Filter By Year

1945 2024


Found 14 documents
Search ANAK, MINAT BACA, DAN MENDONGENG

ANAK, MINAT BACA, DAN MENDONGENG Artana, I Ketut
ACARYA PUSTAKA Vol 3, No 1 (2017): Jurnal Ilmiah Perpustakaan dan Informasi
Publisher : ACARYA PUSTAKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.038 KB)

Abstract

Childrens reading interest today is not encouraging. Various facts and data on statistical reports related to reading interest and reading ability among children show that childrens reading interest is still low. The role of parents or family or other parties are required to do or make a way of strategy for the interest of reading children can grow and develop well. One effort to foster interest in reading in children is to tell stories. Basically fairy tales contain positive values for life, because in it contained moral and ethical demands. Storytelling is one effort or technique to foster reading interest in children. Parents or other family members as well as other parties can act as speakers of the books they read and, of course, fairytale material adapted to the level of language development and age of the child. The storytelling activity will be more effective when delivered or told at bedtime, during the family relax time, or it can be given ahead of and after class lesson. If the activity is done well, continuously, will gradually arise the childs desire to read their own books. Therefore storytelling is one of the best ways to foster reading interest in children. Keywords: reading interest, storytelling, children
Meningkatkan minat baca anak usia dini dengan mendongeng Syafrina, Rizqi
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol 1, No 2 (2020): Oktober
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.841 KB) | DOI: 10.33292/mayadani.v1i2.18

Abstract

Membaca buku merupakan salah satu jendela dari ilmu pengetahuan, dimana dengan buku seseorang bisa mendapatkan pengetahuan baru. Namun saat ini buku mulai ditinggalkan, anak-anak mulai lebih mengenal gadget, baik itu berupa tontotan televisi, telepon seluler maupun permainan elektronik lainnya. Pada sekolah Ra. Tarbiyatunsibyan banyak anak yang menyukai aktivitas menonton atau memainkan telepon seluler. Saat dilakukan aktivitas membaca, anak cenderung terlihat mengantuk dan sesekali terlihat merebahkan badan saat guru bercerita. Sedangkan menurut Kasiyun (2015) minat baca merupakan kunci penting bagi kemajuan suatu bangsa, karena penguasaan iptek hanya dapat diraih dengan minat baca yang tinggi, buka kegiatan menyimak atau mendengarkan. Dalam hal ini minat membaca perlu kembali ditingkatkan kembali mulai dari anak usia dini. Meningkatkan minat baca dapat dilakukan dengan kegiatan mendongeng. Utomo (2014) mengatakan ini aktivtas mendongeng merupakan kegiatan penting yang perlu dilakukan dimana dapat membantu anak untuk menyukai bahasa, membantu pencapaian perkembangan dalam pembelajaran emosi, meningkatkan suasana belajar dan mengenalkan nilai-nilai baru serta nilai-nilai budaya pada anak. Dalam hal ini diharapkan aktivitas mendongeng juga dapat menumbuhkan minat baca anak agar setelah anak menyukai aktivitas membaca, anak akan merasakan manfaat dari kegiatan membaca.
Meningkatkan minat baca anak usia dini dengan mendongeng Rizqi Syafrina
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol. 1 No. 2 (2020): Oktober
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/mayadani.v1i2.18

Abstract

Membaca buku merupakan salah satu jendela dari ilmu pengetahuan, dimana dengan buku seseorang bisa mendapatkan pengetahuan baru. Namun saat ini buku mulai ditinggalkan, anak-anak mulai lebih mengenal gadget, baik itu berupa tontotan televisi, telepon seluler maupun permainan elektronik lainnya. Pada sekolah Ra. Tarbiyatunsibyan banyak anak yang menyukai aktivitas menonton atau memainkan telepon seluler. Saat dilakukan aktivitas membaca, anak cenderung terlihat mengantuk dan sesekali terlihat merebahkan badan saat guru bercerita. Sedangkan menurut Kasiyun (2015) minat baca merupakan kunci penting bagi kemajuan suatu bangsa, karena penguasaan iptek hanya dapat diraih dengan minat baca yang tinggi, buka kegiatan menyimak atau mendengarkan. Dalam hal ini minat membaca perlu kembali ditingkatkan kembali mulai dari anak usia dini. Meningkatkan minat baca dapat dilakukan dengan kegiatan mendongeng. Utomo (2014) mengatakan ini aktivtas mendongeng merupakan kegiatan penting yang perlu dilakukan dimana dapat membantu anak untuk menyukai bahasa, membantu pencapaian perkembangan dalam pembelajaran emosi, meningkatkan suasana belajar dan mengenalkan nilai-nilai baru serta nilai-nilai budaya pada anak. Dalam hal ini diharapkan aktivitas mendongeng juga dapat menumbuhkan minat baca anak agar setelah anak menyukai aktivitas membaca, anak akan merasakan manfaat dari kegiatan membaca.
Penggunaan Metode Mendongeng Dalam Menumbuhkan Minat Baca Anak Usia Dini Petrus Jacob Pattiasina; Endang Fatmawati; Misna Wulandari
Al-Madrasah: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 6, No. 3 (Juli 2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v6i3.1049

