Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

PELATIHAN FIRST AID DAN BANTUAN HIDUP DASAR PADA MAHASISWA Arkianti, Maria Maxmila Yoche; Octaria, Martha; Sibuea, Renova Oktarini br.; Olang, Janwar; Rumerung, Christie Lidya; Matheus, Lae Juan Anbert; Silitonga, Sergio Filishak
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 7 (2024): PKMCSR2024: Kolaborasi Hexahelix dalam Optimalisasi Potensi Pariwisata di Indonesia: A
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v7i0.2338

Abstract

Kecelakaan dapat terjadi dimanapun. Dalam perjalanan, sekolah, ruang kelas, ruang olahraga, atau perpustakaan maupun lingkungan kampus. Pertolongan pertama yang cepat dan tepat akan mengurangi kesakitan dan cedera. Selain, ketrampilan dalam memberikan pertolongan pertama, pertolongan pertama pada henti jantung nafas perlu diberikan kepada masyarakat dalam hal ini di lingkungan kampus. Kondisi henti jantung dan nafas dapat terjadi dimanapun dan kapanpun yang bisa disebabkan dari berbagai kondisi dan lingkungan. Dalam serangan jantung, setiap detik berarti. Setiap menit bantuan hidup dasar (BHD) tertunda, peluang korban untuk bertahan hidup menurun sebesar 10%. Salah kegiatan yang dilakukan mahasiswa adalah kegiatan New Student Orientation (NSO). Tujuan kegiatan ini untuk membekali panitia penyambutan mahasiswa baru dengan pengetahuan dasar terkait dengan keterampilan pertolongan pertama serta bantuan hidup dasar. Metode yang digunakan ceramah dan praktek. Kegiatan dilakukan dalam dua sesi. Hasil pre-post kegiatan terdapat peningkatan pengetahuan peserta sebanyak 23 poin di sesi pertama dan 39 poin pada sesi kedua. Evaluasi kegiatan, peserta mengatakan pengetahuan meningkat dan berguna dalam kehidupan sehari-hari.
PEMERIKSAAN KESEHATAN DAN PENANGANAN ANSIETAS PADA PENYAKIT KRONIK DI MUARA ANGKE Hasibuan, Shinta; Florensa, Maria Ayu; Dewi, Ira; Imanuel, Suntoro; Heman, Heman; Paula, Veronica; Pangkey, Ballsy; Zega, Windy; Olang, Janwar
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 7 (2024): PKMCSR2024: Kolaborasi Hexahelix dalam Optimalisasi Potensi Pariwisata di Indonesia: A
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v7i0.2279

Abstract

Muara Angke, sebagai pelabuhan ikan di Jakarta, mengalami aktivitas malam hari yang tinggi, berisiko mempengaruhi kesehatan masyarakat setempat. Penyakit kronik seperti diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung semakin meningkat, mengakibatkan ansietas pada pasien. Ansietas pada penyakit kronik dipicu oleh dampak psikologis dan fisik dari kondisi tersebut. Penelitian menunjukkan bahwa ansietas dua kali lebih tinggi pada pasien penyakit kronik dibandingkan populasi umum. Pendekatan holistik dalam penanganan ansietas dan penyakit kronik sangat penting. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan penanganan penyakit kronik dan ansietas di Muara Angke. Metode meliputi pemeriksaan kesehatan dan penyuluhan tentang penyakit kronik dan ansietas, dengan tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Sebanyak 75 peserta berpartisipasi. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan mengenai penyakit kronik dan penanganan ansietas berdasarkan pre dan post-test. Evaluasi juga menunjukkan antusiasme dan harapan masyarakat untuk kegiatan serupa di masa depan. Kesimpulannya, pendekatan holistik yang mengintegrasikan perawatan fisik dan mental terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Muara Angke, sekaligus menekankan pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin dan penanganan ansietas yang tepat.
Beban Kerja Perawat dengan Kejadian Low Back Pain di Satu Rumah Sakit Swasta Indonesia Bagian Timur Mataheru, Desri; Munte, Lidia Ningsih; Nahak, Sarma Ulina; olang, Janwar; Sampepadang, Mega
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 3 (2025): Juni 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i3.6724

