Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan penerimaan diri siswa di Sekolah Menengah Pertama melalui konseling kelompok behavioral. Masalah yang dihadapi adalah mengenai penerimaan diri di kalangan siswa dan berdampak negatif pada kesejahteraan psikologis dan sosial mereka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperiment dengan pendekatan kualitatif dengan desain. Populasi terdiri dari 99 siswa pada kelas VIII. Kemudian dipilih lima sampel untuk melakukan konseling kelompok. Pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi di dalam sesi konseling kelompok. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan penerimaan diri siswa setelah mengikuti konseling kelompok behavioral. Pendekatan behavioral efektif untuk meningkatkan penerimaan diri siswa. Teknik penguatan dalam konseling kelompok di lingkungan SMP masih belum banyak diterapkan dalam penelitian sebelumnya.
Copyrights © 2024