Abstract

Mendongeng adalah metode paling universal yang memiliki efek mendalam pada pikiran anak. Selain itu, mendongeng lebih berkesan dari pada memberikan nasehat langsung. Sehingga mendongeng merupakan cara yang efektif untuk menumbuhkan minat baca anak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan studi pustaka. Dalam penelitian terhadap literatur ini, peneliti menggunakan berbagai sumber seperti artikel jurnal, buku, dan penelitian terkait dokumen dalam penelitian ini. Hasil dari penelitian ini memberikan penjelasan bahwa penggunaan metode mendongeng dapat meningkatkan komunikasi, minat membaca, dan meningkatkan kepercayaan diri dari anak. Kegiatan mendongeng juga membuat anak memiliki fantasi dan imajinasi yang baik untuk bisa membuat karya-karya baru. Kegiatan mendongeng juga berimplikasi positif dalam mengembangkan kemampuan anak dalam mengembangkan salah satu kecerdasan anak abad 21 yaitu kemampuan anak untuk bisa berkomunikasi/mengomunikasikan berbagai hal yang menurut anak patut untuk disampaikan. Penelitian ini berkontribusi terhadap berbagai metode pembelajaran yang bisa membangun kecerdasan/karakter menjadi lebih baik dan berkembang sesuai dengan apa yang diharapkan.
ANAK, MINAT BACA, DAN MENDONGENG I Ketut Artana
ACARYA PUSTAKA Vol 3 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ap.v3i1.12733

Abstract

Children's reading interest today is not encouraging. Various facts and data on statistical reports related to reading interest and reading ability among children show that children's reading interest is still low. The role of parents or family or other parties are required to do or make a way of strategy for the interest of reading children can grow and develop well. One effort to foster interest in reading in children is to tell stories. Basically fairy tales contain positive values for life, because in it contained moral and ethical demands. Storytelling is one effort or technique to foster reading interest in children. Parents or other family members as well as other parties can act as speakers of the books they read and, of course, fairytale material adapted to the level of language development and age of the child. The storytelling activity will be more effective when delivered or told at bedtime, during the family relax time, or it can be given ahead of and after class lesson. If the activity is done well, continuously, will gradually arise the child's desire to read their own books. Therefore storytelling is one of the best ways to foster reading interest in children. Keywords: reading interest, storytelling, children
EFEKTIVITAS METODE MENDONGENG UNTUK MENUMBUHKAN MINAT BACA ANAK USIA DINI Raden Siska Marini; Rosita Rosita
JECIES: Journal of Early Childhood Islamic Education Study Vol 3, No 1 (2022): Edisi Maret
Publisher : stit-islamic-village

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33853/jecies.v3i1.193

Abstract

The purpose of this study was to find out how effective the storytelling method was to increase early childhood interest in reading. This research is a library research. The description of the data in this study is in the form of a record of all findings regarding the effectiveness of storytelling activities in any research discussion obtained in the literature and sources, also the latest findings regarding increasing early childhood reading interest. The results of this study indicate that the effective storytelling method for increasing interest in reading in early childhood because it is based on the results of the analysis of language development theories and theories of children's brains. Storytelling is a fun activity that can develop children's imagination curiosity. So when children have a high curiosity. Then the child will seek knowledge one of them through reading.
EFEKTIVITAS METODE MENDONGENG UNTUK MENUMBUHKAN MINAT BACA ANAK USIA DINI Raden Siska Marini; Rosita Rosita
JECIES: Journal of Early Childhood Islamic Education Study Vol 3, No 1 (2022): Edisi Maret
Publisher : stit-islamic-village

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33853/jecies.v3i1.193

Abstract

The purpose of this study was to find out how effective the storytelling method was to increase early childhood interest in reading. This research is a library research. The description of the data in this study is in the form of a record of all findings regarding the effectiveness of storytelling activities in any research discussion obtained in the literature and sources, also the latest findings regarding increasing early childhood reading interest. The results of this study indicate that the effective storytelling method for increasing interest in reading in early childhood because it is based on the results of the analysis of language development theories and theories of children's brains. Storytelling is a fun activity that can develop children's imagination curiosity. So when children have a high curiosity. Then the child will seek knowledge one of them through reading.
Peran Ibu Dalam Membudayakan Minat Baca Melalui Kegiatan Mendongeng Bagi Anak Christiana Evy Tri Widyahening; Luqman Al Hakim
AKM Vol 4 No 2 (2024): AKM : Aksi Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat - Januari 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36908/akm.v4i2.986

