Sampai saat ini, siswa tetap menganggap bahwa kimia adalah pelajaran yang sulit. Sangat perlu untuk mengintegrasikan kimia dengan budaya yang familier dengan siswa yang dapat diterapkan pada pelaksanaan proyek P5. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi sains asli masyarakat Lombok yang relevan dengan materi kimia di SMA. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi sains asli. Fokus penelitian ini adalah pengetahuan sains asli yang ada di masyarakat Lombok dan Sumbawa. Analisis yang digunakan adalah analisis tematik, yaitu data dikategorikan berdasarkan tema-tema tertentu. Terdapat 21 jenis sains asli masyarakat Lombok dan Sumbawa yang telah dikonstruksi menjadi sains ilmiah yang relevan dengan konsep kimia dan dapat dijadikan sebagai sumber praktikum proyek P5 pada Fase F. Sains asli tersebut antara lain: Sie Geles, Tempe, Tahu, Bubur Palopo, Tuak Manis, Cerorot, Jajan Bantal/Tikel, Poteng Ketan, Sayur Ares, Tape Singkong, Pembuatan Gula Aren, Nyirih, Minyak Sumbawa, Bubus Tiwang/apus, Sembeq Tinjot, Perang Topat, Awok-awok pada tradisi begawe, Dile Jojor, Barodak Rapancar, Tenun Umbaq, Pembuatan Gerabah yang berasal dari suku Sasak dan Samawa. Konsep kimia pada Fase F yang relevan sebagai sumber praktikum kimia SMA dengan pengetahuan sains asli adalah stoikiometri, kadar zat, hidrolisis garam, faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi, koloid, ikatan kovalen, gaya van der walls, gaya london, termokimia, reaksi eksoterm, reaksi endoterm, kesetimbangan kimia, asam basa, titrasi asam basa, larutan elektrolit dan nonelektrolit, sifat koligatif larutan, dan senyawa organik. Semua sains asli masyarakat SASAMBO yang telah dikonstruksi menjadi sains ilmiah sangat relevan untuk diterapkan sebagai sumber proyek praktikum P5.
Copyrights © 2025