Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan masyarakat dalam meningkatkan kesadaran anti-bullying pada remaja di program kesetaraan Paket B PKBM Laskar Pelangi. Bullying merupakan persoalan serius yang berdampak pada kesehatan mental dan perkembangan sosial remaja. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap warga belajar, tutor, dan pengelola PKBM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih terdapat pemahaman yang terbatas tentang bullying, terutama terkait bentuk-bentuk non-fisik seperti perundungan verbal dan sosial. Program pendidikan masyarakat yang diterapkan, seperti kelas literasi sosial dan diskusi kelompok, terbukti efektif dalam membangun kesadaran warga belajar terhadap dampak negatif bullying dan pentingnya sikap empati. Peran tutor sangat penting sebagai fasilitator yang membimbing remaja dalam mengenali serta menghindari perilaku bullying. Selain itu, keterlibatan PKBM sebagai lembaga pendidikan nonformal mampu menjadi wadah pembentukan karakter.
Copyrights © 2026