Latar belakang dari penelitian ini adalah pentingnya literasi multikultural dalam konteks pendidikan di Indonesia, khususnya di pondok pesantren, sebagai lembaga pendidikan yang memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran sosial. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan literasi multikultural di Pondok Pesantren Al-Amin Gersik melalui implementasi Pojok Belajar. Metode yang digunakan adalah Asset Based Community Development (ABCD), yang berfokus pada pemanfaatan potensi yang ada di masyarakat. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan kesadaran sosial di kalangan santri, ditunjukkan melalui partisipasi aktif mereka dalam kegiatan Pojok Belajar. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa Pojok Belajar dapat menjadi sarana efektif dalam meningkatkan literasi multikultural dan kesadaran sosial di pondok pesantren.
Copyrights © 2025