Pendidikan rekayasa (engineering) memiliki peran strategis dalam menyiapkan generasi muda yang mampu menghadapi tantangan pembangunan berkelanjutan, khususnya dalam bidang infrastruktur dan pengelolaan sumber daya alam. Namun, pemahaman siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) terhadap peran dan kontribusi ilmu rekayasa masih relatif terbatas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan sikap siswa SMK terhadap pentingnya ilmu teknik sipil dan teknik pertambangan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah sosialisasi edukatif dan partisipatif melalui penyampaian materi menggunakan media presentasi, diskusi interaktif, sesi tanya jawab, serta evaluasi menggunakan post-test. Kegiatan dilaksanakan pada siswa SMK Setih Setio 1 Muara Bungo dengan pendekatan komunikatif dan kontekstual sesuai karakteristik pendidikan vokasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap konsep dasar engineering, peran engineer dalam pembangunan nasional, serta keterkaitan aspek teknis dengan keselamatan kerja dan lingkungan. Selain peningkatan aspek kognitif, kegiatan ini juga mendorong perubahan sikap siswa menjadi lebih positif terhadap profesi teknik dan meningkatkan minat terhadap bidang teknik sipil dan teknik pertambangan. Kesimpulannya, sosialisasi ilmu rekayasa efektif sebagai upaya awal membangun kesadaran dan wawasan keberlanjutan pada siswa SMK, serta berpotensi mendukung penguatan pendidikan vokasi yang berorientasi pada pembangunan nasional yang berkelanjutan.
Copyrights © 2025