Abstrak: Perhutanan sosial merupakan bentuk izin resmi kepada penduduk desa di sekitar hutan untuk mengelola hutan negara melalui mekanisme yang diatur oleh menteri dalam surat keputusan salah satunya ialah Hutan Kemasyarakatan (HKm). Pemilihan jenis pohon produktif memberikan manfaat bagi pengelolaan hutan yang dilakukan oleh masyarakat tersebut. Proses pemilihan jenis tanaman dan pola tanam juga mempengaruhi apakah petani akan tetap mempertahankan jenis dan pola tanaman yang ada atau melakukan perubahan. Oleh karena itu, perlu peran perguruan tinggi untuk memberi edukasi kepada masyarakat petani sekitar hutan terkait jenis pohon produktif tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan persepsi petani yang mengelola hutan lindung dengan skema Hutan Kemasyarakatan di Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Batutegi, Kabupaten Tanggamus tentang pemilihan jenis pohon produktif. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini meliputi survei lokasi, persiapan, penyuluhan, anjangsana dan evaluasi. Didapatkan hasil bahwa pengabdian masyarakat pemilihan pohon produktif yang telah dilaksanakan berpengaruh nyata terhadap pengetahuan dan pemahaman partisipan. Kegiatan ini dapat berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengetahuan dan pemahaman partisipan. Petani yang memiliki persepsi yang baik cenderung lebih mampu mengidentifikasi dan memanfaatkan sumber daya lokal secara optimal, termasuk memilih jenis pohon yang paling produktif dan sesuai dengan kondisi lingkungan mereka
Copyrights © 2024