Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara historis etika, moral, dan intelektual kepemimpinan Khalifah Ali bin Abi Thalib dalam konteks pembentukan peradaban Islam awal. Melalui pendekatan kualitatif berbasis studi literatur, penelitian ini menelusuri nilai-nilai kepemimpinan yang tercermin dalam prinsip keadilan sosial, kejujuran politik, dan kebijaksanaan hukum, serta dimensi moral seperti keberanian, keikhlasan, dan integritas diri. Hasil kajian menunjukkan bahwa Khalifah Ali memadukan kekuatan akal, spiritualitas, dan moralitas dalam mengelola pemerintahan, menjadikannya model kepemimpinan yang berorientasi pada kebenaran dan kemaslahatan umat. Nilai-nilai tersebut tetap relevan untuk diterapkan pada sistem pemerintahan modern, pendidikan karakter, dan pengembangan peradaban intelektual kontemporer. Dengan demikian, kepemimpinan Ali bin Abi Thalib menjadi simbol harmonisasi antara ilmu, iman, dan akhlak sebagai dasar kemajuan peradaban Islam.
Copyrights © 2025