Penelitian ini bertujuan menganalisis secara konseptual fungsi jiwa perasaan (emosi) dalam penguatan fungsi belajar peserta didik dalam perspektif Psikologi Pendidikan Islam. Pendekatan kualitatif dengan studi kepustakaan digunakan untuk menelaah literatur terkait konsep perasaan dan emosi, proses belajar, serta prinsip-prinsip psikologi Islam yang relevan. Temuan menunjukkan bahwa emosi memiliki peran fundamental dalam memengaruhi motivasi, perhatian, interaksi sosial, dan hasil belajar peserta didik. Dalam perspektif Islam, pengelolaan emosi berkaitan erat dengan tazkiyatun nafs, penguatan akhlak, dan pembentukan karakter melalui nilai-nilai seperti ṣabr, tawakkul, syukur, dan muraqabah. Integrasi nilai-nilai tersebut dalam proses pembelajaran Pendidikan Islam dapat menciptakan suasana belajar yang positif, kondusif, dan bermakna sehingga mendorong keterlibatan kognitif dan spiritual peserta didik. Artikel ini menyimpulkan bahwa fungsi jiwa perasaan yang dikelola secara islami berperan strategis dalam penguatan fungsi belajar, serta mengusulkan perlunya desain pembelajaran yang secara sadar mengembangkan regulasi emosi berbasis nilai-nilai Islam
Copyrights © 2025