Pemanfaatan feses kambing dan tandan kosong sawit (TKKS) sebagai bahan kompos berpotensi meningkatkan ketersediaan pupuk organik, namun pemanfaatannya masih terbatas akibat kurangnya keterampilan teknis masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas kelompok tani Desa Karang Jawa melalui pelatihan pembuatan kompos organik berbasis feses kambing dan TKKS. Kegiatan meliputi sosialisasi, demonstrasi proses fermentasi menggunakan bioaktivator, serta pendampingan aplikasi kompos di lahan. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test yang menunjukkan peningkatan signifikan, di mana peserta dengan kategori nilai tinggi meningkat dari 12% sebelum pelatihan menjadi 60% setelah pelatihan. Peserta juga mampu menghasilkan kompos dengan warna, tekstur, bau, dan pH yang sesuai standar kompos matang. Program ini menghasilkan kompos yang siap digunakan untuk budidaya tanaman dan mendorong keberlanjutan melalui inisiatif peserta untuk melanjutkan produksi kompos secara mandiri.
Copyrights © 2025