasa kantuk pengemudi. Eye Aspect Ratio (EAR) bekerja dengan menghitung jarak Euclidean antar 6 titik facial landmarks pada masing-masing mata. Akurasi sistem akan diuji dengan mengakuisisi wajah pengemudi bus TMB. Keakuratan sistem akan didapatkan jika pengemudi terdeteksi mengantuk. Dari hasil pengujian, didapatkan nilai threshold EAR terbaik yaitu x dengan akurasi sistem x%. Setelah dilakukan pengujian akurasi, dilanjutkan dengan mencoba deteksi secara real-time. Hasilnya, posisi wajah dan intensitas cahaya berpengaruh terhadap pendeteksian.Kata kunci: deteksi kantuk, eye aspect ratio, facial landmarks, real-time, Trans Metro Bandung (TMB). 
Perancangan dan Implementasi Game Edukasi Kesehatan Gigi “Tooth and Fairy” berbasis Android Menggunakan Unity Engine Sussi, Sussi; Astuti, Sri; Fitriyanti, Nurwulan; Aditya Karna, Nyoman Bogi; Awany, Nizar Rizky; Firdiansyah, Muhammad Fajar; Alfariji, Rafli Noveri; Herman, Dhea Dearly; Risfianda, Muhammad Risqi; Nurkhaliz, Muh
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 2: April 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2021864992

Abstract

Pendidikan mengenai kesehatan gigi perlu diajarkan sejak usia dini dikarenakan kebiasaan hidup sehat sejak kecil akan berpengaruh pada saat dewasa. Gigi yang tidak sehat dapat mempengaruhi kondisi ekonomi, hubungan sosial, dan kesehatan tubuh lainnya. Pengetahuan mengenai gigi yang sehat dapat diawali dengan memberikan informasi mengenai makanan perusak dan penunjang kesehatan gigi. Informasi mengenai makanan sehat dan tidak sehat untuk gigi sejauh ini diberikan secara konvensional seperti ceramah dan leaflet. Metode konvensional dirasakan kurang menarik, minim visualisasi dan kurang menantang sehingga anak mudah jenuh dalam memahami informasi yang diberikan. Penelitian yang dilakukan oleh peneliti yaitu merancang dan membuat sebuah game single player berjudul “Tooth and Fairy” dimana menceritakan petualangan sebuah gigi untuk mengumpulkan skor dengan menghindari serta melawan makanan perusak gigi menggunakan alat pembersih gigi. Game “Tooth and Fairy” dimainkan diperangkat Android  terdiri dari tiga level dimana setiap level memiliki musuh dan tantangan yang semakin meningkat. Metode perancangan dalam pembuatan game menggunakan  System Development Life Cycle (SDLC) Waterfall dan Game engine yang digunakan yaitu Unity Engine. Pengujian tingkat kelayakan game“Tooth and Fairy” yang dilakukan dalam penelitian terdiri dari pengujian aspek fungsionalitas, realibititas, kompatibilitas, playability dimana diperoleh nilai 98,8%. Hasil pengujian diubah keskala likert dalam arti sangat baik dimana game berjalan tanpa eror, data skor dapat disimpan dalam database, aturan permainan berjalan dengan sangat baik, fitur game serta tombol exit berfungsi dengan sangat baik. AbstractEducation about dental health needs to be taught from an early age because healthy living habits from childhood will affect adulthood. Parents can start knowledge about healthy teeth by providing information about spoilage foods and supporting dental health. Information about healthy and unhealthy food for teeth has been given conventionally, such as lectures and leaflets. Conventional methods are less attractive, have minimal visualization, and less challenging, so that children get bored easily in understanding the information provided. The research conducted by the researcher is to design a single-player game entitled "Tooth and Fairy" and implement it to an Android-based smartphone, at least an Android Jelly Bean device. The game "Tooth and Fairy" tells the adventure of a tooth to collect scores by avoiding and fighting tooth decaying food using a tooth cleaning tool. The game consists of three levels where each level has increasing enemies and challenges. The design method in making games uses the Waterfall System Development Life Cycle (SDLC), and the game engine used is Unity Engine. Testing the feasibility level of the game "Tooth and Fairy" carried out in the study consisted of testing aspects of functionality, reliability, compatibility, playability obtained a value of 98.8%. The test results are converted to a Likert scale which means very well where the game runs without errors. The database can store score data, game rules run very well, game features and exit buttons function very well.
