Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Computer-Mediated Learning (CML) terhadap kemampuan creative thinking mahasiswa dengan menelaah peran moderasi peer collaboration dalam lingkungan pembelajaran digital. Transformasi pendidikan di era digital membuka peluang baru bagi mahasiswa untuk mengakses sumber daya belajar, menggunakan alat interaktif, serta berinteraksi dalam lingkungan daring yang mendukung kolaborasi. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif memperoleh gambaran yang lebih komprehensif. Penelitian dilaksanakan pada semester genap tahun akademik 2024/2025 di program studi pendidikan ekonomi di Universitas Negeri Jakarta. Subjek penelitian adalah 120 mahasiswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan meliputi kuesioner skala Likert untuk mengukur CML, peer collaboration, dan creative thinking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CML berpengaruh positif terhadap creative thinking mahasiswa, dan pengaruh ini semakin kuat ketika dimoderasi oleh peer collaboration. Mahasiswa yang aktif berkolaborasi dalam forum diskusi, proyek kelompok, dan berbagi dokumen cenderung menghasilkan ide-ide lebih inovatif serta memiliki fleksibilitas berpikir yang lebih tinggi. Implikasi dari temuan ini adalah pentingnya desain strategi pembelajaran digital yang menekankan integrasi teknologi adaptif dengan aktivitas kolaboratif terstruktur, sehingga setiap mahasiswa dapat berpartisipasi optimal.
Copyrights © 2025