Abstract

Perawat memiliki peran penting dalam tenaga kesehatan untuk memberikan asuhan keperawatan berkualitas. Asuhan keperawatan dipengaruhi beban kerja. Beban kerja merupakan tugas yang diberikan dalam bentuk fisik maupun psikis. Perawat sering melakukan aktivitas berulang seperti membungkuk, mengangkat, dan memindahkan pasien dengan postur tidak ergonomis, yang berisiko menyebabkan low back pain. Low back pain merupakan gangguan muskuloskeletal yang disebabkan postur tubuh yang kurang tepat, diakibatkan penerapan ergonomik yang buruk, serta tekanan berulang yang merusak otot punggung bawah dan menyebabkan nyeri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara beban kerja terhadap low back pain, menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian sebanyak 250 responden, dengan jumlah sampel sebesar 149 menggunakan purposive sampling. Penelitian ini dilakukan pada Februari – Maret 2025 di rumah sakit Siloam Kupang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian yaitu 2 kuesioner untuk mengukur beban kerja dan low back pain pada perawat. Uji statistik yang digunakan adalah uji Chi-square. Analisa data yang digunakan adalah analisa data univariat dan bivariat. Hasil penelitian ini menunjukkan dari 149 responden sebanyak 96 perawat (64.4%) mengalami beban kerja rendah dan 53 perawat mengalami beban kerja tinggi, 74 perawat (49.7%) mengalami kejadian low back pain sedang. Berdasarkan hasil uji Chi-square, p-value 0.028 (<0.05) yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara beban kerja dengan kejadian low back pain pada perawat. Pelatihan rutin tentang prinsip ergonomik diperlukan untuk mengurangi risiko low back pain dan meningkatkan efektivitas kerja. Perawat disarankan mencatat intensitas tugas harian untuk mengidentifikasi pola beban kerja tinggi dan berkoordinasi dengan manajemen guna mencegah penumpukan tugas individu tertentu.
Hubungan Persepsi Risiko Kesehatan terhadap Perilaku Merokok Dewasa Laki-Laki di Salah Satu Kelurahan Kabupaten Tangerang Sihotang, Martha Uli; Hulu, Marveline; Simanjuntak, Tiyen Gladia Br; Diannita, Catharina Guinda; Olang, Janwar
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 1 (2025): Februari 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i1.5742

Abstract

Merokok merupakan tindakan menghirup dan menghembuskan asap dari rokok. Kebiasaan merokok menyebabkan kecanduan yang diakibatkan oleh nikotin. Dari hasil survei awal di Kelurahan Bencongan Indah didapatkan 80% warga setuju merokok berisiko terkena penyakit. Tujuan dari penelitian ini mengidentifikasi hubungan persepsi risiko kesehatan terhadap perilaku merokok dewasa laki-laki di salah satu Kelurahan Kabupaten Tangerang. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasional pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian ini penduduk Kelurahan Bencongan Indah usia 15-59 yaitu 5.655 jiwa. Pengambilan sampel menggunakan teknik non-probability sampling dengan metode accidental sampling. Sampel pada penelitian ini berjumlah 115 orang dewasa laki-laki di salah satu Kelurahan Kabupaten Tangerang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini kuesioner tertutup yang berisi pernyataan responden. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji Gamma. Hasil penelitian ini diperoleh 98 responden (85,2%) memiliki persepsi cukup dan 70 responden (60,9%) memiliki perilaku merokok sedang. Pada hasil bivariat didapatkan tidak ada hubungan antara persepsi risiko kesehatan terhadap perilaku merokok dewasa laki-laki di salah satu Kelurahan Kabupaten Tangerang dengan p value = 0,084 (p value < 0,05). Rekomendasi penelitian ini diharapkan pelayanan kesehatan dapat melakukan penyuluhan kepada masyarakat usia remaja sehingga persepsi risiko kesehatan yang baik tercipta sejak dini serta perilaku merokok dapat berkurang
EDUKASI PENYAKIT KRONIK DAN PEMERIKSAAN KESEHATAN DI MASYARAKAT DESA FATUKNUTU KABUPATEN KUPANG Olang, Janwar; Saputra, Bima Adi; Fangidae, Erniyati; Pangkey, Ballsy C. A.; Paula, Veronica
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2599

