Konseling multikultural dalam pendidikan formal merupakan ruh pendidikan. Konseling multikultural tidak terlepas dari hak progratif klien dan konselor mengenai nilai-nilainnya. Metode penelitian menggunakan tinjauan literatur sistematis, dengan mengumpulkan literatur berdasarkan tiga basis data, yaitu; Jurnal Sage, Springer, dan Wiley, dari hasil pencarian dan eliminasi inklusi eksklusi, hasil akhir yang direview dalam penelitian ini berjumlah tujuh artikel. Desain penelitian yang digunakan adalah, Preferred Reporting Items for Systematic Review and Meta-Analytics (PRISMA). Hasil yang ditemukan, tinjauan pustaka membahas tentang bentuk konseling multikultural pada jenjang pendidikan formal, bentuk yang ditemukan berupa model CCERC dam model MCC, serta model berbasis intervensi dan layanan advokasi, selain itu penelitian ini juga menemukan faktor pendukung dan penghambat konseling multikultural pada jenjang pendidikan formal, dan menemukan dampak konseling multikultural pada tingkat pendidikan formal.
Copyrights © 2025