Filter By Year

1945 2024


Found 9 documents
Search MEMBACA BEBAS, BEBAS MEMBACA

MEMBACA BEBAS, BEBAS MEMBACA Mafar, Fiqru
JURNAL PUSTAKA BUDAYA Vol 1, No 2 (2014)
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bagi sebagian orang, keinginan untuk membaca tidak tumbuh dari diri masing-masing. Beberapa orang bahkan terlihat harus ‘dijajah’ kemerdekaannya agar mereka bersedia membaca. Padahal, membaca memiliki pegaruh yang cukup besar terhadap kualitas pendidikan seseorang, untuk meningkatkan kualitas pendidikan secara keseluruhan, maka salah satu jalan yang dapat ditempuh adalah dengan meningkatkan minat baca. Salah satu cara untuk dapat meningkatkan minat baca adalah dengan membaca bebas. Membaca bebas berarti membaca sesuatu atas kehendak sendiri. Bentuk dari membaca bebas yang pertama adalah Suistained Silent Reading yaitu membaca sesuatu atas kehendak sendiri, kedua book report atau pelaporan buku bukan berarti memberikan penilaian atas apa yang telah dibaca oleh siswa melainkan memberikan kesempatan kepada siswa untuk menceritakan kembali atas apa yang telah dibaca dan ketiga lomba uji cerdas dilakukan sebagai variasi dalam pelaksanaan SSR dan book report.
MEMACU MINAT MEMBACA BEBAS (PERPUSTAKAAN) MELALUI TUGAS MENULIS Sunaiyah, Salma
UNIVERSUM Vol 9, No 1 (2015)
Publisher : IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/universum.v9i1.79

Abstract

Salah satu keterampilan membaca yang dikembangkan untuk pelajar adalah membaca bebas (perpustakaan). Tujuan dikembangkanya membaca bebas adalah untuk menumbuhkan kegemaran membaca, menambah pengetahuan dan rekreasi. Mengasah membaca bebas (perpustakaan) pada hakekatnya bertujuan untuk menanamkan kebiasaan membaca. Melalui tugas menulis pelajar dibimbing untuk terampil menggunakan bahasa Indonesia ragam tulis. Pengajar membimbing pelajar untuk terampil dan memiliki kompetensi dalam membaca bebas (perpustakaan) untuk menulis karya tulis ilmiah yang berguna untuk menunjang materi ajar yang lain. Tugas menulis dapat mengasah kemampuan pelajar dalam menjelaskan konsep membaca, melakukan proses pemahaman bacaan, mengetahui tujuan membaca, mampu menyimpulkan bacaan karya ilmiah dan mampu mengakses internet untuk memenuhi tugas menulis.Keywords; Minat siswa, membaca bebas, tugas menulis
MEMACU MINAT MEMBACA BEBAS (PERPUSTAKAAN) MELALUI TUGAS MENULIS Sunaiyah, Salma
UNIVERSUM : Jurnal KeIslaman dan Kebudayaan Vol 9, No 1 (2015)
Publisher : IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/universum.v9i1.79

Abstract

Salah satu keterampilan membaca yang dikembangkan untuk pelajar adalah membaca bebas (perpustakaan). Tujuan dikembangkanya membaca bebas adalah untuk menumbuhkan kegemaran membaca, menambah pengetahuan dan rekreasi. Mengasah membaca bebas (perpustakaan) pada hakekatnya bertujuan untuk menanamkan kebiasaan membaca. Melalui tugas menulis pelajar dibimbing untuk terampil menggunakan bahasa Indonesia ragam tulis. Pengajar membimbing pelajar untuk terampil dan memiliki kompetensi dalam membaca bebas (perpustakaan) untuk menulis karya tulis ilmiah yang berguna untuk menunjang materi ajar yang lain. Tugas menulis dapat mengasah kemampuan pelajar dalam menjelaskan konsep membaca, melakukan proses pemahaman bacaan, mengetahui tujuan membaca, mampu menyimpulkan bacaan karya ilmiah dan mampu mengakses internet untuk memenuhi tugas menulis.Keywords; Minat siswa, membaca bebas, tugas menulis
MEMACU MINAT MEMBACA BEBAS (PERPUSTAKAAN) MELALUI TUGAS MENULIS Salma Sunaiyah
UNIVERSUM : Jurnal KeIslaman dan Kebudayaan Vol 9, No 1 (2015)
Publisher : IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/universum.v9i1.79

Abstract

Salah satu keterampilan membaca yang dikembangkan untuk pelajar adalah membaca bebas (perpustakaan). Tujuan dikembangkanya membaca bebas adalah untuk menumbuhkan kegemaran membaca, menambah pengetahuan dan rekreasi. Mengasah membaca bebas (perpustakaan) pada hakekatnya bertujuan untuk menanamkan kebiasaan membaca. Melalui tugas menulis pelajar dibimbing untuk terampil menggunakan bahasa Indonesia ragam tulis. Pengajar membimbing pelajar untuk terampil dan memiliki kompetensi dalam membaca bebas (perpustakaan) untuk menulis karya tulis ilmiah yang berguna untuk menunjang materi ajar yang lain. Tugas menulis dapat mengasah kemampuan pelajar dalam menjelaskan konsep membaca, melakukan proses pemahaman bacaan, mengetahui tujuan membaca, mampu menyimpulkan bacaan karya ilmiah dan mampu mengakses internet untuk memenuhi tugas menulis.Keywords; Minat siswa, membaca bebas, tugas menulis
MEMACU MINAT MEMBACA BEBAS (PERPUSTAKAAN) MELALUI TUGAS MENULIS Salma Sunaiyah
UNIVERSUM: Jurnal Keislaman dan Kebudayaan Vol. 9 No. 01 (2015): Januari 2015
Publisher : LPPM IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/universum.v9i01.766

Abstract

Salah satu keterampilan membaca yang dikembangkan untuk pelajar adalah membaca bebas (perpustakaan). Tujuan dikembangkanya membaca bebas adalah untuk menumbuhkan kegemaran membaca, menambah pengetahuan dan rekreasi. Mengasah membaca bebas (perpustakaan) pada hakekatnya bertujuan untuk menanamkan kebiasaan membaca. Melalui tugas menulis pelajar dibimbing untuk terampil menggunakan bahasa Indonesia ragam tulis. Pengajar membimbing pelajar untuk terampil dan memiliki kompetensi dalam membaca bebas (perpustakaan) untuk menulis karya tulis ilmiah yang berguna untuk menunjang materi ajar yang lain. Tugas menulis dapat mengasah kemampuan pelajar dalam menjelaskan konsep membaca, melakukan proses pemahaman bacaan, mengetahui tujuan membaca, mampu menyimpulkan bacaan karya ilmiah dan mampu mengakses internet untuk memenuhi tugas menulis.
PENDAMPINGAN STIMULASI LITERASI MELALUI STRATEGI MEMBACA BEBAS TERBIMBING (MBT) PADA ANAK-ANAK MIGRAN Tuti Marjan Fuadi; Yuni Rahmayanti; Riska Nasuha; Nabilla Aprilya; Saskia Putri
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 10 (2024): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Oktober 2024
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/qzm3ns24

Abstract

Tidak sedikit anak-anak pekerja migran Indonesia di Malaysia tidak bisa bersekolah di lembaga pendidikan formal, dengan berbagai masalah dan penyebabnya. Sehingga anak-anak migran memilih lembaga pendidikan non formal untuk dapat memperoleh pendidikan. Salah lembaga pendidikan non formal yang membantu proses pembelajaran bagi anak-anak migran di Malaysia, khususnya di Kuala Lumpur adalah salah satunya Sanggar bimbingan Hulu Kelang. Pengabdian ini bertujuan melakukan pendampingan dan membantu stimulasi literasi melalui strategi membaca bebas terbimbing (MBT) pada anak-anak migran. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan memberikan pendampingan, menyusun kegiatan belajar dan mengajar serta menerapkan strategi membaca bebas terbimbing. Adapun lokasi Sanggar bimbingan Hulu Kelang jalan Changkat Permata No 2757 Tingkat 3, 53100 Kuala Lumpur, letak sanggar ini berada di lantai 3 sebuah kawasan pertokoan. Program yang dirancang dalam kegiatan pengabdian ini berjalan dengan lancar, strategi MBT dilaksanakan dengan sembilan tahapan mulai dari persiapan, pengantar, pemilihan bacaan, waktu membaca, monitoring, diskusi, refleksi tertulis, presensi dan berbagi serta evaluasi.
Mahasiswa Kesejahteraan Sosial FISIP USU Mewujudkan Panti Asuhan Ar-Rahman Bebas Bullying dan Kesulitan Membaca Hayani, Zayna; Ritonga, Fajar Utama; B, Bengkel
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 4, No 2 (2025): May 2025
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.15619956

