Pengembangan minat dan bakat siswa sekolah dasar merupakan aspek penting dalam membangun motivasi belajar berkelanjutan dan perkembangan peserta didik secara holistik. Namun, banyak sekolah dasar belum memiliki layanan bimbingan konseling yang terstruktur untuk mendukung pengembangan potensi siswa sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi konseling fitrah sebagai pendekatan pengembangan minat dan bakat siswa kelas IV–VI di SD Muhammadiyah Hutalambung, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain sequential explanatory. Data kuantitatif dikumpulkan melalui desain one group pretest–posttest menggunakan angket minat dan bakat yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, dengan melibatkan 60 siswa. Data kualitatif diperoleh melalui observasi pembelajaran, wawancara semi-terstruktur dengan guru kelas dan guru pamong, serta dokumentasi kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler. Hasil analisis kuantitatif menunjukkan adanya peningkatan signifikan skor minat dan bakat siswa setelah implementasi konseling fitrah (p 0,001) dengan nilai N-Gain sebesar 0,52 yang berada pada kategori sedang. Temuan kualitatif menguatkan hasil tersebut melalui peningkatan kesadaran diri siswa terhadap minatnya, kepercayaan diri dalam mengekspresikan potensi, serta konsistensi keterlibatan dalam aktivitas yang diminati. Integrasi teknik konseling Islami seperti bil hikmah, mauizha hasanah, tabayyun, dan mujadalah dalam pembelajaran dan kegiatan ekstrakurikuler terbukti mendukung proses pengembangan potensi siswa secara kontekstual. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konseling fitrah merupakan pendekatan yang efektif dan relevan untuk pengembangan minat dan bakat siswa sekolah dasar, khususnya pada sekolah yang belum memiliki layanan bimbingan dan konseling formal.
Copyrights © 2026