Abstract

Pesatnya arus budaya global sering dikaitkan dengan kemajuan di bidang komunikasi, teknologi, dan ilmu pengetahuan. Kemajuan di ketiga bidang tersebut mengakibatkan proses penyebaran informasi yang sangat cepat dan pesat ke seluruh penjuru dunia melalui media cetak maupun elektronik, terutama media sosial berupa facebook, instagram, line, twitter, dan lain sebagainya. Hal ini juga berpengaruh terhadap pemahaman ideologi, agama, budaya, norma dan nilai yang dianut oleh suatu masyarakat, khususnya masyarakat Indonesia. Pengaruh arus budaya global yang begitu cepat ini tidak hanya membawa dampak positif tetapi juga dampak negatif yang mengakibatkan kesadaran akan nilai-nilai budaya bangsa semakin menurun dan juga memberikan pengaruh terhadap kurangnya minat baca masyarakat. Justru melalui sarana yang canggih seperti gawai untuk mendapatkan informasi dengan cepat, dapat menjebak masyarakat dalam mendapatkan informasi yang bersifat 'hoax' atau palsu. Untuk itu diperlukan upaya dan strategi yang tepat melalui pemberdayaan agar generasi muda dan para pendidik dapat mempertahankan nilai-nilai budaya dan jati diri bangsa Indonesia sehingga tidak kehilangan kepribadian sebagai warga negara Indonesia dan dapat menggunakan gawai di media sosial dengan bijak. Pemberdayaan diterapkan untuk seluruh komponen masyarakat mulai dari orang dewasa, lansia, remaja hingga anak-anak. Budaya membaca dapat membuka wawasan, pandangan dan pola pikir seseorang menjadi lebih baik dan mengasah softskill dalam bermasyarakat. Dalam hal ini diperlukan peran ibu dalam mendorong literasi membaca dengan cara mendongengkan cerita untuk anak-anaknya sehingga hal tersebut dapat membuat anak-anak mereka tertarik untuk membaca dan mengenal buku dengan cara yang menyenangkan
Optimalisasi Perpustakaan Nagari Melalui Kegiatan Mendongeng: Upaya Meningkatkan Literasi dan Minat Baca Anak Ridha Husnul Hayati; Muhammad Fahrur Rozi; Hendri Budi Utama; Rila Rahma Mulyani
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 1 (2024): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v6i1.684

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini merespons isu-isu kritis dalam meningkatkan literasi dan minat baca anak-anak di Nagari Singguling, Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman. Perpustakaan nagari di daerah ini menghadapi tantangan berupa minim kunjungan, serta keterbatasan sarana dan prasarana. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengoptimalkan perpustakaan nagari melalui pendekatan inovatif, yaitu "Mendongeng Digital," dengan melibatkan lebih dari 50 anak-anak dan guru-guru sekolah setempat. Metode kegiatan mencakup sesi mendongeng digital dan pelatihan pendukung literasi. Hasilnya sangat positif, dengan peningkatan minat baca anak-anak dan pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran. Kegiatan ini juga melibatkan dukungan aktif dari pemerintah nagari dan dinas terkait. Implikasi dari kegiatan ini adalah bahwa kerja sama antara lembaga pendidikan, pemerintah nagari, dan masyarakat dapat menciptakan perubahan positif dalam literasi anak-anak. Artikel ini memberikan panduan bagi wilayah lain untuk mengadopsi pendekatan serupa dalam upaya meningkatkan literasi anak-anak dan mengoptimalkan perpustakaan nagari.
MANFAAT DAN TUJUAN MENDONGENG DALAM MENINGKATKAN MINAT BACA ANAK USIA DINI DI BALAI LAYANAN PERPUSTAKAAN DPAD DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA (DIY) Dea Apriani
SIGNIFICANT : Journal Of Research And Multidisciplinary Vol 2 No 02 (2023): SIGNIFICANT : Journal Of Research And Multidisciplinary
Publisher : Pusat Studi Ekonomi Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM Azramedia indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/significant.v2i02.865

Abstract

Bercerita sering dilakukan oleh guru untuk anak prasekolah. Bercerita mempunyai banyak manfaat bagi anak prasekolah. Oleh karena itu, pendidikan anak usia dini perlu terus mengembangkan keterampilan bercerita. Studi deskriptif kualitatif ini akan membahas banyak keuntungan dan tujuan mendongeng untuk anak-anak, didukung oleh penelitian bibliografi. Temuan penelitian ini adalah sebagai berikut. Pertama, bercerita adalah tindakan menceritakan kisah-kisah yang dibuat-buat yang tidak benar-benar mengajarkan pelajaran moral terbesar atau terburuk dalam sejarah. Kedua, tujuan mendongeng bagi anak usia dini adalah untuk membangun prinsip moral dan perilaku yang baik agar ia dapat tumbuh dewasa secara seimbang dan berkembang secara kognitif, emosional, dan psikomotorik. Ketiga, manfaat mendongeng bagi anak usia dini antara lain meningkatkan fokus, mengasah daya ingat, meningkatkan kemampuan berbahasa, merangsang rasa ingin tahu dalam membaca, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, dan mempererat ikatan emosional antara pendidik dan peserta didik.

Page 1 of 2 | Total Record : 14