Limbah makanan merupakan salah satu tantangan lingkungan yang signifikan di Indonesia, limbah makanan menyumbang sekitar 40% dari total sampah domestik. Penelitian ini mengkaji pengelolaan limbah makanan di SDN 2 Nagrikaler menggunakan Mikroorganisme Lokal (MOL) sebagai bagian dari konsep Tatanen di Bale Atikan (TDBA). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangkaian In House Training (IHT) bertema "Menggali Potensi Sekolah Melalui Pendidikan Karakter Berbasis TDBA," yang melibatkan siswa, guru, dan mahasiswa P3K UPI Purwakarta. Hasilnya menunjukkan bahwa penggunaan MOL efektif dalam mengubah limbah makanan menjadi pupuk organik yang merupakan bentuk dari gerakan food waste, meningkatkan pemahaman siswa terhadap prinsip keberlanjutan, serta memperkuat nilai karakter seperti tanggung jawab dan peduli lingkungan.
Copyrights © 2024