Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Kecepatan Udara Evaporator Terhadap COP AWG SRKU Iqbal, Muhammad; Ajiwiguna, Tri Ayodha; Fitriyanti, Nurwulan
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Atmospheric Water Generator (AWG) berbasis Sistem Kompresi Uap (SRKU) adalah alat yang memproduksi air dari udara atmosfer melalui proses dehumidifikasi. Sistem ini mampu menghasilkan air minum di berbagai lokasi dengan memanfaatkan sumber daya eksternal. AWG SRKU terdiri dari beberapa komponen utama yaitu evaporator, kompresor, kondensor, dan katup ekspansi. Komponen-komponen ini bekerja sama untuk mengubah uap air dari fase gas menjadi fase cair melalui mekanisme kerja dan perpindahan panas. Pada bagian evaporator, terdapat kipas yang kecepatannya dapat diatur. Perubahan kecepatan kipas ini mempengaruhi nilai Coefficient of Performance (COP) dari AWG SRKU. Kecepatan yang diatur terdiri dari 1,5 m/s dengan COP 3,88; 1,5 m/s dengan COP 3,76; dan 1,9 m/s dengan COP 3,61. Kata kunci— AWG , COP, Kecepatan, SRKU
Pengaruh Jenis Filter Air terhadap Hasil Air Atmospheric Water Generator Berbasis Sistem Refrigerasi Kompresi Uap Nafliyah, Sururun; Ajiwiguna, Tri Ayodha; Fitriyanti, Nurwulan
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Atmospheric Water Generator Berbasis Sistem Refrigerasi Kompresi Uap (AWG SRKU) merupakan alat yang memanfaatkan teknologi dehumidikasi untuk menghasilkan air minum. Air hasil AWG SRKU yang layak diminum harus memenuhi standar Kemenkes RI, terutama secara fisik berupa pH dan TDS air tidak melebihi baku mutu yang telah ditetapkan, yaitu nilai pH berada pada rentang 6,5-8,5 dan TDS tidak lebih dari 500 mg/l. Namun, air yang dihasilkan oleh AWG rentan terhadap kontaminasi komponen selama proses produksi air. Oleh karena itu, untuk menghasilkan air yang dapat diminum langsung, perlu dilakukan filtrasi terlebih dahulu. Pengujian parameter air dilakukan menggunakan 100 ml air dengan filter yang terdiri dari tiga lapisan, yaitu keramik, karbon aktif, dan perak. Sebelum filtrasi, parameter air menunjukkan suhu 23,5℃, pH 3,64, dan TDS 16 ppm. Setelah filtrasi, parameter air berubah menjadi suhu 23,2℃, pH 3,88, dan TDS 70 ppm. Minimnya perubahan pH dan adanya peningkatan TDS air setelah filtrasi menunjukkan ketidaksesuaian fungsi filter. Dengan demikian, penggunann jenis filter sangat mempengaruhi hasil air AWG. Pemilihan filter dapat disesuaikan dengan kebutuhan Kata kunci— Filter, pH, TDS
Pengaruh Kelembaban dan Suhu Lingkungan Terhadap Produksi Air Atmospheric Water Generator Berbasis Kompresi Uap Mutma’innah, Febria Citra; Ajiwiguna, Tri Ayodha; Fitriyanti, Nurwulan
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kelembaban dan suhu lingkungan terhadap produksi air pada Atmospheric Water Generator (AWG) berbasis kompresi uap. Sistem AWG ini dirancang untuk mengoptimalkan proses dehumidifikasi dengan memanfaatkan kelembaban udara dan mengubahnya menjadi air. Metode yang digunakan melibatkan pengujian prototipe AWG di berbagai kondisi lingkungan dengan variasi kelembaban dan suhu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi air meningkat seiring dengan peningkatan kelembaban dan suhu lingkungan. Pada kelembaban 74,3% dan suhu 27,4°C, produksi air mencapai 116,7 ml/jam. Analisis data dilakukan menggunakan analisis psikrometrik untuk memvalidasi hasil eksperimen. