Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hambatan akademik yang dialami oleh anak dengan disleksia dan diskalkulia melalui pendekatan studi literatur. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai artikel jurnal nasional, buku, serta laporan penelitian yang relevan dan dipublikasikan dalam enam tahun terakhir (2020–2025). Data yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik analisis isi untuk mengidentifikasi pola, karakteristik, serta bentuk kesulitan belajar yang dialami anak usia sekolah dasar. Hasil kajian menunjukkan bahwa anak dengan disleksia mengalami hambatan utama pada kemampuan memahami makna bacaan meskipun mampu melafalkan teks dengan cukup baik, sedangkan anak dengan diskalkulia mengalami kesulitan dalam memahami konsep numerik, simbol matematika, serta urutan logika dalam proses berhitung. Hambatan akademik tersebut dipengaruhi oleh faktor internal, seperti rendahnya motivasi belajar, keterbatasan konsentrasi, dan kurangnya kepercayaan diri, serta faktor eksternal berupa minimnya pendampingan orang tua dan metode pembelajaran yang belum adaptif. Penelitian ini menegaskan pentingnya identifikasi dini dan penerapan strategi pembelajaran adaptif, multisensori, dan inklusif untuk mendukung perkembangan akademik anak dengan disleksia dan diskalkulia. Hasil kajian diharapkan dapat menjadi acuan bagi pendidik dalam merancang intervensi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan belajar peserta didik.
Copyrights © 2025