Filter By Year

1945 2024


Found 13 documents
Search KOMUNIKASI DALAM ORGANISASI PERPUSTAKAAN

Komunikasi Lisan Dengan Tatap Muka Dalam Era Teknologi Komunikasi Organisasi Di Perpustakaan IAIN Pontianak Fahrizandi Fahrizandi; Tiara Al Dhera
Tik Ilmeu : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/tik.v6i1.4071

Abstract

Despite the rapid development of the quantity of devices and the quality of multifunctional communication media technology, it is not yet strong enough to completely replace the advantages possessed by face-to-face oral communication. This article aims to describe face-to-face oral communication in the era of organizational communication technology at the IAIN Pontianak Library. This study uses a descriptive qualitative approach, technical data collection using interviews, observation, and documentation. The results of the research findings are first, face-to-face oral communication applied at the IAIN Pontianak Library aims to convey information, regulations, and stimuli for work that takes place every day according to the situation in the library environment with formal and non-formal communication between the head of the library, coordinator and library staff. Second, the supporting factors for face-to-face oral communication are close space, feel more comfortable, have a sense of kinship, and establish friendship. Third, the inhibiting factors of face-to-face oral communication include being out of place, difficulty managing time, and language difficulties when communicating orally.
STRATEGI KOMUNIKASI ORGANISASI HIMPUNAN MAHASISWA JURUSAN SEJARAH, SOSIOLOGI DAN PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA DALAM MENINGKATKAN ETOS KERJA DAN POTENSINYA SEBAGAI SUPLEMEN MATA KULIAH SOSIOLOGI KOMUNIKASI Niken Maretatyas; Irwan Nur; Lola Utama Sitompul
Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Sosiologi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan penyebab terjadinya circle yang ada di HMJ SSP Universitas Pendidikan Ganesha, strategi komunikasi yang digunakan oleh HMJ SSP Universitas Pendidikan Ganesha dalam meningkatkan etos kerja, dan aspek-aspek yang terdapat dalam Komunikasi HMJ SSP Universitas Pendidikan Ganesha yang bisa dimanfaatkan sebagai suplemen mata kuliah sosiologi komunikasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskripstif dengan metode pengumpulan datanya diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah konsep peer group (Dasar-dasar ketertarikan antarpribadi) dari Maureen T.Hallinan, Reference group dari Robert K. Merton, dan Teori Agent of Struktural dalam strukturasi Anthony Giddens. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab terjadinya circle yang ada di HMJ SSP Universitas Pendidikan Ganesha, yaitu keakraban, kesamaan, status, saling melengkapi, dan hubungan timbal balik, kedua strategi komunikasi untuk meningkatkan etos kerja di HMJ SSP Universitas Pendidikan Ganesha sudah di lakukan berbagai upaya namun jalannya strategi tersebut juga dipengaruhi actor lain yakni anggota HMJ SSP sehingga strategi yang digunakan belum terlaksana secara optimal, ketiga kondisi komunikasi yang ada di HMJ SSP Universitas Pendidikan Ganesha ini dapat berpotensi menjadi suplemen mata kuliah sosiologi komunikasi, dimana akan masuk kedalam materi kelompok-kelompok sosial dalam mekanisme komunikasi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa fenomena circle dan strategi komunikasi organisasi dalam meningkatkan etos kerja yang terjadi di HMJ SSP Universitas Pendidikan Ganesha merupakan salah satu proses komunikasi yang terjadi di organisasi dan fenomena ini relevan dijadikan suplemen mata kuliah sosiologi komunikasi yang nantinya akan dituangkan dalam RPS, ringkasan hand out dan artikel dimana akan membahas isu-isu komunikasi organisasi yang dekat dengan lingkungan mahasiswa.
Komunikasi dalam Organisasi Perpustakaan Hayati, Nurul
Jurnal Ilmu Perpustakaan & Informasi KHIZANAH AL-HIKMAH Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Ilmu Perpustakaan Khizanah Al-Hikmah
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Library is one of social organizations and is always involved in any kind of communication. Communication  is always occurred in each area in library, for instance, communication links to the top, bottom, and horizontal line. Communication is a process of sending ide or thoughts to others. Such communication is needed in order to have good circumstances in library, and those from outside the library.
Komunikasi dalam Organisasi Perpustakaan Nurul Hayati
Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan Vol 2 No 1 (2014): June
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan UIN Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Library is one of social organizations and is always involved in any kind of communication. Communication  is always occurred in each area in library, for instance, communication links to the top, bottom, and horizontal line. Communication is a process of sending ide or thoughts to others. Such communication is needed in order to have good circumstances in library, and those from outside the library.
Komunikasi Organisasi pada UPT Perpustakaan Unsyiah dalam Menjaga Konsistensi Mutu Pelayanan Prima Pustakawan Hildayani Hildayani; Rahmat Saleh
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 2, No 4 (2017): November 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.375 KB)

