Menumbuhkan kesadaran siswa terhadap ketahanan pangan dapat dilakukan dengan mengintegrasikan pangan lokal sebagai topik materi dalam pembelajaran di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan analisis kebutuhan siswa terkait integrasi pangan Madura dalam teks pembelajaran bahasa Indonesia. Metode penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket atau kuesioner dengan tiga indikator, yaitu (1)pengalaman siswa terkait pembelajaran literasi pangan, (2)hasil pangan lokal dan pengolahannya, dan (3)kecondongan konsumsi daerah. Jumlah responden dalam penelitian ini yaitu siswa SMA di Madura sebanyak 36 orang. Hasil penelitian menunjukkan 72% siswa SMA di Madura belum pernah melakukan kegiatan literasi yang berfokus pada topik pangan lokalitas Madura. Integrasi pangan Madura dalam teks pembelajaran bahasa Indonesia meliputi topik padi, jagung, singkong, dan kacang-kacangan. Topik pangan lokal padi, jagung, singkong, dan kacang-kacangan dapat diintegrasikan ke dalan jenis teks eksposisi, teks laporan hasil observasi, teks eksplanasi, teks argumentatif, teks persuasif, teks ulasan, teks editorial, dan teks ceramah yang tidak hanya menyajikan informasi melainkan mendorong siswa untuk memiliki sikap ketahanan pangan yang baik.
Copyrights © 2026