Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas profesional guru sejarah di wilayah Solo Raya, Jawa Tengah, dalam menerapkan pendekatan Interdisciplinary learning. Mitra kegiatan, yaitu MGMP Sejarah Solo Raya, menghadapi permasalahan berupa terbatasnya pemahaman guru terhadap integrasi lintas disiplin serta kesulitan dalam mengembangkan bahan ajar yang kontekstual dan kolaboratif. Kegiatan dilaksanakan melalui lokakarya satu hari yang meliputi pemaparan konsep, diskusi kolaboratif, praktik penyusunan rancangan ajar, dan pendampingan pascalokakarya untuk penyempurnaan hasil. Sebanyak 30 guru SMA/MA terlibat aktif dalam kegiatan yang difasilitasi oleh Research Group Keilmuan dan Pembelajaran Sejarah FKIP Universitas Sebelas Maret. Evaluasi dilakukan melalui survei refleksi dan analisis hasil kerja peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan guru dalam memahami konsep integratif, berkolaborasi lintas bidang, serta menghasilkan 17 rancangan bahan ajar berbasis Interdisciplinary learning yang relevan dengan konteks sekolah. Program ini tidak hanya meningkatkan kompetensi individual, tetapi juga memperkuat jejaring profesional melalui MGMP serta menumbuhkan budaya kolaboratif dalam pengembangan pembelajaran sejarah yang interdisipliner, reflektif, dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026