Alat Ukur Kalor Dengan Media Kompor Gasifikasi Menggunakan Metode Water Boiling Test Suratin, Daffa Radytio Farrel; Suwandi, Suwandi; Fitriyanti, Nurwulan
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Gasifikasi adalah proses konversi thermokimiawi dari bahan bakar yang mengandung karbon (padat ataupun cair) menjadi gas yang disebut gas sintetis. Penerapan gasifikasi pada kompor gasifikasi digunakan untuk pengukuran kalor. Untuk mencari nilai kalor dapat menggunakan 2 metode pengukuran Water Boiling Test (WBT) pada kompor gasifikasi dan kalorimeter bom. Untuk mebantu membuat alat ukur kalor terjangkau terdapat data atau persamaan yang telah dilakukan oleh peneliti sebelumnya, berupa persamaan kalorimeter bom model yang didapatkan dari pemodelan kompor gasifikasi dengan memanfaatkan nilai kalor kompor gasifikasi dan kalorimeter bom penelitian sebelumnya. Pengunaan persamaan kalorimeter bom model bertujuan untuk mendapatkan nilai prediksi (kalorimeter bom model) dengan nilai yang asli (kalorimeter bom asli). Dari 2 Persamaan kalorimeter bom model yang digunakan dalam pengujian data nilai error rata – rata terkecil sebesar 8,36%. Alat ukur kalor ini juga dapat menampilkan nilai suhu air, massa air, nilai kalor total, dan nilai kalorimeter bom model sebagai output secara real time yang ditampilkan di LCD.. Kata kunci— gasfikasi, kalor, kalorimeter bom model, water boiling test
Analisis Membran Berongga Berbahan Semen Terhadap Produksi Listrik Pada Microbial Fuel Cell Dengan Variasi Ketebalan Musfar, Syafrialdi; Kirom, M. Ramdlan; Fitriyanti, Nurwulan
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak—Microbial Fuel Cell adalah sistem pembangkit yang mengandalkan reaksi katalis menggunakan mikroba, reaksi yang terjadi berasal dari interaksi antara bakteri dan senyawa lain sehingga menghasilkan ion elektron dan proton. Dari ion elektron dan pronton yang dihasilkan akan menimbulkan perbedaan potensial listik sehingga menghasilkan listrik. Microbial Fuel Cell (MFC) merupakan salah satu solusi dalam memenuhi kebutuhan energi primer pada bidang bioenergi. Rancangan Microbial Fuel Cell (MFC) menggunakan dual-chamber yang dimana pada masing-masing chamber berisi katoda dan anoda, selain itu juga terdapat Proton exchange membrane (PEM) sebagai salah satu bagian utama pada MFC yang memisahkan dual-chamber. Proton exchange membrane (PEM) merupakan salah satu komponen utama dalam MFC, berfungsi sebagai tempat pertukaran proton dari ruangan anoda ke katoda. Penelitian berfokus pada analisis ketebelan membran berbahan baku seman putih (WPC) dengan 4 variasi ketebalan terhadap produksi listik dengan menggunakan limbah tahu sebagai substratnya. Pengukuran dilakukan dengan menggunakan sensor tegangan dan arus, pengukuran dilakukan selama 15 hari dengan pengambilan data dilakukan setiap hari. Didapatkan bahwa nilai keluaran terbesar terdapat pada membrane 3 mm dengan nilai keluaran maksimum sebesar 11 mW/m2 . Kata kunci — Chamber, Microbial Fuel Cell, Proton Exchange Membrane
Analisis Pengaruh ketebalan Proton Exchange Membrane berongga pada Microbial Fuel Cell Dual Chamber Terhadap hasil Produksi Energi Listrik Fasha, Muhammad Aderaka; Kirom, M. Ramdlan; Fitriyanti, Nurwulan
