Nelayan merupakan kelompok masyarakat yang mencari nafkah secara langsung dari hasil laut, baik melalui penangkapan maupun budidaya Nelayan umumnya tinggal didaerah pesisir yang melakukan penangkapan ikan berada pada risiko tinggi terhadap kecelakaan akibat kerja atau penyakit akibat kerja. Risiko penyakit akibat kerja yang sering terjadi pada nelayan antara lain adalah Nyeri low back pain, dermatitis, katarak dan ganggunan penglihatan dan pendengaran. Seringkali nelayan tersebut kurang memahami tentang bahaya dari dan penyakit yang berpotensi timbul akibat perkerjaanya, oleh karena itu dibutuhkan sebuah platform Sistem Informasi Nelayan Cerdas (SINELA) guna untuk deteksi dini penyakit akibat aktivitas nelayan melalui pelatihan. Tujuan dari kegiatan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan keterampilan nelayan dalam menggunakan SINELA. Metode yang dilakukan dalam tiga tahap: (1) tahap persiapan, (2) tahap pelaksanaan dan (3) tahap evaluasi. Hasil yang diperoleh pada kegiatan pelatihan ini adalah terjadinya peningkatan kemampuan deteksi dini penyakit akibat aktivitas nelayan dari pre-test dan post-test pelatihan yang telah diberikan. Rekomendasi yang diberikan tim pelaksana agar sistem tersebut dapat terapkan secara berkelanjutan guna nelayan dapat mengantisipasi atau meminimalisir risiko bahaya pekerjaan sebagai nelayan.
Copyrights © 2024