Masa kehamilan dan masa balita merupakan periode kritis yang memerlukan asupan kalsium adekuat untuk mendukung mineralisasi tulang dan mencegah stunting. Kegiatan ini bertujuan menilai efektivitas pendampingan pembuatan camilan berbahan tepung cangkang udang dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan penerimaan di kalangan ibu hamil dan ibu balita. Kegiatan berbasis pemberdayaan komunitas dilaksanakan di Kelurahan Karya Jaya, Kertapati dengan 65 peserta selama tiga bulan (Agustus–Oktober 2025) meliputi sosialisasi, edukasi gizi, demonstrasi pembuatan tepung cangkang udang dan tekwan, serta evaluasi pre-test dan post-test disertai observasi kualitatif. Hasil menunjukkan 48% anak dalam sampel mengalami stunting; rata-rata skor pengetahuan meningkat signifikan dari 52 menjadi 98 (kenaikan 88,5%); peserta mampu mempraktikkan pembuatan tepung dan menyatakan berminat mengadopsi resep di rumah; observasi juga mencatat peningkatan keterampilan dan kohesi sosial. Kesimpulannya, pendampingan ini efektif meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu, namun diperlukan analisis kandungan kalsium produk, uji bioavailabilitas, dan evaluasi jangka panjang untuk menilai dampak pada asupan kalsium dan status gizi anak.
Copyrights © 2025