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa kondisi kelembaban dan suhu yang tinggi secara signifikan meningkatkan efisiensi dan output produksi air pada AWG berbasis kompresi uap, menunjukkan potensi besar untuk aplikasi di daerah dengan iklim lembap dan panas. Kata kunci— Atmospheric Water Generator (AWG), kelembaban, suhu, produksi air, psikrometrik
Internet of Things (Iot) Based Water Quality Monitoring and Control System in Koi Fish Cultivation with Mobile Application Integration Named AquaKoi Irawan, Muhammad Naufal Nur; Munadi, Rendy; Fitriyanti, Nurwulan
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengembangkan sistem berbasis Internet of Things (IoT) untuk monitoring real-time dan kontrol otomatis kualitas air pada budidaya ikan koi, mengatasi kurangnya pengetahuan mengenai kondisi air optimal. Sistem menggabungkan sensor pH, amonia, suhu, TDS, dan kekeruhan, serta controller seperti filter, cooler, dan heater, dengan aplikasi mobile "AquaKoi.". Pengujian perangkat IoT memastikan fungsi sensor dan controller, dengan data sensor dibandingkan standar kualitas air untuk verifikasi. Pengujian aplikasi meliputi Black Box, Quality of Service (QoS), user acceptance test (UAT), dan notification warning. UAT menunjukkan tingkat kepuasan pengguna terhadap experience menggunakan aplikasi mobile secara keseluruhan mendapatkan hasil sebesar 92%. Notification warning berhasil memastikan pengiriman notifikasi saat parameter air tidak sesuai standar. Sistem berfungsi dengan baik sesuai spesifikasi, meskipun ada tantangan seperti over- heating pada mikrokontroler ESP32 yang sementara diatasi dengan kipas angin. Secara keseluruhan, AquaKoi meningkatkan efisiensi budidaya ikan koi dengan pengembangan lebih lanjut disarankan untuk mengatasi kendala teknis dan meningkatkan antarmuka pengguna. Kata kunci — Budidaya ikan koi, Internet of Things (IoT), Kontrol otomatis, Kualitas air, Monitoring real-time.
Internet Of Things (Iot) Based Water Quality Monitoring And Control System in Koi Fish Cultivation with Mobile Application Integration Named Aquakoi Yanis, Naili Ikrimah M.; Munadi, Rendy; Fitriyanti, Nurwulan
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

William, I. Ruslianto, and I. Nirmala, "Internet of Things based Control and Monitoring System for Koi Fish Cultivation," CESS (Journal of Computing Engineering, System and Science), vol. 8, no. 1, pp. 197-208, Jan. 2023. [Online]. Available: https://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/cess Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya Direktorat Perbenihan, "Petunjuk Teknis Balai Benih Ikan Sentral (BBIS), Balai Benih Ikan Lokal (BBIL), Balai Benih Udang (BBU), Balai Benih Udang Galah (BBUG) dan Balai Benih Ikan Pantai (BBIP)," 2006. F. Payara, Martanto, B. W. Harini, P. Y. Merucahyo, and T. Priantoro, "Rancang Bangun Sistem Kendali Kualitas Air pada Model Kolam Ikan," 2014. Badan Standardisasi Nasional, "SNI 7734:2017 - Pembenihan ikan koi (Cyprinus carpio)," Jakarta: BSN, 2017. [Online]. Available: https://pesta.bsn.go.id/produk/detail/11470-sni77342017 (Ikan koi) A. F. A. Ayyubi, "Rancang Bangun Sistem Kontrol Total Dissolved Solid (TDS) Untuk Menjaga Kualitas Air Pada Kolam Ikan Koi," Diploma thesis, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, 2023. [Online]. Available: http://repository.its.ac.id/id/eprint/102618 Priadi, A. Muzakhim, and N. Suharto, "Pengukuran Quality of Service (QoS) pada Aplikasi File Sharing dengan Metode Client-Server Berbasis Android," Jurnal JARTEL, vol. 6, no. 1, pp. 39-49, May 2018 Badan Standardisasi Nasional, "SNI 7734:2017 - Pembenihan ikan koi (Cyprinus carpio)," Jakarta: BSN, 2017. [Online]. Available: https://pesta.bsn.go.id/produk/detail/11470-sni77342017 (Ikan koi). Badan Standardisasi Nasional, "SNI 01-6133-1999 - Produksi benih ikan mas (Cyprinus carpio)," Jakarta: BSN, 1999. [Online]. Available: https://topan36.wordpress.com/wp-content/uploads/2008/12/produksi-benih-ikan-mas-majalaya2.pdf. [Accessed: Jul. 7, 2024]. (Ikan Mas). Badan Standardisasi Nasional, "SNI 01-6131-1999 - Produksi Induk Ikan Mas (Cyprinus carpio Linneaus) strain Majalaya kelas induk pokok (Parent Stock)," Jakarta: BSN, 1999. [Online]. Available: https://topan36.wordpress.com/wp-content/uploads/2008/12/produksi-benih-ikan-mas-majalaya2.pdf. [Accessed: Jul. 7, 2024]. (Ikan Mas). Badan Standardisasi Nasional, "SNI 6484.3:2014 - Ikan Lele Dumbo (Clarias sp)," Jakarta: BSN, 2014. [Online]. Available: http://sispk.bsn.go.id/SNI/Detail (Ikan lele). Badan Standardisasi Nasional, "SNI 7550:2009, Produksi ikan nila (Oreochromis niloticus Bleeker) kelas pembesaran di kolam air tenang," Jakarta: BSN, 2009. (Ikan mas).
Internet Of Things (IoT) Based Water Quality Monitoring and Control System in Koi Fish Cultivation With Mobile Application Integration Named Aquakoi Ahmad , Ali Hanafi; Munadi, Rendy; Fitriyanti, Nurwulan
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengembangkan sistem berbasis Internet of Things (IoT) untuk monitoring real-time dan kontrol otomatis kualitas air pada budidaya ikan koi, mengatasi kurangnya pengetahuan mengenai kondisi air optimal. Sistem menggabungkan sensor pH, amonia, suhu, TDS, dan kekeruhan, serta controller seperti filter, cooler, dan heater, dengan aplikasi mobile "AquaKoi.". Pengujian perangkat IoT memastikan fungsi sensor dan controller, dengan data sensor dibandingkan standar kualitas air untuk verifikasi. Pengujian aplikasi meliputi Black Box, Quality of Service (QoS), user acceptance test (UAT), dan notification warning. UAT menunjukkan tingkat kepuasan pengguna terhadap experience menggunakan aplikasi mobile secara keseluruhan mendapatkan hasil sebesar 92%. Notification warning berhasil memastikan pengiriman notifikasi saat parameter air tidak sesuai standar. Sistem berfungsi dengan baik sesuai spesifikasi, meskipun ada tantangan seperti over-heating pada mikrokontroler ESP32 yang sementara diatasi dengan kipas angin. Secara keseluruhan, AquaKoi meningkatkan efisiensi budidaya ikan koi dengan pengembangan lebih lanjut disarankan untuk mengatasi kendala teknis dan meningkatkan antarmuka pengguna. Kata kunci — Budidaya ikan koi, Internet of Things (IoT),kualitas air, kontrol otomatis, monitoring real-time.