Abstract

Abstrak Penyakit kronik berkembang secara bertahap, berlangsung lama, dan sering kali tidak menunjukkan gejala awal, sehingga terkadang masyarakat tidak menyadari akan hal tersebut. Hipertensi merupakan kondisi dimana tekanan darah sistolik melebihi 140 mmHg dan tekanan diastolik diatas 90 mmHg, namun seringkali tidak menimbulkan gejala dan dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung, gagal ginjal dan stroke. Tujuan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai hipertensi dan diabetes melitus, serta pentingnya gaya hidup sehat dan pemeriksaan kesehatan rutin. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pemeriksaan kesehatan serta pre-dan post test. Hasil menunjukkan peserta didominasi usia 51-60 tahun (21.49%) dengan laki-laki lebih banyak dibandingkan perempuan. Nilai rata-rata pre-test adalah 32,87% dengan nilai terendah 20 dan tertinggi 70 sedangkan rata-rata post-test meningkat menjadi 78,16% dengan nilai terendah 60 dan tertinggi 100. Pemeriksaan tekanan darah menunjukkan 43,80% kategori normal dan 28,10% pre-hipertensi, kadar gula darah menunjukkan 91,74% dalam batas normal (70–200 mg/dL), kadar asam urat, 63,64% berada dalam batas normal (1,5–7 mg/dL) dan pemeriksaan kadar kolesterol kolesterol 69,42% dalam batas normal (<200 mg/dL). Diharapkan masyarakat dapat mengaplikasikan pola hidup sehat guna mencegah terjadinya penyakit kronik dan komplikasinya. Kata kunci: Edukasi, Penyakit Kronik, Pemeriksaan Kesehatan
EFEKTIVITAS LIFE REVIEW THERAPY TERHADAP DEPRESI DAN KECEMASAN PADA LANSIA Paula, Veronica; Yoche A, Maria Maxmila; Hasibuan, Shinta Yuliana; Ayu Florensa, Maria Veronika; Saputra, Bima Adi; Olang, Janwar; Debby, Chryest; Dewi, Ira
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2634

Abstract

Lansia merupakan kelompok usia yang rentan menghadapi berbagai tantangan psikologis, seperti kesepian, kehilangan peran sosial, serta gejala depresi yang dapat menurunkan kualitas hidup mereka. Kondisi ini membutuhkan intervensi yang tidak hanya fokus pada aspek fisik, tetapi juga mendukung kesejahteraan psikologis. Life Review Therapy (LRT) merupakan salah satu pendekatan yang efektif dalam membantu lansia merefleksikan pengalaman hidup, menemukan makna baru, serta meningkatkan harga diri dan keterhubungan sosial. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis lansia melalui penerapan LRT secara terstruktur. Program dilaksanakan dengan melibatkan lansia yang dipilih berdasarkan kriteria tertentu. Intervensi dilakukan dalam beberapa sesi yang mencakup eksplorasi pengalaman masa lalu, proses refleksi, hingga penyusunan narasi kehidupan yang bermakna. Selain itu, kegiatan penunjang seperti menebak lagu-lagu lawas dan bernyanyi bersama turut diberikan untuk membangun suasana positif dan memperkuat interaksi sosial. Evaluasi dilaksanakan dengan membandingkan kondisi psikologis peserta sebelum dan sesudah program menggunakan Mini Mental State Exam (MMSE). Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam kesejahteraan psikologis lansia. Peserta melaporkan penurunan gejala depresi, peningkatan rasa percaya diri, serta terbentuknya keterhubungan sosial yang lebih baik. Temuan ini mengindikasikan bahwa LRT tidak hanya memberikan manfaat individual, tetapi juga berkontribusi pada terciptanya lingkungan yang lebih ramah lansia. Program ini direkomendasikan untuk diperluas di komunitas lain dengan melibatkan pelatihan bagi fasilitator lokal agar keberlanjutan kegiatan tetap terjaga dan memberikan dampak jangka panjang.
PENANGANAN ANSIETAS PADA PENYAKIT KRONIK DI RUMAH APUNG Suntoro, Suntoro; Hasibuan, Shinta Yuliana; Florensa, Maria Ayu; Dewi, Ira; Indah, Evanny; Heman, Heman; Zega, Windy; Olang, Janwar; Paula, Veronica
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2643

Abstract

Muara Angke, as a fishing port in Jakarta, experiences high levels of nighttime activity, which risks affecting the health of the local community. Chronic diseases such as diabetes, hypertension, and heart disease are on the rise, causing anxiety in patients. Anxiety in chronic diseases is triggered by the psychological and physical effects of these conditions. Research shows that anxiety is twice as high in patients with chronic diseases compared to the general population. A holistic approach to treating anxiety and chronic diseases is very important. This Community Service (PkM) activity aims to increase understanding and treatment of chronic diseases and anxiety in Muara Angke. The methods include health checks and counseling on chronic diseases and anxiety, with stages of preparation, implementation, and evaluation. A total of 56 participants took part. The results showed an increase in knowledge about chronic diseases and anxiety management based on pre- and post-tests. The evaluation also showed the community's enthusiasm and hope for similar activities in the future. In conclusion, a holistic approach that integrates physical and mental care has proven to be effective in improving the quality of life of the community in Muara Angke, while emphasizing the importance of regular health checks and proper anxiety management.
MEMBANGUN GENERASI TANGGAP DARURAT: EDUKASI DAN PELATIHAN FIRST AID PEMUDA DAN REMAJA GEREJA BETHESDA TO'OH AMABI OEFETO NTT Pangkey, Ballsy Cicilia Albertina; Olang, Janwar; Paula, Veronica; Fangidae, Erniyati
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2657