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak—Pemanfaatan energi di Indonesia semakin lama terus semakin bertambah, mengingat sumber energi yang ada sekarang dipekirakan akan habis. Penggunaan secara berlebih, tentunya akan mendorong lebih cepat energi habis dari yang sudah diperkirakan. Oleh sebab itu dibutuhkan pengembangan energi alternatif sebagai energi terbarukan. Microbial Fuel Cell (MFC) menjadi salah satu inovasi terbarukan. Prinsip kerja metode ini adalah mengubah energi kimia menjadi energi listrik dengan memanfaatkan bakteri untuk menghasilkan energi listrik dari bahan organik. Dalam MFC dualchamber yang menggunakan tanah liat sebagai PEM komposisi tanah liat akan berpengaruh terhadap kinerja reaktor. PenggunaanPEM juga sudah dilakukan pada penelitian sebelumnya hanya saja pada penelitiansebelumnya menggunakan jembatan garam yang terbuat dari sumbu kompor yang kemudian dipilin dan di rendam kedalam larutan garam (NaCl). Setiap kompartemen mampu menampung hingga 500 mL dan dipisahkan oleh keramik yang terbuat dari tanah liat sebagai Proton Exchange Membrane (PEM). Elektroda yang digunakan adalah seng pada anoda dan tembaga pada katoda dengan luas permukaan masing – masing sebesar 10 cm2 . Berdasarkan hasil penelitian sebelumnya menunjukan bahwa daya maksimum yang dapat dihasilkan sebesar 0,13 mW dan energi maksimum sebesar 1909,40 mJ pada reaktor dengan variasi komposisi lumpur sawah 300 mL dan kulit pisang 100 mL. Kata kunci — microbial fuel cell, kulit pisang, lumpur sawah, tanah liat.
Rancang Bangun Alat Ukur Medan Magnet Dengan Metode Hukum BiotSavart Berbasis Mikrokontroller Menggunakan Sumber Arus Terkontrol Mardiawan, Jihab Tri; Fitriyanti, Nurwulan; Salam, Rahmat Awaludin
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-Penelitian ini bertujuan untuk memahami tentang medan magnet yang tidak bisa kita lihat secara langsung, sehingga membutuhkan alat agar bisa memahaminya, salah satunya hukum Biot-Savart. Biot-Savart menerangkan hubungan kumparan yang dialiri listrik akan mengahasilkan besar medan magnet, maka dari itu tujuan penelitian ini adalah rancang bangun alat ukur medan magnet berbasis mikrokontroller menggunakan kumparan sebagai acuan kalibrasi dengan variasi diameter, lilitan dan panjang kumparan, dengan komparasi grafik yang didapat dari setiap data, menghasilkan linear naik dengan variasi yang mempengaruhi nilai medan magnet. Arduino Uno sebagai mikrokontroller untuk memproses besar nilai arus yang diberikan oleh rangkaian CPS – CC dengan diatur oleh potensiometer untuk besar tegangannya lalu rangkaian V to I mengonversikan menjadi arus dan dideteksi oleh sensor INA219 agar memastikan nilai tegangan yang diberikan linear dengan arus yang keluar menuju kumparan, sehingga mendapat linearitas yang sangat mendekati 1 dari masing – masing variasi jumlah lilitan, panjang kumparan dan diameter lilitan. Untuk linearitas sensor arus mendapatkan 0,9999 dan memiliki nilai eror 0,3099174% dan untuk sensor magnetometer hanya bisa didapatkan dari linearitas yaitu 0,9821 karena nilai perhitungan dan pengukuran mendapatkan perbedaan yang jauh yang dipengruhi oleh banyaknya penyederhanaan rumus. Kata kunci - Biot-Savart, (CPS – CC), Arduino Uno
Lampu Air Garam Goa, Angrisela Azi; Suwandi, Suwandi; Fitriyanti, Nurwulan
