Penelitian ini bertujuan untuk menentukan penguasaan hasil belajar matematika di kalangan siswa kelas X di SMAN 1 Peukan Bada melalui penerapan model pembelajaran Probing-Prompting. Populasi penelitian terdiri dari seluruh siswa kelas X di SMAN 1 Peukan Bada, dengan sampel dipilih menggunakan purposive sampling. Sampel terdiri dari 20 siswa dari kelas X-2. Data dikumpulkan melalui tes akhir yang terdiri dari tiga pertanyaan esai yang diberikan setelah perlakuan. Hasil menunjukkan rata-rata sampel sebesar 86,15, melebihi kriteria penguasaan minimum (KKM) sebesar 70. Pengujian hipotesis menggunakan uji-t dengan tingkat signifikansi α=0,05 dan 19 derajat kebebasan (df) menghasilkan tobserved > ttable (7,78 > 1,729). Akibatnya, H0 ditolak dan Ha diterima. Dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa menggunakan model Probing-Prompting berhasil mencapai penguasaan. This study aims to determine the mastery of mathematics learning outcomes among Grade X students at SMAN 1 Peukan Bada through the implementation of the Probing-Prompting learning model. The research population consisted of all Grade X students at SMAN 1 Peukan Bada, with the sample selected using purposive sampling. The sample included 20 students from class X-2. Data were collected through a post-test consisting of three essay questions administered after the treatment. The results showed a sample mean of 86.15, exceeding the minimum mastery criterion (KKM) of 70. Hypothesis testing using a t-test with a significance level of α=0,05 and 19 degrees of freedom (df) resulted in tobserved > ttable (7,78 > 1,729). Consequently, H0 was rejected and Ha was accepted. It can be concluded that student learning outcomes using the Probing-Prompting model successfully achieved mastery.
Copyrights © 2025