Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Sanata Dharma terhadap pentingnya mendongeng dalam pengembangan kompetensi abad ke-21 dan kontribusinya pada Sustainable Development Goals (SDGs). Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis isi. Data dikumpulkan melalui wawancara terbukadengan 70 mahasiswa PGSD mengenai manfaat mendongeng, kemudian dianalisis menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 70% responden menilai mendongeng menumbuhkan imajinasi dan kreativitas, 61% menyebutkan nilai moral dan pelajaran hidup, 59% menganggap penting untuk pengembangan keterampilan bahasa, 37% menyatakan dapat meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan public speaking, 19% berperan dalam menumbuhkan minat baca dan literasi, 16% menekankan pembentukan karakter, 10% mengaitkan dengan pengembangan daya pikir kritis, 7% menyoroti penguatan hubungan emosional, serta 6% mencatat peran dalam pelestarian budaya lokal. Temuan ini mengindikasikan bahwa mendongeng bukan hanya metode pedagogis yang efektif untuk mengembangkan 4C skills (critical thinking, creativity, communication, collaboration), tetapi juga berdampak pada pembentukan karakter dan nilai-nilai keberlanjutan. Oleh karena itu, direkomendasikan agar program pelatihan calon guru Sekolah Dasar (SD) memasukkan keterampilan mendongeng secara terstruktur dan kontekstual dalam kurikulum Sekolah Dasar (SD) untuk mendukung pendidikan holistik dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026