Abstract

  Penelitian ini berjudul “Komunikasi Organisasi pada UPT Perpustakaan Unsyiah dalam Menjaga Konsistensi Mutu Pelayanan Prima Pustakawan”. Tujuannya untuk mengetahui bagaimana komunikasi antara atasan dan pegawai, antar pegawai, dan antara pegawai dan pustakawan pada UPT perpustakaan Universitas Syiah Kuala. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan dokumentasi serta wawancara terhadap informan penelitian. Wawancara dilakukan terhadap 5 orang pegawai Perpustakaan Unsyiah melalui sejumlah kriteria. Dari penelitian ini diperoleh hasil bahwa komunikasi organisasi yang terdapat pada Perpustakaan Unsyiah mampu menjaga mutu pelayanan prima kepada pustakawan. Komunikasi yang terjalin di Perpustakaan Unsyiah melalui rapat formil maupun non fomil. Hal ini baik dilakukan karena komunikasi adalah variabel kunci yang memungkinkan seseorang untuk membangun hubungan dalam satu organisasi, serta berinteraksi dan berbagi informasi. Komunikasi organisasi yang terjalin terbagi ke dalam 3 alur, yaitu komunikasi antara atasan dan pegawai, antara pegawai dan pegawai, serta antara pegawai dan pengunjung. Komunikasi antara atasan dan pegawai serta pegawai dan pegawai terjalin pada rapat-rapat koordinasi. Perpustakaan memberikan pelatihan kepada pegawai terkait pelayanan prima, sehingga mampu meningkatkan mutu pelayanan. Sedangkan komunikasi yang terjalin antara pegawai dan pengunjung melalui sistem informasi kepada pengunjung. Pemberian informasi kepada pengunjung di Perpustakaan Unsyiah dimulai dari pintu masuk, dimana terdapat petugas yang berkomunikasi langsung dengan pengunjung. Tidak ada informasi rahasia di perpustakaan Unsyiah, artinya setiap pengunjung berhak mengakses semua informasi yang berhubungan dengan pendidikan. Kata Kunci : Komunikasi Organisasi, Pelayanan Prima     This research entitled "Organizational Communication at UPT Library of Syiah Kuala University in Maintaining Existence of Excellent Service Quality of Librarian". The goal is to know how communication between superiors and employees, between employees, and between employees and librarians at UPT Syiah Kuala University library. The method used in this research is descriptive qualitative method. Data collection was done by observation and documentation and interview to the research informant. Interview conducted on 5 employees of Library Unsyiah through a number of criteria. From this study obtained the result that the organizational communication contained in the Library Unsyiah able to maintain the quality of excellent service to the librarian. Communication that exists in the Library Unsyiah through formal meetings or non-fomil. This is well done because communication is a key variable that allows one to build relationships within an organization, as well as interact and share information. Organizational communication is divided into 3 channels, namely communication between superiors and employees, between employees and employees, and between employees and librarians. Communication between superiors and employees and employees and employees is intertwined in coordination meetings. Library provides training to employees related to excellent service, so as to improve the quality of service. While the communication that exists between employees and librarians through information systems to librarians. Giving information to the librarian at the Library Unsyiah starting from the entrance, where there are officers who communicate directly with the librarian. There is no classified information in Unsyiah library, meaning every visitor is entitled to access all information related to education.Keywords: Organizational communication, Excellent service 
Komunikasi Organisasi: Penerapannya Dalam Pengelolaan Perpustakaan Syukrinur A. Gani, Syukrinur A. Gani
LIBRIA Vol 11, No 2 (2019): LIBRIA: LIBRARY OF UIN AR-RANIRY
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/5987

