Penuaan merupakan proses alami yang menyebabkan penurunan fungsi jaringan tubuh, termasuk fleksibilitas otot dan sendi. Penurunan fleksibilitas dapat meningkatkan risiko cedera pada lansia. Latihan peregangan merupakan salah satu metode yang efektif untuk menjaga fleksibilitas dan mengurangi nyeri sendi pada usia lanjut. Tujuan: Meningkatkan pengetahuan lansia tentang kesehatan tulang dan sendi serta keterampilan melakukan latihan peregangan secara mandiri melalui kegiatan edukasi dan praktik langsung. Metode: Kegiatan pengabdian Masyarakat Fakultas Keperawatan Universitas Pelita Harapan dilaksanakan di Tanjung Priok, Jakarta, dengan melibatkan 85 lansia. Intervensi dilakukan melalui edukasi kesehatan dan latihan peregangan. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test pengetahuan, pemeriksaan kesehatan, serta penilaian kepuasan peserta menggunakan skala Likert. Hasil: Terdapat peningkatan skor rata-rata pengetahuan dari 82,96 menjadi 85,75 setelah edukasi. Pemeriksaan kesehatan menunjukkan 37,6% lansia memiliki tekanan darah tidak normal, 28,2% memiliki kadar kolesterol tinggi, dan 88,2% memiliki kadar gula darah sewaktu dalam batas normal. Evaluasi kepuasan menunjukkan 90% peserta menilai kegiatan secara keseluruhan, latihan peregangan, dan sesi diskusi sebagai “Sangat Baik” . Edukasi dan latihan peregangan terbukti efektif meningkatkan pengetahuan lansia tentang kesehatan otot dan sendi. Kegiatan ini mendapat respons sangat positif dan layak untuk diterapkan secara berkala sebagai upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan kualitas hidup lansia.
Copyrights © 2025