Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Konseling Multikultural pada Jenjang Pendidikan Formal: Kajian Sistematik Literature Review Mohamad Yudha Gutara; Devi Wulandari; Fatchiah E. Kertamuda; Arif Sahin; Muh. Azhar Mubarak
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.854

Abstract

Konseling multikultural dalam pendidikan formal merupakan ruh pendidikan. Konseling multikultural tidak terlepas dari hak progratif klien dan konselor mengenai nilai-nilainnya. Metode penelitian menggunakan tinjauan literatur sistematis, dengan mengumpulkan literatur berdasarkan tiga basis data, yaitu; Jurnal Sage, Springer, dan Wiley, dari hasil pencarian dan eliminasi inklusi eksklusi, hasil akhir yang direview dalam penelitian ini berjumlah tujuh artikel. Desain penelitian yang digunakan adalah, Preferred Reporting Items for Systematic Review and Meta-Analytics (PRISMA). Hasil yang ditemukan, tinjauan pustaka membahas tentang bentuk konseling multikultural pada jenjang pendidikan formal, bentuk yang ditemukan berupa model CCERC dam model MCC, serta model berbasis intervensi dan layanan advokasi, selain itu penelitian ini juga menemukan faktor pendukung dan penghambat konseling multikultural pada jenjang pendidikan formal, dan menemukan dampak konseling multikultural pada tingkat pendidikan formal.
Menganalisis Tingkat self-efficacy ditinjau dari Gender dan Fase Capaian Pembelajaran Arif Sahin
Journal of Psychology and Education Counseling (JPEC) Vol. 1 No. 1 (2025): JPEC March 2025
Publisher : CERDAS AKADEMIKA NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64624/jpec.v1i1.7

Abstract

Self-efficacy merupakan keyakinan individu terhadap kemampuan diri dalam menyelesaikan tugas, berperan penting dalam mempengaruhi kinerja akademik siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat self-efficacy siswa SMA berdasarkan gender dan fase capaian pembelajaran populasi siswa SMA Negeri di Kabupaten Demak, yang melibatkan 635 siswa sebagai sampel. Analisis data yang digunakan adalah analisis Two-Way ANOVA. Hasil analisis menunjukkan bahwa (1) terdapat perbedaan signifikan dalam tingkat self-efficacy antara siswa laki-laki dan perempuan di mana siswa laki-laki memiliki tingkat self-efficacy yang lebih tinggi dibandingkan siswa perempuan. (2) tidak ditemukan perbedaan signifikan dalam self-efficacy berdasarkan fase capaian pembelajaran dan (3) tidak ada interaksi signifikan antara gender dan fase capaian. Temuan ini menegaskan pentingnya self-efficacy dalam konteks pendidikan, serta menunjukkan bahwa gender dapat mempengaruhi keyakinan diri siswa dalam belajar, meskipun fase capaian pembelajaran tidak berpengaruh signifikan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pendidik dan pengambil kebijakan dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif.