Bencana alam dapat memberikan dampak yang signifikan bagi UMKM, termasuk kerusakan fisik, gangguan operasional, dan hilangnya pelanggan. Untuk meningkatkan ketangguhan bisnis UMKM di suasana bencana, diperlukan pelatihan yang tepat. Jurnal ini mendeskripsikan desain dan pelaksanaan pelatihan ketangguhan bisnis UMKM di suasana bencana, dengan fokus pada metode, materi, dan hasil pelatihan. STIA Adabiah Padang mengadakan pelatihan secara online kepada pelaku UMKM di Padang Panjang. Pelatihan ini bertujuan untuk membekali pelaku UMKM dengan pengetahuan dan keterampilan dalam menghadapi bencana, menyelamatkan dan memulihkan bisnis pasca bencana, serta beradaptasi dan berinovasi dalam situasi bencana.Metode pelatihan yang digunakan adalah ceramah, diskusi kelompok, studi kasus, dan simulasi. Materi pelatihan meliputi konsep ketangguhan bisnis UMKM, jenis-jenis bencana alam, mitigasi dan persiapan menghadapi bencana, penyelamatan dan pemulihan pasca bencana, serta adaptasi dan inovasi bisnis dalam situasi bencana.Setelah pelatiahan yang dilakukan dapat di analisa analisa data didapat cara supaya UMKM dan UKM dapat bertahan dengan, supaya dapat bertahan dalam kondisi bencana melakukan langkah, seperti: Menghasilkan produk sesuai dengan kebutuhan pasar (memodifikasi atau mengembangkan produk atau menghasilkan produk baru). Mengikuti pelatihan-pelatihan baik untuk pengembangan produk, memproduksi produk, maupun meningkatkan dan mengembangan kemampuan dalam menjual barang/jasa secara online, bergabung dengan group. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pelatihan ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam menghadapi bencana. Peserta juga merasa lebih siap untuk menyelamatkan dan memulihkan bisnis mereka pasca bencana
Copyrights © 2024