Pengembangan Sistem PLTS Off-Grid Untuk Mendukung Sistem Filtrasi Air Ramdan, M. Rafi; Ajiwiguna, Tri Ayodha; Fitriyanti, Nurwulan
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Air merupakan kebutuhan penting bagi manusia. Tetapi saat ini, banyak wilayah di Indonesia sulit mendapatkan air bersih. Hal ini disebabkan oleh perubahan iklim secara ekstrim akibat karbon emisi yang disebabkan oleh pembangkit listrik tenaga fosil. Dengan mengintegrasikan PLTS Off-Grid dengan sistem filter catridge dapat menyelesaikan permasalahan terkait ketersediaan air bersih. Kata kunci—filter catridge, PLTS Off-Grid, Pompa DC
WORKSHOP TEKNOLOGI IOT UNTUK MONITORING DAN KONTROL BAGI SISWA SMA NEGERI 13 BANDUNG fitriyanti, nurwulan
Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2024): Charity - Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PPM Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan teknologi saat ini sudah sampai pada mengurangi keterlibatan manusia dalam suatu aktivitas. Saat ini sudah masuk ke era revolusi industri 4.0 yang berarti peran manusia dikurangi diganti dengan teknologi otomatisasi. Beberapa teknologi yang termasuk pada revolusi industri 4.0 adalah Internet of Things (IoT), Big Data, Cyber Security, Artificial Intellegence, dan lain-lain. teknologi IoT peran konektivitas internet antara suatu benda atau alat dengan alat lain terjadi secara otomatis melalui pertukaran data yang sangat cepat. Seluruh sistem yang terdiri dari kumpulan alat terhubung satu sama lain memanfaatkan komputasi awan (cloud computing). Teknologi IoT ini dapat digunakan dalam monitoring dan kontrol dari suatu sistem pembangkit listrik, monitoring cuaca, dan sistem peringatan dini kebencanaan. Berkaitan dengan revolusi industri 4.0 ini perlu dikenali dengan baik oleh masyarakat, khususnya pelajar. Oleh karena itu telah dilakukan pengabdian masyarakat dengan melakukan pengenalan dan workshop bagi siswa SMA agar sejak dini memahami teknologi yang merupakan bagian dari revolusi industri 4.0. Mitra dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah SMA 13 Bandung yang berada di Jalan Cibeureum kota Bandung. Hasil dari survey yang dilakukan menunjukan bahwa 100% peserta menyatakan kesesuaian antara materi dengan kebutuhan, sehingga dapat dikatakan bahwa kegiatan Pengabdian masyarakat ini sudah sesuai dengan tujuan.
Teknologi Aquaponik Untuk Mendukung Kemandirian Pangan Bagi Santri Di Pesantren Ar-Ridho Cipongkor Bandung Barat fitriyanti, nurwulan
Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2024): Charity - Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PPM Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesantren sebagai lembaga pendidikan agama Islam secara umum masih mengandalkan donasi untuk memenuhi kebutuhan para santri, terutama pesantren di daerah pedesaan yang sebagian besar tidak membebankan biaya hidup di pesantren kepada santri. Demikian juga di Pesantren Ar-Ridho yang ada di Desa Cijenuk Kecamatan Cipongkor Bandung Barat. Kondisi saat ini di pesantren Ar-Ridho mempunyai lahan untuk beternak unggas dan kolam ikan lele kecil, namun masih konvensional dengan pakan hanya berasal dari makanan sisa para santri. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dimaksudkan untuk memberikan pengetahuan tentang pemanfaatan pertanian aquaponik kepada para santri dan pengurus pesantren. Pertanian aquaponik merupakan gabungan dari budidaya sayuran hidroponik dengan budidaya ikan tawar seperti ikan mujair ataupun ikan lele. Selain pengenalan pertanian aquaponik juga dilakukan sera terima sistem aquaponik dengan kontrol nutrisi baik pada tanaman sayuran maupun ikan sehingga produksi dari sistem aquaponik dapat optimal. Diharapkan setelah kegiatan ini para santri dan pengurus pesantren dapat mengembangkan sistem aquaponik ini secara mandiri sehingga keperluan pangan dapat terpenuhi dan dapat menjadi sumber penghasilan tambahan bagi pesantren.