Abstract

Penulis melakukan praktikum I di Panti Asuhan Ar-Rahman. Praktikum pertama yang dilakukan oleh penulis yaitu meneliti tentang permasalahan yang dialami oleh anak panti. Adapun masalah yang dialami oleh anak panti yaitu kurangnya budaya bersosialisasi sehingga mengalami kesulitan dalam pembelajarannya berkelompok. Kondisi ini, yang diperparah dengan kecenderungan anak-anak masa kini untuk menyendiri dibandingkan berinteraksi, menciptakan kesulitan dalam pembelajaran kelompok dan berpotensi menghambat perkembangan mereka. Melihat urgensi masalah ini, penulis terdorong untuk melakukan mini proyek dengan tujuan utama meningkatkan minat bersosialisasi anak-anak, yang diharapkan akan berdampak pada peningkatan kepercayaan diri mereka. Klien yang menjadi fokus proyek ini adalah anak-anak dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Dalam penelitian ini, penulis menggunakan pendekatan social casework yang komprehensif, mulai dari tahap persiapan hingga terminasi. Metode Ecomap dan diskusi kelompok terarah (Focus Group Discussion/FGD) dipilih untuk mengumpulkan data dan memahami dinamika sosial yang ada. Selah melalui seluruh tahapan tersebut, hasil yang diharapkan adalah anak-anak panti dapat kembali membudayakan interaksi sosial yang sehat. Dengan demikian, mereka tidak hanya akan lebih mudah beradaptasi dalam pembelajaran di sekolah, tetapi juga mampu menciptakan lingkungan yang bebas dari perilaku bullying. Proyek ini diharapkan menjadi fondasi penting bagi pengembangan keterampilan hidup yang esensial bagi masa depan anak-anak panti asuhan.
Mahasiswa Kesejahteraan Sosial FISIP USU Mewujudkan Panti Asuhan Ar-Rahman Bebas Bullying dan Kesulitan Membaca Hayani, Zayna; Ritonga, Fajar Utama; B, Bengkel
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 4, No 2 (2025): May 2025
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.15619956

Abstract

Penulis melakukan praktikum I di Panti Asuhan Ar-Rahman. Praktikum pertama yang dilakukan oleh penulis yaitu meneliti tentang permasalahan yang dialami oleh anak panti. Adapun masalah yang dialami oleh anak panti yaitu kurangnya budaya bersosialisasi sehingga mengalami kesulitan dalam pembelajarannya berkelompok. Kondisi ini, yang diperparah dengan kecenderungan anak-anak masa kini untuk menyendiri dibandingkan berinteraksi, menciptakan kesulitan dalam pembelajaran kelompok dan berpotensi menghambat perkembangan mereka. Melihat urgensi masalah ini, penulis terdorong untuk melakukan mini proyek dengan tujuan utama meningkatkan minat bersosialisasi anak-anak, yang diharapkan akan berdampak pada peningkatan kepercayaan diri mereka. Klien yang menjadi fokus proyek ini adalah anak-anak dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Dalam penelitian ini, penulis menggunakan pendekatan social casework yang komprehensif, mulai dari tahap persiapan hingga terminasi. Metode Ecomap dan diskusi kelompok terarah (Focus Group Discussion/FGD) dipilih untuk mengumpulkan data dan memahami dinamika sosial yang ada. Selah melalui seluruh tahapan tersebut, hasil yang diharapkan adalah anak-anak panti dapat kembali membudayakan interaksi sosial yang sehat. Dengan demikian, mereka tidak hanya akan lebih mudah beradaptasi dalam pembelajaran di sekolah, tetapi juga mampu menciptakan lingkungan yang bebas dari perilaku bullying. Proyek ini diharapkan menjadi fondasi penting bagi pengembangan keterampilan hidup yang esensial bagi masa depan anak-anak panti asuhan.
Pendampingan Stimulasi Literasi melalui Strategi Membaca Bebas Terbimbing dan Menulis Terbimbing pada Siswa Sekolah Dasar di Lukmanulhakeem Islamic School Thailand: Assistance Program on Literacy Stimulation through Guided Free Reading and Guided Writing Strategies for Elementary Students at Lukmanulhakeem Islamic School Thailand Sri Rejeki; Ilham Ilham; Muslimin Muslimin; Hanik Hanik; Fitri Astutik
DARMADIKSANI Vol 6 No 1 (2026): Edisi Maret
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v6i1.9803

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan minat literasi membaca dan menulis siswa sekolah dasar di Lukmanulhakeem Islamic School Thailand melalui penerapan strategi membaca bebas terbimbing dan menulis terbimbing. Kegiatan dilaksanakan dalam tiga tahap utama, yaitu prakegiatan, pelaksanaan, serta monitoring dan evaluasi. Peserta kegiatan berjumlah 28 siswa sekolah dasar yang didampingi oleh dosen dan mahasiswa. Data diperoleh melalui observasi dan angket respons siswa, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil menunjukkan bahwa seluruh indikator respons siswa berada pada kategori positif, mencakup aspek minat membaca, motivasi, pemahaman bacaan, keberanian bertanya, kepercayaan diri menulis, serta persepsi terhadap dukungan materi dan media pembelajaran. Mayoritas siswa juga menilai program sangat layak untuk diintegrasikan dalam literasi sekolah. Temuan ini mengindikasikan bahwa strategi membaca bebas terbimbing dan menulis terbimbing efektif dalam menciptakan lingkungan belajar yang suportif, meningkatkan keterlibatan siswa, serta memperkuat aspek afektif dan psikologis dalam pembelajaran literasi. Program ini berpotensi menjadi model praktik baik dalam pengembangan budaya literasi sekolah dasar secara berkelanjutan.

Page 1 of 1 | Total Record : 9