Masyarakat multikultural hidup dalam keberagaman suku, agama, budaya, dan nilai-nilai sosial yang menjadi kekayaan bersama, namun juga berpotensi menimbulkan konflik apabila tidak dikelola secara bijak. Dalam konteks tersebut, toleransi menjadi kunci utama dalam menjaga keharmonisan sosial, meskipun dalam praktiknya masih dihadapkan pada tantangan berupa stereotip, prasangka, diskriminasi, serta pengaruh negatif media sosial. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan sikap toleransi masyarakat dalam kehidupan bermasyarakat yang multikultural. Kegiatan pengabdian dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif dengan metode edukasi dan sosialisasi, yang mencakup penyampaian materi kontekstual, diskusi interaktif, serta refleksi bersama terkait pentingnya sikap saling menghormati di tengah perbedaan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai makna dan urgensi toleransi, meningkatnya partisipasi aktif dalam proses kegiatan, serta munculnya perubahan sikap yang lebih terbuka dan menghargai perbedaan dalam interaksi sosial sehari-hari. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini berkontribusi dalam memperkuat harmoni sosial dan mempererat persatuan masyarakat multikultural. Kata Kunci : Harmoni Sosial; Masyarakat Multikultural; Toleransi
Copyrights © 2026