Abstract

Pertolongan pertama (First Aid) merupakan upaya awal yang dilakukan sebelum dibawa ke Rumah Sakit ketika seseorang mengalami masalah kesehatan seperti kecelakaan, pingsan, digigit serangga, patah tulang, pendarahan, kejang ataupun kondisi yang mengganggu kesehatan seseorang. Kecelakaan maupun gangguan kesehatan dapat terjadi di mana saja dan tidak dapat diprediksi secara pasti, dapat terjadi di rumah maupun lingkungan lainnya termasuk gereja. Pemuda dan remaja di gereja bisa saja menghadapi cedera, patah tulang, pingsan, serta situasi yang akan menimbulkan masalah bagi diri mereka sendiri dan orang lain. Oleh karena itu, langkah-langkah pertolongan pertama secara benar sangat penting. Tujuan: Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini berfokus pada memberikan edukasi dan pelatihan tentang pertolongan pertama di gereja untuk meningkatkan keselamatan jemaat. Metode: Kegiatan PkM menggunakan metode penyuluhan, pelatihan, dan diskusi. Penyuluhan dan pelatihan dipaparkan oleh tim PkM Fakultas Keperawatan UPH. Kegiatan ini diikuti oleh pemuda dan remaja Gereja Bethesda To'oh Amabi Oefeto NTT yang berjumlah 30 orang, dan kegiatan dievaluasi menggunakan pre dan post-test. Hasil: Kegiatan PkM terlaksana dengan baik dan sesuai dengan jadwal yang direncanakan dengan hasil pre/post-test menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan remaja setelah diberikan edukasi dan pelatihan dengan nilai rata-rata pre-test 42.91 dan post-test 53.95. Kegiatan yang dilakukan dirasakan berdampak bagi remaja dan pemuda dan diharapkan dilakukan secara berkelanjutan.
SEHAT DAN BUGAR DI USIA SENJA : EDUKASI DAN LATIHAN PEREGANGAN (STRETCHING) BAGI LANSIA DI TANJUNG PRIOK JAKARTA UTARA Midu, Sergio Yudi; Saputra, Bima Adi; Pangkey, Ballsy C. A.; Olang, Janwar; Paula, Veronica; Saputri, Agustina
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2767

Abstract

Penuaan merupakan proses alami yang menyebabkan penurunan fungsi jaringan tubuh, termasuk fleksibilitas otot dan sendi. Penurunan fleksibilitas dapat meningkatkan risiko cedera pada lansia. Latihan peregangan merupakan salah satu metode yang efektif untuk menjaga fleksibilitas dan mengurangi nyeri sendi pada usia lanjut. Tujuan: Meningkatkan pengetahuan lansia tentang kesehatan tulang dan sendi serta keterampilan melakukan latihan peregangan secara mandiri melalui kegiatan edukasi dan praktik langsung. Metode: Kegiatan pengabdian Masyarakat Fakultas Keperawatan Universitas Pelita Harapan dilaksanakan di Tanjung Priok, Jakarta, dengan melibatkan 85 lansia. Intervensi dilakukan melalui edukasi kesehatan dan latihan peregangan. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test pengetahuan, pemeriksaan kesehatan, serta penilaian kepuasan peserta menggunakan skala Likert. Hasil: Terdapat peningkatan skor rata-rata pengetahuan dari 82,96 menjadi 85,75 setelah edukasi. Pemeriksaan kesehatan menunjukkan 37,6% lansia memiliki tekanan darah tidak normal, 28,2% memiliki kadar kolesterol tinggi, dan 88,2% memiliki kadar gula darah sewaktu dalam batas normal. Evaluasi kepuasan menunjukkan 90% peserta menilai kegiatan secara keseluruhan, latihan peregangan, dan sesi diskusi sebagai “Sangat Baik” . Edukasi dan latihan peregangan terbukti efektif meningkatkan pengetahuan lansia tentang kesehatan otot dan sendi. Kegiatan ini mendapat respons sangat positif dan layak untuk diterapkan secara berkala sebagai upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan kualitas hidup lansia.