Pembelajaran bilingual di sekolah dasar merupakan strategi pendidikan yang mengintegrasikan dua bahasa pengantar, yaitu bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, untuk membekali siswa dengan kemampuan komunikasi efektif secara lisan dan tulisan sejak dini. Penelitian ini bertujuan mengkaji tahapan pelaksanaan pembelajaran bilingual, meliputi pengenalan kosakata tematik dan kontekstual, pengembangan keterampilan berbicara melalui aktivitas interaktif, serta pemantapan penggunaan bahasa kedua dalam konteks akademik dan sosial. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan analisis literatur terkait implementasi, manfaat, tantangan, dan evaluasi program pembelajaran bilingual. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran bilingual dapat meningkatkan kecerdasan linguistik, kreativitas, kepercayaan diri, serta prestasi akademik siswa. Keberhasilan program sangat bergantung pada perencanaan yang sistematis, kompetensi guru, ketersediaan sumber belajar, serta dukungan lingkungan sekolah dan orang tua. Evaluasi program menggunakan model CIPP membantu memastikan efektivitas dan keberlanjutan pembelajaran bilingual. Oleh karena itu, pemahaman yang mendalam mengenai tahapan pembelajaran bilingual sangat penting bagi pendidik dalam mengembangkan program yang efektif dan berkelanjutan di sekolah dasar.
Copyrights © 2025