Penelitian ini mengkaji pola komunikasi kesiswaan dengan siswa berdasarkan wawancara mendalam dengan Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan. Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan bagaimana komunikasi kesiswaan dibangun dalam penanganan pembinaan siswa. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan analisis transkrip wawancara. Hasil menunjukkan pola komunikasi yang terstruktur melalui pemantauan harian, alur pelaporan guru dan wali kelas, konseling BK, serta keterlibatan orang tua pada kasus tertentu. Interaksi langsung seperti pengarahan pagi dan kunjungan kelas membantu meningkatkan keterbukaan siswa. Instrumen formal seperti surat peringatan dan evaluasi bulanan memperkuat perubahan perilaku. Penelitian menegaskan bahwa pola komunikasi yang konsisten dan kooperatif menjadi kunci pembinaan kesiswaan.
Copyrights © 2025