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Energi listrik yang didistribusikan dari PLN bersumber dari bahan bakar fosil yang sudah terbatas, ketersediaan sudah mulai terbatas. Untuk meminimalisir penggunaan bahan bakar fosil, maka digunakan energi terbarukan sebagai energi alternatif yaitu air laut atau dengan larutan elektrolit garam. Penggunaan air laut dan larutan garam sebagai sumber energi alternatif dengan metoda sel elektrokimia ini karena bersifat ramah lingkungan. Larutan garam dalam air merupakan larutan elektrolit yang dapat menghantarkan arus listrik. Perancangan lampu air garam ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh air laut dan air garam terhadap kualitas pencahayaan dan untuk mengetahui kualitas penerangan yang dihasilkan dari reaksi elektrolisis. Dalam perancangannya digunakan fuel cell box sebagai tempat berlangsungnya reaksi redoks. Metode yang digunakan dalam perancangan alat ini yaitu metode eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan volume air ( air laut ) berpengaruh terhadap tegangan dan arus yang dihasilkan. Semakin besar volume air yang digunakan semakin besar pula tegangan dan arus yang dihasilkan karena muatan yang dibawa semakin banyak. Semakin banyak massa garam yang digunakan, nilai salinitas juga semakin meningkat. Tegangan dan arus yang dihasilkan berbanding lurus dengan massa garam. Daya tertinggi dihasilkan pada saat volume air laut 800mL yaitu 0,05 W dan saat massa garam 45gr 0,05836 W.Kata kunci— air laut, garam, reaksi elektrolis, lampu air garam, tegangan, arus
Co-Authors Abrar Ismardi Ahmad , Ali Hanafi Ahmad, Ali Hanafi Akbar, Iqbal Nur Alfariji, Rafli Noveri Amira Saryati Ameruddin Arfianto Arfianto Asep Suhendi Auliana Darmaningsih Awaludin Salam, Rahmat Awany, Nizar Rizky Basundari, Ananda Putri Indira De Putri Permata Rahmadani Dewi K. Soedarsono Dhina, Meiry Akmara Diah Agung Esfandari Duden Saepuzaman, Duden Dudi Darmawan Dudi Darmawan Dwita, Ni Kadek Noviza Trisna Edy Wibowo Elsi Purbowati Fasha, Muhammad Aderaka Fata Hafiduddin Firdiansyah, Muhammad Fajar Goa, Angrisela Azi Hanifa, Firda Rizki Nur Herman, Dhea Dearly Imam Maulana Taufan Indah Wardati Indra Perdana Putra Sutejo Indra Perdana Putra Sutejo Irawan, Muhammad Naufal Nur Ismudiati Puri Handayani Kadi, Aufaryafi Baskara M.Yanis, Naili Ikrimah Mahardika Hanif Briantono Mamat Rokhmat Mardiawan, Jihab Tri Mohammad Rakha Farizi Mohammad Rakha Farizi Mona Zevika Muhamad Ramdlan Kirom Muhammad Azriel Muhammad Iqbal Muhammad Maliki Azyumardi Musfar, Syafrialdi Mutma’innah, Febria Citra Nafliyah, Sururun Naily Ulya Natasya Nurul Putri Nigo Wisnu Wijaya Nima Adlini Nima Adlini, Mutia Anadela Rional, Brian Adianto Fernanda Novian Denny Nugraha Nur Irawan, Muhammad Naufal Nurkhaliz, Muh Nyoman Bogi Aditya Karna Octaviani, Yeni Periyadi, Periyadi Prasojoe, Rahmat Ramadan Qualita Imani Pradharona Rahmat Awaludin Salam Ramadhan, Muhammad Rizqi Syah Ramdan, M. Rafi rana, nendang haura tri rana ahadist Rendy Munadi Retno Hendriyanti Reza Fauzi Iskandar Riksa Belasunda Risfianda, Muhammad Risqi Sawaludin, Kartama Aji Shihab, Kusvihawan Muhammad Sinulingga, Elyzabeth Krean Berg Siti Nur’aini Azizah Sri Astuti Suratin, Daffa Radytio Farrel Sussi Sutisna Sutisna Suwandi Suwandi Suwandi Suwandi Suwandi Suyatna, Sefani Fitria Taryono Taryono Tri Ayodha Ajiwiguna Uke Kurniawan Ventiano Ventiano Virginia Rosaline Whibatsu Helvantriyudo Yanis, Naili Ikrimah M. Zakwandi, Rizki