Abstract

Tulisan ini berjudul Komunikasi Organisasi: Penerapannya Dalam Pengelolaan  Perpustakaan. Bagaimana fungsi komunikasi organisasi dalam pengelolaan perpustakan merupakan permasalahan dalam artikel ini. Makna komunikasi organisasi, fungsi, arah dan bentuk komunikasi organisasi dideskripsikan dalam tulisan ini 
Pola komunikasi organisasi pustakawan-guru dalam pemberian layanan prima perpustakaan Tine Silvana Rachmawati; Merryam Agustine
Berkala Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 17 No 1 (2021): June
Publisher : Perpustakaan Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/bip.v17i1.1170

Abstract

Introduction. The purpose of this study is to examine the organizational communication patterns between librarians and teachers in providing quality library services. Data Collection Method. This is a qualitative research with a case study approach with librarians and teachers as samples. Data collection techniques were interviews, observations, and literature study. Data Analysis. Data analysis techniques were conducted by reducing data, presenting data, and then making conclusions or data verification. Results and Discussion. The results of this study indicate that a well-established organizational communication pattern between librarians and teachers consists of task coordination, problem-solving, information sharing, conflict resolution, and building togetherness or relationships. All of them supported excellent services. Conclusion. Librarian who implement a good horizontal organizational communication model can provide high-quality services to teachers who need information, which is beneficial to the library and the school as an organization. The recommendation of this study is that schools should be able to treat librarians as key people in organizing ideas and information resources, rather than as only as academic supporters.
PERAN PUBLIC RELATIONS DALAM KOMUNIKASI ORGANISASI DI PERPUSTAKAAN Fepi Febianti
Maktabatuna Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/mj.v2i1.1879

Abstract

Organizations cannot be separated from the process of interaction. This interaction cannot be limited in scope which is only limited to communication that occurs within the organization. Because in reality the pattern of interactions that occur within the organization ultimately addressed to the public outside the organization concerned. Organizations, be they small, medium or large, basically will always need a touch of active communication to foster public participation in the development of company operations All communication activities carried out by the organization are the tasks of the public relations department, although it is possible that in practice the public relations will coordinate and cooperate with other parts of the organization to carry out communication activities to achieve the stated goals.
STRATEGI KOMUNIKASI ORGANISASI DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI KERJA APARATUR SIPIL NEGARA PADA DINAS PERPUSTAKAAN DAN ARSIP PROVINSI SUMATERA UTARA Manik, Lucy; Ginting, Emmelia A.; Nisa, Jannatun
JURNAL SOCIAL OPINION: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 7 No 2 (2023): OKTOBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/socialopinion.v7i2.3936

Abstract

Adapun riset ini dilaksanakan untuk menerangkan strategi komunikasi organisasi yang digunakan oleh Pimpinan pada Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Sumatera Utara dalam meningkatkan motivasi kerja pegawai. Batasan yang dibuat penulis hanya meneliti Strategi Komunikasi Organisasi dalam bentuk komunikasi vertikal. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam riset ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi yang berdasarkan pada data primer dan data sekunder. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa Strategi Komunikasi Organisasi dalam Meningkatkan Motivasi Kerja Pegawai Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Sumatera Utara adalah dalam bentuk komunikasi vertikal dan secara keseluruhan sudah berjalan optimal sehingga visi misi instansi dapat direalisasikan dengan baik.
Peran Komunikasi Organisasi dalam Mengoptimalisasi Akuisisi Arsip Statis di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka Avilanti, Maria; Mustafa, Intan; Sedu, Viktor Ariestyan
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 4 No 3: Desember (2024)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v4i3.859

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali peran komunikasi organisasi dalam mengoptimalkan akuisisi arsip statis di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Sikka. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian ini menganalisis alur komunikasi yang ada dan hambatan yang dihadapi dalam proses akuisisi yang masih dilakukan secara manual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi yang efektif antara petugas arsip dan instansi terkait sangat berpengaruh terhadap kecepatan dan efisiensi akuisisi arsip. Namun, kendala seperti kurangnya pemahaman dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengenai pentingnya pengelolaan arsip menghambat proses tersebut. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan teknologi informasi, program pelatihan komunikasi, dan transformasi menuju digitalisasi untuk meningkatkan pengelolaan arsip.

Page 1 of 2 | Total Record : 13