DETEKSI KANTUK PADA PENGEMUDI BUS TRANS METRO BANDUNG DENGAN PENDEKATAN RUMUS EYE ASPECT RATIO Kadi, Aufaryafi Baskara; Munadi, Rendy; Fitriyanti, Nurwulan
Telkatika: Jurnal Telekomunikasi Elektro Komputasi & Informatika Vol. 2 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Perpustakaan Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecelakaan lalu lintas merupakan kejadian yang paling umum terjadi di dunia, terutama Indonesia. Kecelakaan lalu lintas banyak disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya yaitu rasa kantuk pengemudi. Rasa kantuk pengemudi sering timbul ketika pengemudi mulai kelelahan, maupun ketika perjalanan terasa membosankan seperti perjalanan jauh maupun ketika terlalu lama berada dalam kemacetan. Pada saat ini, belum banyak diaplikasikan sistem pendeteksi rasa kantuk pengemudi kendaraan. Pada perjalanan jauh, pengemudi bus harus selalu ditemani seorang ‘kernet’ atau pembantu pengemudi saat perjalanan, yang kurang efektif karena jika ‘kernet’ tersebut tertidur maka tidak ada yang memantau rasa kantuk pengemudi. Eye Aspect Ratio (EAR) bekerja dengan menghitung jarak Euclidean antar 6 titik facial landmarks pada masing-masing mata. Akurasi sistem akan diuji dengan mengakuisisi wajah pengemudi bus TMB. Keakuratan sistem akan didapatkan jika pengemudi terdeteksi mengantuk. Dari hasil pengujian, didapatkan nilai threshold EAR terbaik yaitu x dengan akurasi sistem x%. Setelah dilakukan pengujian akurasi, dilanjutkan dengan mencoba deteksi secara real-time. Hasilnya, posisi wajah dan intensitas cahaya berpengaruh terhadap pendeteksian.Kata kunci: deteksi kantuk, eye aspect ratio, facial landmarks, real-time, Trans Metro Bandung (TMB). 
Co-Authors Abrar Abrar Abrar Ismardi Ahmad , Ali Hanafi Ahmad, Ali Hanafi Akbar, Iqbal Nur Alfariji, Rafli Noveri Amaliyah Rohsari Indah Utami Ameruddin, Amira Saryati Arfandi, Rizky Nurfadillah Arfianto Arfianto Asep Suhendi Auliana Darmaningsih Awaludin Salam, Rahmat Awany, Nizar Rizky Azyumardi, Muhammad Maliki Basundari, Ananda Putri Indira Davianti, Ajeng Faradilla Putri De Putri Permata Rahmadani Dewi K. Soedarsono Dhina, Meiry Akmara Diah Agung Esfandari Duden Saepuzaman, Duden Dudi Darmawan Dudi Darmawan Dwita, Ni Kadek Noviza Trisna Edy Wibowo Elsi Purbowati Farizi, Mohammad Rakha Fasha, Muhammad Aderaka Firdiansyah, Muhammad Fajar Ghassani, Deika Saffanah Nisyyah Goa, Angrisela Azi Hafiduddin, Fata Hanifa, Firda Rizki Nur Helvantriyudo, Whibatsu Herman, Dhea Dearly Imam Maulana Taufan Indah Wardati Indra Perdana Putra Sutejo Indra Perdana Putra Sutejo Irawan, Muhammad Naufal Nur Ismudiati Puri Handayani Kadi, Aufaryafi Baskara M.Yanis, Naili Ikrimah Mahardika Hanif Briantono Mamat Rokhmat Mardiawan, Jihab Tri Mohammad Rakha Farizi Mona Zevika Muhamad Ramdlan Kirom Muhammad Azriel Muhammad Iqbal Musfar, Syafrialdi Mutma’innah, Febria Citra Nafliyah, Sururun Natasya Nurul Putri Nigo Wisnu Wijaya Nima Adlini Nima Adlini, Mutia Anadela Rional, Brian Adianto Fernanda Novian Denny Nugraha Nur Irawan, Muhammad Naufal Nurkhaliz, Muh Nyoman Bogi Aditya Karna Octaviani, Yeni Periyadi, Periyadi Prasojoe, Rahmat Ramadan Qualita Imani Pradharona Rahmat Awaludin Salam Ramadhan, Muhammad Rizqi Syah Ramdan, M. Rafi rana, nendang haura tri rana ahadist Rendy Munadi Retno Hendriyanti Reza Fauzi Iskandar Riksa Belasunda Risfianda, Muhammad Risqi Sawaludin, Kartama Aji Shihab, Kusvihawan Muhammad Sinulingga, Elyzabeth Krean Berg Siti Nur’aini Azizah Sri Astuti Suratin, Daffa Radytio Farrel Sussi Sutisna Sutisna Suwandi Suwandi Suwandi Suwandi Suwandi Suyatna, Sefani Fitria Taryono Taryono Tri Ayodha Ajiwiguna Uke Kurniawan Ulya, Naily Ventiano Ventiano Virginia Rosaline Yanis, Naili Ikrimah M. Zakwandi, Rizki