Perkembangan transformasi digital di perguruan tinggi menuntut adanya pergeseran pola kepemimpinan dari pendekatan konvensional menuju kepemimpinan digital yang bersifat adaptif, visioner, dan kolaboratif. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana kepemimpinan digital berperan dalam membangun serta mengintegrasikan budaya digital (digital culture) ke dalam proses pembelajaran daring guna meningkatkan kinerja dosen. Penelitian ini menerapkan metode kualitatif dengan teknik studi literatur yang merujuk pada berbagai publikasi nasional dan internasional periode 2020–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa kepemimpinan digital memiliki peran sentral dalam menciptakan budaya digital yang mendorong inovasi, meningkatkan literasi teknologi, dan memperkuat kolaborasi akademik. Melalui penerapan kepemimpinan yang efektif, integrasi budaya digital terbukti mampu meningkatkan kompetensi pedagogik, produktivitas ilmiah, serta mutu layanan pembelajaran daring dosen. Temuan ini menegaskan urgensi transformasi kepemimpinan di perguruan tinggi menuju model kepemimpinan digital yang berkelanjutan dan responsif terhadap perubahan zaman.Kata kunci: kepemimpinan digital, digital culture, pembelajaran daring, kinerja dosen, pendidikan tinggi
Copyrights © 2025